Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Kapan Sayyidina Muhammad SAW Menjadi Nabi?

Ada yang bilang bahwa Nabi Muhammad sudah menjadi Nabi sejak awal sebelum usia 40 tahun, bahkan sebelum Adam tercipta. Itu tidak benar. Nabi Muhammad jelas baru menjadi Nabi setelah berusia 40 tahun, sebelum itu belum menjadi Nabi meskipun sudah ada berbagai kejadian luar biasa yang menunjukkan bahwa beliau spesial. Kejadian luar biasa tersebut istilahnya irhash, bukan mukjizat sebab istilah mukjizat hanya bagi mereka yang telah diangkat menjadi Nabi saja. Hadis yang menceritakan bahwa beliau diangkat sebagai Nabi tatkala berusia 40 tahun cukup banyak. Di antaranya adalah: عَنِ ابْنِ عَبّاسٍ، قالَ: «بُعِثَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وهُوَ ابْنُ أرْبَعِينَ سَنَةً "Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Rasulullah diangkat menjadi Nabi tatkala berusia 40 tahun"  Sebenarnya dalil di atas sudah cukup, tapi sebagian orang betul-betul meyakini sebelum Itu Nabi Muhammad sudah menjadi Nabi meskipun belum mendapat wahyu pertamanya. Mereka juga menguatkan pendapatnya dengan beberapa hadis. Untuk itu per

Biografi Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf

Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf Forum Muslim - Siapa yang tak mengenal Al-Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf. Jadwalnya sangat padat, hampir setiap malam, menggemakan shalawat dari kota ke kota, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di berbagai Negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei bahkan Hongkong. Setiap kali Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf tampil dengan lantunan shalawatnya, ribuan bahkan puluhan ribu jamaah hadir, tak terkecuali para penggemarnya yang menamakan dirinya Syechermania. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara Alm. Al-Habib Abdul Qodir bin Abdurrahman Assegaf (tokoh alim dan imam Masjid Jami' Asegaf di Pasar Kliwon Solo). Berawal dari pendidikan yang diberikan oleh guru besarnya yang sekaligus ayah handa tercinta, Habib Syech mendalami ajaran agama dan Ahlaq leluhurnya. Berlanjut pendidikan tersebut oleh paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari H

Galeri Musholla Nurul Huda Dukuh Kapurinjing

Galeri Musholla Nurul Huda Dukuh Kapurinjing, Desa Iser, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah

Hati Diterangi Dengan Nur Sifatnya

Ilustrasi  اَناَرَالظواَهِر بِاَنواَرِ اَثاَرِهِ وَاَناَرَالسَّرَاءرَ اَوْصافِهِ لاَجْلِ ذٰلكَ اَفَلَتْ اَنْوَارُالظَّواهِرِ وَلمْ تأفـُلْ اَنْوَارُالقلوبِ واَالسرَاءرِ ،ولذَٰلكَ قِيلَ : انَّ شَّمسَ النَّهاَرِ تـَغْرُبُ بِليلٍ وَشَمْسَ القلوبِ ليسَتْ تغيْبُ  "Allah telah menerangi alam (lahir) ini dengan cahaya makhluk (atsar)Nya, dan  menerangi Hati (sir) dengan Nur sifatNya. Maka karena itu cahaya alam itu bisa terbenam, dan tidak dapat terbenam/ hilang cahayanya hati dan sir. kata syair: "Sesungguhnya mataharinya siang itu terbenam waktu malam," "tetapi mataharinya hati tidak pernah terbenam."_*  Allah menerangi alam dengan Nur/cahaya bulan,bintang dan matahari yang semua itu makhluk yang rusak dan berubah, tetapi الله menerangi Hati (sir) dengan Nur, ilmu dan ma'rifat yang langsung dari sifat-sifat الله, maka karenanya tidak dapat suram dan terbenam. Syair ini mengingatkan pada kita tentang pentingnya memperhatikan se

