Langsung ke konten utama

Tafsir Kemenag: Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Baqarah Ayat 259

اَوْ كَالَّذِيْ مَرَّ عَلٰى قَرْيَةٍ وَّهِيَ خَاوِيَةٌ عَلٰى عُرُوْشِهَاۚ قَالَ اَنّٰى يُحْيٖ هٰذِهِ اللّٰهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ فَاَمَاتَهُ اللّٰهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهٗ ۗ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۗ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا اَوْ بَعْضَ يَوْمٍۗ قَالَ بَلْ لَّبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانْظُرْ اِلٰى طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۚ وَانْظُرْ اِلٰى حِمَارِكَۗ وَلِنَجْعَلَكَ اٰيَةً لِّلنَّاسِ وَانْظُرْ اِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوْهَا لَحْمًا ۗ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهٗ ۙ قَالَ اَعْلَمُ اَنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ( البقرة : ٢٥٩) Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: "Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari". All

Penguasa, Seberapa Penting Arti Habib Rizieq Bagimu ?

Habib Rizieq Shihab
Forum Muslim - PENGUASA, "Seberapa penting arti HRS bagimu?"
Ada pemberitaan yang menyebutkan bahwa GNPF MUI ingin berdamai pada penguasa. Kita bawa ketawa aja sambil berpikir dengan cermat. Apakah benar GNPF MUI yang selama ini berada dibelakang aksi umat ingin damai pada penguasa? Bagaimana kalau berita yang benar adalah :

 "PENGUASA INGIN BERDAMAI DENGAN UMAT ISLAM INDONESIA."

Pilpres sudah dekat, kalau ingin mengulang sukses pilpres kemarin penguasa harus sudah bersiap dari sekarang untuk menebar pesona dan menanamkan dukungan pada sosok presiden saat ini. Namun, ada kekhawatiran mereka saat dukungan mayoritas umat Islam saat ini sangat jauh dr Jokowi. Kasus HRS membawa dampak yang tidak mereka bayangkan. Alih-alih ingin membuat citra HRS terpuruk, apa daya dukungan pada beliau malah sebaliknya. Tidak ada HRS tidak membuat umat kendur berjuang atas ketidak Adilan hukum di negeri ini. Berbagai serangan opini pada aparat semakin gencar saat ini. Pemerintah panik dan cemas atas semakin kencangnya pemberitaan tersebut. Propaganda mereka mainkan bersama pendukung mereka hingga terciptalah kosakata #RADIKAL#HOAX dan #PROVOKASI yang ditujukan pada umat Islam yang keras pada pemerintah. Bahkan saking paniknya, keberadaan media sosial pun akan di tutup karena pihak owner tidak dapat meberlakukan aturan pada penggunanya.

Keputusan penguasa untuk menutup media sosial adalah keputusan PANIK. Tidak mampu lagi meladeni opini masyarakat membuat mereka mengambil jalan asal dan ngawur ingin menutup media sosial apabila admin media sosial Tidak membuat aturan untuk menekan pihak2 yang keras bicara pada pemerintah. Menutup media sosial, yang rugi bukanlah kita..namun merekalah yang rugi. Karena kemenangan Jokowi tahun 2014 silam adalah peran media sosial. Mustahil apabila mereka ingin menutup medsos.

Awalnya ada optimisme dari penguasa saat kasus chat mesum menjadi booming di jagat media. Mereka tersenyum bahwa kasus ini akan membuat kharisma HRS akan luntur. Ternyata mereka salah skenario, menjadikan chat mesum sebagai senjata pembungkaman HRS adalah KESALAHAN FATAL penguasa. Pihak2 yang selama ini diam dan tidak ingin terlibat mendengar kasus chat mesum terpanggil untuk bicara sesuai bidang ilmu yang mereka kuasai . Berbagai ahli IT dan ahli telekomunikasi memberikan testimoni bahwa kasus ini penuh rekayasa. Sehingga munculah tuduhan KRIMINALISASI ULAMA.

Ulama-ulama yang selama ini diam di pondok mereka ikut juga bersuara melalui perwakilan penguasa yang menemui mereka. Sudah banyak bukti bagaimana ulama berbicara keras pada kasus HRS dan mengecam penguasa karena melakukan pembiaran. Ditambah lagi kasus-kasus yang melibatkan umat Islam sangat cepat diproses sedangkan kasus pelaporan dr umat Islam sangat lamban di selidiki sehingga muncul stigma bahwa penguasa saat ini sangat anti pada umat Islam.

Hal-hal inilah yang membuat penguasa berpikir ulang untuk penjarakan HRS. Apalagi mendengar visa HRS yang telah diperpanjang oleh kedutaan Saudi mengundang pertanyaan pada penguasa "bagaimana mungkin visa bisa diperpanjang?sedangkan persyaratan perpanjangan visa haruslah yang bersangkutan". Padahal mereka sudah menyiapkan "penyambutan" pada kedatangan HRS melalui surat perintah yang beredar namun karena skenario gagal..mereka sebut surat tersebut adalah HOAX.

