Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 76

وَاِنَّهَا لَبِسَبِيْلٍ مُّقِيْمٍ  ۝٧٦ Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). (QS. Al-Hijr ayat 76) Dan Allah pun menegaskan bahwa se-sungguh-nya kota itu, yakni Sodom dan Gomorah yang terletak di sebelah timur Laut Mati dan menjadi tempat tinggal kaum Nabi Lut, benar-benar terletak di jalan yang masih tetap dapat dilalui manusia, pun dapat disaksikan bekas-bekas kehancurannya. Allah swt menerangkan bahwa negeri kaum Lut yang telah dihancurkan itu terletak pada jalan-jalan yang biasa dilalui manusia. Reruntuhannya dapat dilihat sampai saat ini oleh orang-orang yang mengadakan perjalanan dari Medinah ke Syam. Hal ini ditegaskan oleh Allah swt dalam firman-Nya yang lain: Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi, dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti? (as-shaffat/37: 137-138) Orang-orang Arab Mekah biasanya mengadakan perdagangan ke Syam. Mereka berangkat dalam

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 75

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّلْمُتَوَسِّمِيْنَۙ  ۝٧٥ Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. (QS. Al-Hijr ayat 75) Sungguh, pada yang demikian itu, yaitu berita-berita dan kisah-kisah yang Allah sampaikan, benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran, keagungan, dan kekuasaan Allah bagi orang yang memperhatikan tanda-tanda yang diperlihatkan dan dihamparkan di alam semesta ini. Ayat ini menerangkan perbuatan dan tingkah laku kaum Lut, kemudian mereka dihancurkan karena perbuatan-perbuatan mereka yang bertentangan dengan perintah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Mahakuasa, mengasihi dan menyayangi hamba-hamba-Nya yang beriman, dan mengazab orang-orang yang ingkar kepada-Nya. Orang-orang beriman, yang memperhatikan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah, menjadikan semuanya itu sebagai pelajaran, sebagaimana tersebut dalam hadis: Rasulullah swt bersabda, "Jagalah dirimu terhadap firasat oran

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 74

فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّنْ سِجِّيْلٍ  ۝٧٤ Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. (QS. Al-Hijr ayat 74) Seiring datangnya suara keras yang mengguntur itu maka Kami jungkir balikkan kota Sodom dan Gomorah yang menjadi tempat tinggal kaum Nabi Lut, dan selain itu, Kami juga hujani mereka secara bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang keras sehingga mereka hancur dan binasa. Allah menerangkan bentuk azab yang menimpa kaum Lut ada tiga macam: 1. Berupa suara petir yang mengguntur dan menakutkan; 2. Membalikkan kota Sodom, sehingga lapisan tanah yang semula di atas terbalik menjadi lapisan yang di bawah; 3. Menghujani mereka dengan batu. (FM)

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 73

فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِيْنَۙ  ۝٧٣ Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. (QS. Al-Hijr ayat 73) Dalam keadaan yang demikian itu maka mereka dibinasakan oleh Allah dengan suara keras yang mengguntur yang terjadi ketika matahari akan terbit. Ayat ini menerangkan azab yang ditimpakan kepada kaum Lut, untuk menunjukkan akibat perbuatan mereka. Azab itu datang pada dini hari berupa suara halilintar yang menghancurkan kota Sodom. Pada ayat yang lain disebut bahwa azab itu datang pada waktu subuh dan berakhir pada waktu matahari terbit. (FM)

