Tampilkan postingan dengan label Zikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zikir. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2015

Diam

Diam tak bersuara
diam tak berbicara
diam tak kemana-mana
Diam penuh makna
diam penuh kekuatan
diam penuh jawaban
Diam itu ibadah tanpa harus capai
diam itu hiasan diri tanpa perhiasan
diam itu wibawa tanpa kekuasaan
diam itu benteng tanpa dinding.


Diam tidak perlu meminta maaf pada orang lain
diam membuat pencatat amal menjadi rehat
diam penutup keburukan dari sisi-sisi kejahiliyahan diri.


Diam sambil berfikir
diam sambil berzikir
diam itu ketenangan
diam itu kedamaian
diam itu kebahagiaan
Diam untuk muhasabah
diam untuk istirahat.


Diam jauh dari perlawanan
diam jauh dari perdebatan
diam jauh dari dendam.


Diam itu guru yang baik
diam disaat orang banyak bicara
diam banyak orang kehilangan sifat ini
diam…
diam itu indah

Sabtu, 28 Februari 2015

Amalan Dzikir Imam Al Ghazali

Di antara kewajiban seorang muslim adalah mengingat dan menempatkan

Allah SWT sebagai sandaran hidupnya. Manusia dapat mengingat Allah SWT

di mana saja dan kapan saja selama ia masih berada di atas bumi-Nya.

Banyak sekali ekspresi manusia dalam mengingat Allah, seperti

menangis, berdiam diri, menyanyi, menari, dan berkata-kata.

Sebagai mana difirmankan dalam surat Al Baqarah ayat 152: ‎فاذكرونى أذكركم



‎ "ingatlah kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu."





Dalam konteks ini seorang muslimim tidak pernah lepas dari tiga hal

yaitu doa (permintaan kepada Allah), zikir yaitu segala gerak gerik

dan aktivitas yang berobsesi taqarrub kepada Allah. Termasuk juga

zikir adalah melafadzkan kata-kata tertentu. Dan wirid (bacaan

tertentu untuk mendapatkan 'aliran' dari Allah).





Yang dimaksud dengan aliran di sini adalah aliran rahmat Allah SWT

yang sampai pada seorang muslim dalam berbagai bentuknya. Sehingga

rahmat itu akan menuntunnya menghindar dari masalah yang akut. Baik

masalah bersifat dunia maupun akhirat.



Imam Ghazali pernah berkata bahwa diantara hal yang medorong

keberhasilanku meraih kebahagiaan dan terlepas dari kesusahan adalah

bacaan wirid sebagai berikut:



1. Hari Jum'at membaca



يا الله

1000 kali.



2. Hari Sabtu membaca



لا اله إلا الله



La ilaha illallah 1000 kali



3. Hari Ahad membaca



يا حي يا قيوم



Ya Hayyu Ya Qayyum 1000 kali.



4. Hari Senin membaca



لاحول و‎ ‎لاقوة إلا بالله العلي العظيم



La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adhim 1000 kali.



5. Hari Selasa membaca



اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله‎ ‎و‏ صحبه وسلم



Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wasallim.



6. Hari Rabu membaca



استغفر الله العظيم



Astaghfirullaahal adhim 1000 kali.



7. Hari Kamis membaca



سبحان الله العظيم وبحمده



Subhanallahil adhim wa bihamdih 1000 kali.



Itulah wirid yan. Diamalkan oleh Imam Ghazali yang dibaca sesuai

ketentuan harinya. Masing-masing dibaca sebanyak seribu kali. Hal yang

harus diperhatikan di sini adalah penentuan hitungan hari. Misalkan

hari jum'at dihitung sedari waktu shalat asar pada hari kamis hingga

waktu ashar hari jum'at. Karena itu pada malam jum'at (kamis malam)

hingga siang hari Jum'at bacaannya adalah ya Allah 1000x. Dan

demikian seterusnya.



Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat, amin.

(nu.or.id)

Amalan Dzikir Imam Al Ghazali

Di antara kewajiban seorang muslim adalah mengingat dan menempatkan

Allah SWT sebagai sandaran hidupnya. Manusia dapat mengingat Allah SWT

di mana saja dan kapan saja selama ia masih berada di atas bumi-Nya.

Banyak sekali ekspresi manusia dalam mengingat Allah, seperti

menangis, berdiam diri, menyanyi, menari, dan berkata-kata.

Sebagai mana difirmankan dalam surat Al Baqarah ayat 152: ‎فاذكرونى أذكركم



‎ "ingatlah kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu."