Rahasia Berdoa

Ilustrasi Berdoa   مَتٰى اَطـْلَقَ لِساَنَكَ بِاالطَلَبِ فَاعلمْ اَنَّهُ يُرِيدُ ان يُعْطِيكَ  " Apabila الله telah melepaskan lidahmu untuk meminta, maka ketahuilah bahwa الله akan memberi kepadamu."_ Yakni ketika الله melepaskan lidahmu dari diam (tidak meminta) yang timbul karena kamu merasa kaya dan tidak butuh dan tidak melihat kefakiranmu, sehingga kamu mau meminta/ berdo'a dengan lisanmu kepada الله, itu disebabkan kamu sadar dengan kefakiranmu, pasti الله akan memberi kepadamu. Karena الله telah berjanji akan mengijabah do'a orang-orang yang sangat berhajat. Abdulloh bin Umar berkata: رَسُول اللهﷺ .bersabda : Siapa yang telah mendapatkan izin berdo'a, berarti telah dibukakan baginya pintu rahmat, dan tiada dimintai sesuatu yang lebih disukai oleh الله dari pada dimintai ampunan dan selamat dunia akhirat.  Dalam Hadits lain: رَسُول اللهﷺ . bersabda: Siapa yang telah diberi kesempatan berdo'a, maka tidak ak

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Masjidil Haram بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم   السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ   Kami Admin Website https://forummuslim.org menyampaikan "Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1441 H" TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM  BARAKALLAHU FIIKUM تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ,  كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ. اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ وَالفَاءِزِيْنَ  وَالمَقْبُوْلِيْنَ .  Mohon maaf lahir batin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami baik yang sengaja ataupun tidak disengaja,  Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang barokah dan dapat bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang . Insya Allah... Aamiin yaa Rabbal 'alamiin. وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ

Posisi NU Dan Keseimbangan Sosial-Politik

Nadirsyah Hosen Oleh : Nadirsyah Hosen Senar gitar itu kalau terlalu kencang akan mudah putus. Tetapi kalau terlalu kendor, suaranya akan sumbang. Maka, diperlukan sikap yang moderat, plus bacaan yang mumpuni atas konteks sosial politik yang dinamis. Itulah posisi yang selalu diambil Nahdlatul Ulama (NU) sepanjang sejarahnya. Pemilihan presiden telah menyisakan ruang di mana politik identitas bisa berekspresi atas nama "reformasi" atau "transformasi". Dalam menghadapi isu ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) harus rela "tidak populer" di masyarakat, atau bahkan warga Nahdliyin sendiri. PBNU merasa penting untuk melakukan langkah zigzag model dakwah, agar suasana kebatinan masyarakat yang menginginkan persatuan tetap terjaga. Inilah cara PBNU menjaga Indonesia.  Ekspresi dan perwujudan sikap moderat NU tidak berarti harus selalu sama dan tetap, namun bisa dengan lentur menghadapi perubahan zaman. Dijaga dengan p

40 Kaidah Ushul Fiqih

Ilustrasi Sabda Rasulullah SAW. : "انما الاعمال بالنيات وانما لكل امرئ ما نوى رواه البخارى Artinya: "Segala sesuatu tergantung pada niatnya, dan apa yang didapatkan ialah apa yang telah diniatkan." (HR. Bukhari). Kaidah ke-1 الامور بمقاصدها Segala sesuatu tergantung pada tujuannya. Contoh kaidah: Diwajibkannya niat dalam berwudhu, mandi, shalat dan puasa. Penggunaan kata kiasan (kinayah) dalam talak. Seperti ucapann seorang suami kepada istrinya: انت خالية (engkau adalah wanita yang terasing). Jika suami bertujuan menceraikan dengan ucapannya tersebut, maka jatuhlah talak kepada istrinya, namun jika ia tidak berniat menceraikan maka tidak jatuh talak-nya. Kaidah ke-2 ما يشترط فيه التعين فالخطأ فيه مبطل Sesuatu yang memerlukan penjelasan, maka kesalahan dalam memberikan penjelasan menyebabkan batal. Contoh kaidah: Seseorang yang melakukan shalat dhuhur dengan niat 'asha