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 72

لَعَمْرُكَ اِنَّهُمْ لَفِيْ سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُوْنَ  ۝٧٢ (Allah berfirman): "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)". (QS. Al-Hijr ayat 72) Sebelum melanjutkan kisah kaum Nabi Lut, Allah berfirman, "Demi umurmu, wahai Nabi Muhammad atau Nabi Nuh, sungguh mereka, yakni kaum Nabi Lut terus saja terombang-ambing dalam kemabukan sehingga tidak akan menyadari kesesatan mereka." Ayat ini menerangkan penegasan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw bahwa perbuatan homoseksual dan lesbian yang dilakukan kaum Lut benar-benar perbuatan keji dan sesat, karena itu wajib dijauhi dan ditinggalkan. Orang Arab biasa bersumpah dengan menyebut umur seseorang. Dalam ayat ini Allah swt bersumpah dengan umur dan kehidupan Nabi Muhammad saw yang tujuannya ialah untuk menunjukkan keutamaan Nabi Muhammad saw. Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang bersumpah dalam ayat ini ialah para malaikat. Mereka menyatakan perbuatan kaum Lut yang

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 71

قَالَ هٰٓؤُلَاۤءِ بَنٰتِيْٓ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَۗ  ۝٧١ Luth berkata: "Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)". (QS. Al-Hijr ayat 71) Mendengar ucapan dan sikap kaumnya yang keras kepala, Nabi Lut berkata dalam rangka memberi alternatif, "Mereka itulah putri-putriku dan putri-putri kaumku yang dapat kamu nikahi, jika kamu hendak berbuat, yakni melakukan hubungan seksual. Itulah cara yang halal dan terhormat bagi kalian sesuai fitrah yang Allah tetapkan." Ketika kaum Lut, penduduk kota Sodom, mendengar bahwa Lut kedatangan tamu-tamu yang gagah, mereka pun bergembira. Timbullah hawa nafsu jahat mereka untuk berbuat homoseksual dengan tamu-tamu itu, yang merupakan kebiasaan buruk yang selalu mereka lakukan. Melihat tingkah laku kaumnya, Lut a.s. berkata kepada mereka, "Sesungguhnya pemuda-pemuda yang kamu datangi dan kamu ajak melakukan perbuatan mesum adalah tamu-tamuku. Aku harus menghormati dan memuliaka

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 70

قَالُوْٓا اَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ  ۝٧٠ Mereka berkata: "Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?" (QS. Al-Hijr ayat 70) Nasihat Nabi Lut tidak membuat para pendurhaka itu mengurungkan niat. Dengan angkuh dan sombong mereka berkata, "Dan bukankah kami sejak awal telah melarangmu, wahai Lut, dari melindungi manusia; yakni para tamumu yang ingin kami ajak melakukan hubungan seksual?" Ketika kaum Lut, penduduk kota Sodom, mendengar bahwa Lut kedatangan tamu-tamu yang gagah, mereka pun bergembira. Timbullah hawa nafsu jahat mereka untuk berbuat homoseksual dengan tamu-tamu itu, yang merupakan kebiasaan buruk yang selalu mereka lakukan. Melihat tingkah laku kaumnya, Lut a.s. berkata kepada mereka, "Sesungguhnya pemuda-pemuda yang kamu datangi dan kamu ajak melakukan perbuatan mesum adalah tamu-tamuku. Aku harus menghormati dan memuliakan tamu-tamuku itu, janganlah kamu melakukan perbuatan mesum dengan mereka, karena tindakan kamu itu

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 69

Dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina". (QS. Al-Hijr ayat 69) Melanjutkan nasihatnya, Nabi Lut berpesan, "Dan bertakwalah kamu kepada Allah. Lindungi dan jagalah diri kamu dari siksa-Nya dengan menghindari perbuatan yang tidak senonoh itu. Dan janganlah sekalikali kamu membuat aku terhina akibat sikap dan perlakukan kalian kepada mereka." Ketika kaum Lut, penduduk kota Sodom, mendengar bahwa Lut kedatangan tamu-tamu yang gagah, mereka pun bergembira. Timbullah hawa nafsu jahat mereka untuk berbuat homoseksual dengan tamu-tamu itu, yang merupakan kebiasaan buruk yang selalu mereka lakukan. Melihat tingkah laku kaumnya, Lut a.s. berkata kepada mereka, "Sesungguhnya pemuda-pemuda yang kamu datangi dan kamu ajak melakukan perbuatan mesum adalah tamu-tamuku. Aku harus menghormati dan memuliakan tamu-tamuku itu, janganlah kamu melakukan perbuatan mesum dengan mereka, karena tindakan kamu itu akan memberi malu kepadaku. Bertakwalah kamu kepada