Dalam konteks ini seorang muslimim tidak pernah lepas dari tiga hal

yaitu doa (permintaan kepada Allah), zikir yaitu segala gerak gerik

dan aktivitas yang berobsesi taqarrub kepada Allah. Termasuk juga

zikir adalah melafadzkan kata-kata tertentu. Dan wirid (bacaan

tertentu untuk mendapatkan 'aliran' dari Allah).





Yang dimaksud dengan aliran di sini adalah aliran rahmat Allah SWT

yang sampai pada seorang muslim dalam berbagai bentuknya. Sehingga

rahmat itu akan menuntunnya menghindar dari masalah yang akut. Baik

masalah bersifat dunia maupun akhirat.



Imam Ghazali pernah berkata bahwa diantara hal yang medorong

keberhasilanku meraih kebahagiaan dan terlepas dari kesusahan adalah

bacaan wirid sebagai berikut:



1. Hari Jum'at membaca



يا الله

1000 kali.



2. Hari Sabtu membaca



لا اله إلا الله



La ilaha illallah 1000 kali



3. Hari Ahad membaca



يا حي يا قيوم



Ya Hayyu Ya Qayyum 1000 kali.



4. Hari Senin membaca



لاحول و‎ ‎لاقوة إلا بالله العلي العظيم



La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adhim 1000 kali.



5. Hari Selasa membaca



اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله‎ ‎و‏ صحبه وسلم



Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wasallim.



6. Hari Rabu membaca



استغفر الله العظيم



Astaghfirullaahal adhim 1000 kali.



7. Hari Kamis membaca



سبحان الله العظيم وبحمده



Subhanallahil adhim wa bihamdih 1000 kali.



Itulah wirid yan. Diamalkan oleh Imam Ghazali yang dibaca sesuai

ketentuan harinya. Masing-masing dibaca sebanyak seribu kali. Hal yang

harus diperhatikan di sini adalah penentuan hitungan hari. Misalkan

hari jum'at dihitung sedari waktu shalat asar pada hari kamis hingga

waktu ashar hari jum'at. Karena itu pada malam jum'at (kamis malam)

hingga siang hari Jum'at bacaannya adalah ya Allah 1000x. Dan

demikian seterusnya.



Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat, amin.

(nu.or.id)

Senin, 16 Maret 2009

Ingat Allah Sepanjang Waktu

Meski kita didera kesibukan luar biasa dalam masalah
keduniaan,janganlah sampai kita melupakan akhirat.
Harta yang kita cari disamping sebagai bekal hidup di dunia,juga
merupakan bekal hidup kita di akhirat bila kita pandai
membelanjakannya di jalan Allah. Allah sendiri memerintahkan kita untuk mencari harta dunia dengan tidak melupakan kehidupan
akhirat, karena kehidupan akhiratlah yang lebih abadi.
Maka celakalah orang-orang yang tidak beriman, kemudian mereka
menumpuk-numpuk harta dengan segala cara, karena mereka berpendapat hidup hanya sekali, setelah itu mati dan tidak ada apa-apa lagi.

Itulah kehidupan orang-orang yang mengingkari keberadaan alam
akhirat, tidak sedetikpun ada perasaan untuk ingat kepada Allah, mereka lalai dari bersukur, lalai dari nikmat, bahkan lalai dari janji dan ancaman Allah.

Dengan selalu ingat kepada Allah maka hati dan hidup ini menjadi indah dan tentram, sebagaimana firma ALLAH: Ketahuilah bahwa sesungguhnya dengan mengingat Allah hidup ini mejadi tentram

Ingat Allah Sepanjang Waktu

Meski kita didera kesibukan luar biasa dalam masalah
keduniaan,janganlah sampai kita melupakan akhirat.
Harta yang kita cari disamping sebagai bekal hidup di dunia,juga
merupakan bekal hidup kita di akhirat bila kita pandai
membelanjakannya di jalan Allah. Allah sendiri memerintahkan kita untuk mencari harta dunia dengan tidak melupakan kehidupan
akhirat, karena kehidupan akhiratlah yang lebih abadi.
Maka celakalah orang-orang yang tidak beriman, kemudian mereka
menumpuk-numpuk harta dengan segala cara, karena mereka berpendapat hidup hanya sekali, setelah itu mati dan tidak ada apa-apa lagi.

Itulah kehidupan orang-orang yang mengingkari keberadaan alam
akhirat, tidak sedetikpun ada perasaan untuk ingat kepada Allah, mereka lalai dari bersukur, lalai dari nikmat, bahkan lalai dari janji dan ancaman Allah.

Dengan selalu ingat kepada Allah maka hati dan hidup ini menjadi indah dan tentram, sebagaimana firma ALLAH: Ketahuilah bahwa sesungguhnya dengan mengingat Allah hidup ini mejadi tentram