Sebelumnya mereka yakin tanggal 12 Juni HRS akan pulang karena visa beliau sudah habis waktunya. Ternyata berita diperpanjangnya visa HRS membuat kubu penguasa panik. Saling tuding mengapa bisa diperpanjang, sayangnya mereka lupa menuding pemerintah Saudi. Harusnya mereka menanyakan pada Saudi, mengapa bisa perpanjang visa HRS tanpa kehadiran HRS? coba berani gak tanya sama Saudi. Krik....krik....krik...
Skenario gagal membuat penguasa harus memikirkan langkah bijak mengingat pilpres semakin dekat. Dukungan umat Islam harus didapatkan Jokowi bila ingin kembali memimpin negeri ini. Memaksa kondisi saat ini malah akan menjadi bumerang pada penguasa dan juga pada pencalonannya esok. Konsultan politik memberikan opsi pada penguasa. Opsi Harus berdamai pada HRS dan pendukungnya agar STIGMA PENGUASA MEMBENCI UMAT ISLAM Tidak semakin berkembang.

Akan ada pertemuan nantinya antara HRS dan penguasa yang entah akan diwakili siapa. Dalam lain kesempatan, pengacara HRS bersedia mendatangkan HRS asal tidak ada penangkapan. Permintaan pengacara HRS ini pastinya akan kembali di keluarkan saat adanya ISLAH antara HRS dan aparat yang mewakili penguasa. Tentu saja akan ada lagi permintaan selanjutnya, misalnya saja aparat harus membebaskan para ulama yang saat ini sedang mereka bidik dan tersangkakan atas kasus2 yang aneh.

Ada keuntungan andai penguasa berdamai dengan HRS. Keuntungan ini menyangkut pencalonan Jokowi di pilpres 2019. Dengan opsi damai tersebut, Jokowi bisa tampil sebagai PAHLAWAN untuk redakan masalah ini. Toh..peran pahlawan bukan sekali ini aja Jokowi perankan. Saat perintah dari Jokowi keluar, maka akan ada penilaian bahwa Jokowi sangat bijak dan juga sangat peduli pada ulama. Disinilah nilai #PLUSNYA. Nanti jangan kaget andai ada pidato Jokowi atau surat edaran dr presiden bahwa kasus ulama harus selesai dengan kekeluargaan. Sudahi ketegangan mari membangun indonesia. Apapun isi redaksinya, intinya adalah redakan kasus yang membawa ulama didalamnya. Dan nama Jokowi akan harum karena mampu mengambil kebijakan untuk persatuan umat khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. Selanjutnya..mari berhitung dukungan suara yang mereka peroleh saat pilpres esok.

Gimana, opsi damai yang bagus atau tidak..?
Nanti kita akan lihat, kalau HRS pulang dalam waktu dekat ini tandanya beliau sudah menerima opsi damai dari penguasa. Namun andai beliau tidak pulang dan masih di Saudi hingga habis visa-nya, maka opsi damai itu tidak mendapatkan persetujuan dalam hal syarat2 yang di minta oleh HRS.
Umat harus bersiap berjuang tanpa HRS kedepannya. Ada atau tiada HRS, perjuangan jangan kendur. Adhie Massardi menuliskan :

 "IMAM BONJOL & PANGERAN DIPONEGORO diburu Belanda, stlah tertangkap dan di bui hingga wafat, perlawanan thdp (ketidakadilan) Belanda toh tetap membara!"

Bukan kita yang lelah saat ini, namun merekalah yang lelah dan sudah kehabisan cara bagaimana membuat citra HRS rusak. Karena kita bukanlah pendukung bayaran, karena kita bukanlah pendukung yang hanya ikut-ikutan.

Kita mendukung karena kita paham bagaimana kasus ini dari awal. Kita dukung karena kita bisa jujur menilai mana yang benar dan mana yang DIBENARKAN oleh mereka. Umat bersatu saat di sakiti, dan umat bersatu tidak akan bisa dikalahkan . Kita harus yakin hal itu..!
Ruh 212 itu terlalu indah untuk dilupakan, bahkan tidak sabar untuk mengadakan reuni kembali. Kita tau siapakah ulama yang membangkitkan GHIRAH dalam diri umat saat ini. Kita tau siapakah ulama yang berjuang bersama dan membela Panji Allah dijalannya.
HABIB RIZIEG SHIHAB..kami bangga berjuang bersamamu. (Sumber : Setiawan Budi)

Artikel Terkait

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tafsir Kemenag: Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Baqarah Ayat 154

وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُّقْتَلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتٌ ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ وَّلٰكِنْ لَّا تَشْعُرُوْنَ ( البقرة : ١٥٤) Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. Al-Baqarah ayat 154) Di antara cobaan yang dihadapi orang mukmin dalam mempertahankan keimanan mereka adalah berperang melawan kaum kafir. Dan jangan-lah kamu mengatakan bahwa orang-orang yang terbunuh di jalan Allah, mereka telah mati. Sebenarnya mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadari-nya. Mereka hidup di alam yang lain. Mereka mendapat kenikmatan yang demikian besar dari Allah. Mempertahankan agama Islam suatu perjuangan. Setiap perjuangan akan meminta pengorbanan. Akan ada yang kehilangan harta benda atau keluarga dan akan ada yang gugur di medan perang dan sebagainya. Mereka yang gugur di medan perang adalah syuhada di jalan Allah. Mereka itu menduduki tempat yang amat mulia. M

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug

KH.MUNFASIR, Padarincang, Serang, Banten

Akhlaq seorang kyai yang takut memakai uang yang belum jelas Kyai Laduni yang pantang meminta kepada makhluk Pesantren Beliau yang tanpa nama terletak di kaki bukit padarincang. Dulunya beliau seorang dosen IAIN di kota cirebon. Saat mendapatkan hidayah beliau hijrah kembali ke padarincang, beliau menjual seluruh harta bendanya untuk dibelikan sebidang sawah & membangun sepetak gubuk ijuk, dan sisa selebihnya beliau sumbangkan. Beliau pernah bercerita disaat krisis moneter, dimana keadaan sangatlah paceklik. Sampai sampai pada saat itu, -katanya- untuk makan satu biji telor saja harus dibagi 7. Pernah tiba tiba datanglah seseorang meminta doa padanya. Saat itu Beliau merasa tidak pantas mendoakan orang tersebut. Tapi orang tersebut tetap memaksa beliau yang pada akhirnya beliaupun mendoakan Alfatihah kepada orang tersebut. Saat berkehendak untuk pamit pulang, orang tersebut memberikan sebuah amplop yang berisi segepok uang. Sebulan kemudian orang tersebut kembali datang untuk memin

Kenapa Mimbar Rasulullah SAW Berada Di Kiri Arsyi ?

Rasulullah Saw bersabda, "Ketahuilah bahwa mimbarnya Nabi Ibrahim AS berada disebelah kanan Arsy dan mimbarku disebelah kiri Arsy-Nya Allah Swt". Maka para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, engkau lebih utama dari Nabi Ibrahim. Kenapa engkau ditempatkan disebelah kiri Arsy, sedangkan Nabi Ibrahim disebelah kanannya Arsy?". Rasulullah menjawab, "Jalan ke Surga berada disebelah kanan Arsy, sedangkan jalan menuju Neraka disebelah kiri Arsy. Aku berada disebelah kiri, supaya aku dapat melihat umatku yang akan dimasukkan ke Neraka dan kemudian aku berikan syafa'at kepadanya". Ketika aku berada dimimbarku, aku mendengar jeritan umatku, berteriak-teriak seraya berkata,"Pahalaku sedikit dan dosaku banyak!". Rasulullah Saw berkata kepada Malaikat,"Jangan masukkan dia ke Neraka". Malaikat menjawab, "Aku adalah Malaikat yang melaksanakan apa saja yang diperintahkan Allah Swt kepadaku". Maka Rasulullah turun dari mimba

Sholawat-Sholawat Pembuka Hijab

Kaligrafi Muhammad SAW - File Youtube Dalam Islam sangat banyak para ulama-ulama sholihin yang bermimpi Rosululloh Shollallohu Alaihi Wasallam dan mendapatkan petunjuk atau isyarat untuk melakukan atau mengucapkan kalimat-kalimat tertentu (seperti dzikir, sholawat, doa dll ). Bahkan sebagian di antara mereka menerima redaksi sholawat langsung dari Rasulullah dengan ditalqin kata demi kata oleh Beliau saw. Maka jadilah sebuah susunan dzikir atau sholawat yg memiliki fadhilah/asror yg tak terhingga.  Dalam berbagai riwayat hadits dikatakan bahwa siapa pun yang bermimpi Nabi saw maka mimpi itu adalah sebuah kebenaran/kenyataan, dan sosok dalam mimpinya tersebut adalah benar-benar Nabi Muhammad saw. Karena setan tidak diizinkan oleh Alloh untuk menyerupai Nabi Muhammad saw. Beliau juga bersabda, "Barangsiapa yg melihatku dalam mimpi maka ia pasti melihatku dalam keadaan terjaga" ----------------------------- 1. SHOLAWAT JIBRIL ------------------------------ صَلَّى اللّٰهُ عَلٰى م