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 68

قَالَ اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ ضَيْفِيْ فَلَا تَفْضَحُوْنِۙ  ۝٦٨ Luth berkata: "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), (QS. Al-Hijr ayat 68) Melihat sikap dan gelagat para pendurhaka yang mendatangi rumahnya, Nabi Lut berkata, "Sesungguhnya mereka yang ada di rumahku adalah tamuku yang harus kita hormati bersama. Maka, jangan kamu mempermalukan aku dengan mengajak mereka melakukan perbuatan yang tidak senonoh." Ketika kaum Lut, penduduk kota Sodom, mendengar bahwa Lut kedatangan tamu-tamu yang gagah, mereka pun bergembira. Timbullah hawa nafsu jahat mereka untuk berbuat homoseksual dengan tamu-tamu itu, yang merupakan kebiasaan buruk yang selalu mereka lakukan. Melihat tingkah laku kaumnya, Lut a.s. berkata kepada mereka, "Sesungguhnya pemuda-pemuda yang kamu datangi dan kamu ajak melakukan perbuatan mesum adalah tamu-tamuku. Aku harus menghormati dan memuliakan tamu-tamuku itu, janganlah kamu melakukan perbuatan mesum dengan mereka

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 67

وَجَاۤءَ اَهْلُ الْمَدِيْنَةِ يَسْتَبْشِرُوْنَ  ۝٦٧ Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. (QS. Al-Hijr ayat 67) Usai menggambarkan peristiwa yang akan terjadi pada kaum Nabi Lut, melalui ayat-ayat berikut Allah menceritakan suasana sebelum dialog antara Nabi Lut dengan para tamunya. Kaum Nabi Lut melihat ada pria-pria tampan yang bertamu ke rumah Nabi Lut. Dan datanglah sejumlah pendurhaka dari penduduk kota itu, yakni Sodom yang menjadi tempat tinggal Nabi Lut, ke rumah Lut dengan gembira dan berduyunduyun karena kedatangan para tamu tampan itu. Mereka datang untuk mengajak para tamu itu melakukan hubungan homoseksual. Ketika kaum Lut, penduduk kota Sodom, mendengar bahwa Lut kedatangan tamu-tamu yang gagah, mereka pun bergembira. Timbullah hawa nafsu jahat mereka untuk berbuat homoseksual dengan tamu-tamu itu, yang merupakan kebiasaan buruk yang selalu mereka lakukan. Melihat tingkah laku kaumnya, Lut a.s. berkata kepada mer

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 66

وَقَضَيْنَآ اِلَيْهِ ذٰلِكَ الْاَمْرَ اَنَّ دَابِرَ هٰٓؤُلَاۤءِ مَقْطُوْعٌ مُّصْبِحِيْنَ  ۝٦٦ Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh. (QS. Al-Hijr ayat 66) Allah menjelaskan pembinasaan atas kaum Nabi Lut sebagai berikut. Dan telah Kami tetapkan kepadanya, yakni Nabi Lut, keputusan pembinasaan itu yang sungguh mengerikan. Kami telah memutuskan bahwa akhirnya mereka yang durhaka akan ditumpas habis pada waktu Subuh. Tidak akan ada seorang pun dari mereka yang tersisa. Dalam ayat ini diterangkan bahwa sebelum kedatangan para malaikat, Allah telah mewahyukan kepada Lut a.s. tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sebelum dan sesudah azab yang ditimpakan kepada kaumnya. Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa setelah para malaikat memberi penjelasan kepada Lut a.s. tentang beban yang ditugaskan Allah kepada mereka, dan mendengar perintah-perintah malaikat yang diberikan kepada beliau, dan sesuai dengan wahyu yang tel

