Tampilkan postingan dengan label Tsunami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tsunami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Desember 2018

Tragedi Tsunami Selat Sunda

Tragedi Tsunami Selat Sunda


Sewaktu menyerahkan bantuan ke Labuan hari Senin lalu, seorang teman berujar "masih untung ya tsunaminya kemarin, coba kalau pas malam tahun baru, bisa ribuan tuh yang jadi korban".
Sudah jadi rutinitas pergantian tahun, hotel-hotel di bibir pantai Anyer, Carita, Labuan, Tanjung Lesung yang memang menjual keindahan pantai, selalu jadi destinasi pengunjung dari berbagai komunitas untuk merayakan "old n new", melihat matahari terbenam akhir tahun dan menyongsong matahari terbit awal tahun.

Tapi, dengan kejadian tsunami kemarin yang TANPA PERINGATAN, TIDAK DIDAHULUI GEMPA sama sekali, ditambah lagi kondisi erupsi GAK (Gunung Anak Krakatau) yang masih saja aktif, bahkan sekarang Cilegon dan sekitarnya mulai dilanda hujan abu vulkanik meski masih tipis-tipis, saya duga orang yang mau berpesta tahun baru disekitar pantai Selat Sunda pasti akan mikir 1001 kali.

Karenanya saya kaget mendengar kabar berita di TV, investor resort di Tanjung Lesung menyiapkan dana untuk segera membenahi hotel-hotel yang berantakan, agar siap dipakai kembali pada perayaan tahun baru 2019.

Gak kapok kowe son?!
Tidak ingatkah kaliam semua bahwa bencana ono sebagian dari peringatan Allah, bahkan bisa jadi teguranNYA??!

Wuih, saya nahan diri deh buat gak misuh.
Kesel banget sama sebagian bangsa ini yang keep dungu. Tidak mau berpikir akan tanda-tanda alam.
Bener kata Mas Ebiet G. Ade :
"Mungkin Tuhan mulai bosan, melihat tingkah kita... yang selalu salah dan BANGGA DENGAN DOSA-DOSA" 🎶

Ya Allah, yaa Robb kami, semoga doa-doa dan dzikir hamba-hambaMu yang masih takut kepada adzabmu, mampu meredam murka alam atas seijinMu. (FM)



Selasa, 02 Mei 2017

Seorang Mantan Kolonel Klaim Rusia Bisa Menciptakan Tsunami untuk Menghancurkan AS

Kota New York terancam musnah akibat tsunami yang dipicu ledakan misil nuklir yang konon ditanam Rusia di pesisir timur AS.(Wikipedia)
Forum Muslim - Seorang pensiunan kolonel Rusia membuat sebuah klaim mengejutkan yaitu Moskwa telah menanam hulu ledak nuklir di pesisir timur Amerika Serikat.
Jika hulu ledak yang ditanam itu meledak maka sanggup menciptakan tsunami yang bisa menghancurkan Amerika Serikat.
Klaim ini dikeluarkan Viktor Baranetz yang mengatakan, langkah itu merupakan balasan karena Amerika meningkatkan kehadiran militernya di perbatasan Rusia.

"Amerika mengerahkan tank, pesawat tempur, dan batalyon pasukan khusus di perbatasan Rusia," kata Baranetz dalam wawancara dengan harian Komsomolskaya Pravda.
"Dan kami ( Rusia) diam-diam menanam misil-misil nuklir di pesisir Amerika. Mereka sekarang tidur hingga perintah diberikan," tambah Baranetz.
Jika misil-misil itu diledakkan, ujar Baranetz, akan menciptakan tsunami yang cukup untuk menghancurkan New York dan Miami.

Baranetz menambahkan, Rusia kini telah mengembangkan sistem pertahanan yang efektif meski mengoperasikan militer dengan anggaran jauh lebih murah dibandingkan Amerika.
"Amerika adalah juara dunia bertahan dalam hal anggaran militer, hampir 600 miliar dolar, yang artinya 10 kali lebih besar dibanding anggaran Rusia," tambah Baranetz.
" Rusia tak akan berkompetisi dengan Amerika dalam hal anggaran pertahanan. Kami berada di kelas yang berbeda," lanjut dia.
"Bagi kami pertanyaan utama adalah bagaimana memastikan sistem pertahanan Rusia tetap bekerja meski dengan biaya murah," dia menegaskan.
Namun, klaim Baranetz ini agaknya terlalu aneh dan mengada-ada bahkan bagi pemerintah Rusia sendiri.
"Klaimnya sungguh aneh dan tak usah dianggap serius," ujar seorang juru bicara Kremlin menanggapi klaim Baranetz itu. (kompas)