Abuya Syar'i Ciomas Banten

''Abuya Syar'i Ciomas(banten)" Abuya Syar'i Adalah Seorang Ulama Yg Sangat Sepuh. Menurut beliau sekarang beliau telah berrusia lebih dari 140 tahun. Sungguh sangat sepuh untuk ukuran manusia pada umumnya. Abuya Sar'i adalah salah satu murid dari syekh. Nawawi al bantani yg masih hidup. Beliau satu angkatan dengan kyai Hasyim asy'ary pendiri Nahdatul ulama. Dan juga beliau adalah pemilik asli dari golok ciomas yg terkenal itu. Beliau adalah ulama yg sangat sederhana dan bersahaja. Tapi walaupun begitu tapi ada saja tamu yg berkunjung ke kediamannya di ciomas banten. Beliau juga di yakini salah satu paku banten zaman sekarang. Beliau adalah kyai yg mempunyai banyak karomah. Salah satunya adalah menginjak usia 140 tahun tapi beliau masih sehat dan kuat fisiknya. Itulah sepenggal kisah dari salah satu ulama banten yg sangat berpengaruh dan juga kharismatik. Semoga beliau senantiasa diberi umur panjang dan sehat selalu Aaamiiin... (FM/ FB )

Tentang Sholawat Buntung

Kaligrafi Sholawat Forummuslim.org - Bacaan sholawat yang biasa kita ucapkan itu bukan sekadar bacaan biasa. Memang bunyinya seakan mendoakan Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Secara harfiah memang demikian. Namun, di balik itu semua, ada sebuah rahasia besar yang luar biasa sekali. Jika kita menganggap bahwa sholawat itu semata-mata adalah mendoakan rahmat kepada Kanjeng Nabi, itu salah besar. Kanjeng Nabi itu tidak butuh doa kita. Amalan beliau sudah turah-turah (lebih). Kanjeng Nabi kok butuh doa kita, lha emang kita ini siapa? Bila dikaji dengan secara mendalam, ternyata sholawat adalah kata kunci, semacam "password" untuk menyatukan seluruh frekuensi kehidupan di jagad raya ini. Jadi, bukan sekadar mendoakan rahmat kepada Kanjeng Nabi semata. Oleh karena itu, jika membaca sholawat jangan sampai hanya sebatas "Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad". Secara harfiah itu boleh-boleh saja, tidak salah. Namun itu termasuk "Sholawat Buntung&

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal

Al Habib Bakar bin Abu Bakar Assegaf

Orangnya sudah tua dan seringkali tidak memakai pakaian. Ia hanya menggunakan sarung saja. Kalau tidak mengenalinya, orang akan menganggapnya sebagai gelandangan atau orang tidak waras. Namanya dimasturkan (tertutup), namun orang Nganjuk atau Gresik sering memanggilnya Habib Bakar Assegaf. Tidak ada yang tahu siapa nama aslinya. Habib Bakar merupakan putra dari Habib Abu Bakar Assegaf dari Gresik. Warga Gresik banyak yang mencari dan merindukannya. Pria bertelanjang dada (mirip dengan penampilan Ra Lilur Bangkalan), berjenggot putih, dan berkopyah ini (kabarnya) memiliki air kencing yang berbau wangi. Ia pernah masuk sumur kemudian Iangsung hilang dan hanya tinggal sarungnya saja. Pernah ia ditemukan di makam kakeknya sedang memeluk nisan. Wali Majdzub merupakan salah satu tingkatan wali yang memiliki sifat Jadzab. Istilah Jadzab ini mungkin bagi sebagian orang awam yang belum mengetahui dunia Tasawwuf atau ilmu Tasawwuf masihlah sangat asing terdengar. Sifat Jadzab dalam kehidupan seh

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Baqarah Ayat 241

وَلِلْمُطَلَّقٰتِ مَتَاعٌ ۢبِالْمَعْرُوْفِۗ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِيْنَ ( البقرة : ٢٤١) Kepada wanita-wanita yang diceraikan (hendaklah diberikan oleh suaminya) mut'ah menurut yang ma'ruf, sebagai suatu kewajiban bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Baqarah ayat 241) Ayat ini menjelaskan hukum pemberian mut'ah bagi perempuan yang dicerai. Dan bagi perempuan-perempuan yang diceraikan, baik talak tiga (ba'in) maupun talak satu dan dua tetapi tidak dirujuk, sementara ia sudah dicampuri, maka hendaklah diberi mut'ah yakni pemberian suami di luar nafkah kepada istri yang ditalak tersebut menurut cara yang patut, yakni besar dan kecilnya pemberian itu disesuaikan dengan kemampuan suami, sebagai suatu kewajiban bagi orang yang bertakwa, yakni mereka yang melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Tiap-tiap perempuan yang dicerai berhak menerima mut'ah sebagai hiburan dari bekas suaminya dengan cara yang baik. Suami yang memberikan hiburan ter