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 65

فَاَسْرِ بِاَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ الَّيْلِ وَاتَّبِعْ اَدْبَارَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ اَحَدٌ وَّامْضُوْا حَيْثُ تُؤْمَرُوْنَ  ۝٦٥ Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu". (QS. Al-Hijr ayat 65) Pernyataan para malaikat itu mampu menenangkan hati Nabi Lut sehingga tidak lagi meragukan maksud kedatangan mereka. Dalam keadaan demikian, mereka berpesan, "Maka tinggalkanlah kaummu yang kafir, wahai Nabi Lut, dan pergilah kamu pada akhir malam, yakni menjelang Subuh, beserta keluargamu, dan ikuti serta awasi-lah mereka dengan sungguh-sungguh dari belakang, dan jangan ada di antara kamu yang menoleh ke belakang agar perjalanan kamu lancar. Dan teruskanlah perjalanan hingga kamu semua sampai ke tempat yang diperintahkan kepadamu." (Lihat: Surah Hud/11: 81) Para malaikat menerangkan maksud kedat

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 64

وَاَتَيْنٰكَ بِالْحَقِّ وَاِنَّا لَصٰدِقُوْنَ  ۝٦٤  sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. (QS. Al-Hijr ayat 64) Dan jangalah engkau ragukan maksud kedatangan kami. Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran yang membuktikan kebenaran yang engkau sampaikan kepada mereka dan kesalahan mereka menolak ajakanmu untuk beriman kepada Allah. Dan sungguh, Kami adalah orang yang benar dalam ucapan dan perbuatan kami." Para malaikat menerangkan maksud kedatangan mereka kepada Lut a.s. Mereka datang untuk menyampaikan kabar buruk yaitu azab yang akan ditimpakan kepada kaumnya yang telah mengingkari dan men-dustakannya. Dalam ayat ini disebutkan jawaban para malaikat, "Sesungguhnya kami datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan." Bahkan dengan perkataan, "Kami datang untuk mengazab mereka." Maksud jawaban para malaikat dengan perkataan yang demikian itu ialah untuk menyatakan kebenaran ancaman yang biasa disampaikan Lut kepada kaumnya sel

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 63

قَالُوْا بَلْ جِئْنٰكَ بِمَا كَانُوْا فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ  ۝٦٣ Para utusan menjawab: "Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. (QS. Al-Hijr ayat 63) Menerangkan maksud kedatangan mereka, para utusan itu menjawab, "Sebenarnya Kami ini datang kepadamu tidak untuk berbuat jahat kepadamu, wahai Nabi Lut. Kami datang kemari tidak lain untuk membawa kabar buruk berupa azab pedih yang akan Allah timpakan kepada kaummu yang durhaka. Itulah azab yang selama ini selalu mereka dustakan ketika engkau menyampaikan dakwahmu kepada mereka. Para malaikat menerangkan maksud kedatangan mereka kepada Lut a.s. Mereka datang untuk menyampaikan kabar buruk yaitu azab yang akan ditimpakan kepada kaumnya yang telah mengingkari dan men-dustakannya. Dalam ayat ini disebutkan jawaban para malaikat, "Sesungguhnya kami datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan." Bahkan dengan perkataan, "Kami datang untuk mengazab mereka.&qu

Tafsir Kemenag : tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 62

قَالَ اِنَّكُمْ قَوْمٌ مُّنْكَرُوْنَ  ۝٦٢ Ia berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal". (QS. Al-Hijr ayat 62) Usai mengisahkan dialog antara Nabi Ibrahim dengan para malaikat yang bertamu ke kediamannya, pada ayat-ayat berikut Allah mengisahkan pembinasaan kaum Nabi Lut. Allah menyatakan, "Maka ketika utusan yang sebelumnya bertamu ke rumah Nabi Ibrahim itu datang kepada para pengikut Lut, dia berkata, "Sesungguh-nya kamu, wahai para tamu, adalah orang yang tidak kami kenal." (Lihat: Surah al-'Ankabut/29: 23) Setelah para malaikat menyampaikan kabar gembira kepada Ibrahim a.s. akan anugerah Allah kepadanya berupa kelahiran seorang putra dan berita akan kehancuran kaum Lut yang ingkar, mereka pun meninggalkan rumah Ibrahim menuju kota Sodom, negeri tempat tinggal kaum Lut yang terletak di daerah Yordania, untuk melaksanakan tugas yang telah dipikulkan Allah kepada mereka. Kedatangan mereka secara tiba-tiba ke rumahnya tidak diduga-du

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 61

  فَلَمَّا جَاۤءَ اٰلَ لُوْطِ ࣙالْمُرْسَلُوْنَۙ  ۝٦١ Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut pengikutnya, (QS. Al-Hijr ayat 61) Usai mengisahkan dialog antara Nabi Ibrahim dengan para malaikat yang bertamu ke kediamannya, pada ayat-ayat berikut Allah mengisahkan pembinasaan kaum Nabi Lut. Allah menyatakan, "Maka ketika utusan yang sebelumnya bertamu ke rumah Nabi Ibrahim itu datang kepada para pengikut Lut, dia berkata, "Sesungguh-nya kamu, wahai para tamu, adalah orang yang tidak kami kenal." (Lihat: Surah al-'Ankabut/29: 23) Setelah para malaikat menyampaikan kabar gembira kepada Ibrahim a.s. akan anugerah Allah kepadanya berupa kelahiran seorang putra dan berita akan kehancuran kaum Lut yang ingkar, mereka pun meninggalkan rumah Ibrahim menuju kota Sodom, negeri tempat tinggal kaum Lut yang terletak di daerah Yordania, untuk melaksanakan tugas yang telah dipikulkan Allah kepada mereka. Kedatangan mereka secara tiba-tiba ke rumahnya t

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 60

اِلَّا امْرَاَتَهٗ قَدَّرْنَآ اِنَّهَا لَمِنَ الْغٰبِرِيْنَࣖ  ۝٦٠ Kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)". (QS. Al-Hijr ayat 60) Allah menyatakan bahwa kami akan membinasakan kaum Nabi Lut yang berdosa, kecuali para pengikut Lut. Sesungguhnya Kami pasti menyelamatkan mereka semuanya dari kebinasaan itu, kecuali istrinya. Dia dibinaskan bersama kaum Nabi Lut lainnya. Kami telah menentukan keputusan sesuai perintah Allah kepada kami bahwa sesungguhnya dia termasuk orang yang tertinggal bersama orang kafir lainnya." Para malaikat yang menjadi tamu Nabi Ibrahim menerangkan kepadanya bahwa mereka ditugaskan untuk membinasakan kaum Lut yang tidak mengindahkan seruan nabi yang diutus kepada mereka. Termasuk orang-orang yang dibinasakan itu adalah istri Lut sendiri. Sedangkan orang-orang yang mengikuti Lut akan diselamatkan dari azab itu. Dari ayat ini dapat dipahami bahwa sese

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 59

(FM)

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 58

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَ  ۝٥٧ Mereka menjawab: "Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, (QS. Al-Hijr ayat 58) Mereka menjawab, "Selain membawa berita gembira tentang kelahiran anakmu, sesungguhnya kami juga diutus oleh Allah kepada kaum Nabi Lut yang berdosa dan durhaka. Kami diutus untuk membinasakan mereka. Setelah Ibrahim yakin bahwa para tamunya adalah malaikat, timbul pertanyaan di benaknya kenapa yang datang beberapa malaikat, padahal biasanya hanya satu yang datang. Jika yang datang beberapa malaikat, tentu tugas yang dipikulnya sangat besar. Beliau lalu bertanya kepada malaikat tentang tugas yang diberikan Allah kepada mereka. Malaikat pun menjawab bahwa mereka ditugaskan untuk mengazab kaum yang berdosa, yaitu kaum Lut yang telah durhaka kepada Allah dan mengingkari seruan rasul yang diutus kepada mereka. (FM)