Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Kapan Sayyidina Muhammad SAW Menjadi Nabi?

Ada yang bilang bahwa Nabi Muhammad sudah menjadi Nabi sejak awal sebelum usia 40 tahun, bahkan sebelum Adam tercipta. Itu tidak benar. Nabi Muhammad jelas baru menjadi Nabi setelah berusia 40 tahun, sebelum itu belum menjadi Nabi meskipun sudah ada berbagai kejadian luar biasa yang menunjukkan bahwa beliau spesial. Kejadian luar biasa tersebut istilahnya irhash, bukan mukjizat sebab istilah mukjizat hanya bagi mereka yang telah diangkat menjadi Nabi saja. Hadis yang menceritakan bahwa beliau diangkat sebagai Nabi tatkala berusia 40 tahun cukup banyak. Di antaranya adalah: عَنِ ابْنِ عَبّاسٍ، قالَ: «بُعِثَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وهُوَ ابْنُ أرْبَعِينَ سَنَةً "Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Rasulullah diangkat menjadi Nabi tatkala berusia 40 tahun"  Sebenarnya dalil di atas sudah cukup, tapi sebagian orang betul-betul meyakini sebelum Itu Nabi Muhammad sudah menjadi Nabi meskipun belum mendapat wahyu pertamanya. Mereka juga menguatkan pendapatnya dengan beberapa hadis. Untuk itu per

Melunasi Hutang Keluarga yang Meninggal

  Ilustrasi Melunasi Hutang Pertanyaan: Assalamu'alaikum. Saya mau bertanya, jika seseorang meninggal dunia dan telah meninggalkan urusan utang piutang yang terjadi pada masa lalu, apakah ahli warisnya melunasi hutang itu dengan harga masa lalu atau pada saat ini, karena harga masa lalu dengan masa kini jelas berbeda. Misalnya dulu 30 tahun yang lalu si mayit pernah berhutang Rp. 1000 tapi sekarang ahli warisnya melunasi sama dengan nominalnya dulu saat berhutang atau seharga pada masa kini?  Atau kalau barang harga dulu atau harga sekarang? Maturnuwun. Ibadul Ghofur Jawaban: Penanya yang budiman, semoga selalu dirahmati Allah swt. Pada prinsipnya hutang haruslah dibayar. Sekalipun hutang sudah lama, ia tetap harus dibayar. Sedang jika ada orang yang meninggal dunia dan tidak memiliki tirkah maka tidak ada kewajiban bagi ahli warisnya untuk membayar hutang tersebut. Namun jika ahli waris bersedia membayar atau menanggung hutannya maka itu sangat dianju

Titik Temu Agama-Agama

Komarudin Hidayat - File Media Indonesia Oleh: Komaruddin Hidayat Secara teologis dan sosiologis keragaman agama di muka bumi merupakan kehendak dan desain Tuhan. Umat Islam sangat familier dengan berbagai pernyataan Alquran bahwa Allah menciptakan manusia terbagi-bagi ke dalam beragam etnis, warna kulit, bangsa, dan agama. Membayangkan keseragaman agama dan budaya adalah satu utopia dan melawan kehendak Tuhan. Namun, karena yang beragama adalah manusia yang memiliki nafsu, akal budi, dan kebebasan berpikir, berkehendak, dan bergerak, keragaman beragama, berbangsa, dan berbudaya seringkali menimbulkan benturan, bahkan bisa saling ingin memusnahkan. Ini sangat berbeda dari keragaman nabati dan hewani yang terjaga keseimbangannya dalam kondisi harmonis. Ekologi alam yang harmonis ini rusak garagara intervensi manusia. Sejarah menunjukkan, peperangan antarbangsa dan agama memang pernah dan selalu saja terjadi. Namun, dalam waktu bersamaan ilmu pengetahuan dan peradab

Penjelasan Mengenai Wakaf Uang

  Ilustrasi Uang - File Bangkit Media Forum Muslim -  Dalam kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan  s atu pertanyaan dari saudara A. Riduwan  dari Lampung yang belum sempat kami jawab di bulan Ramadhan lalu, yakni soal wakaf uang. Pada dasarnya pengertian wakaf adalah menahan harta yang bisa diambil manfaaatnya dengan tetap kekalnya dzat harta itu sendiri dan  mantasharrufkan kemanfaatannya di jalan kebaikan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah swt. Konsekwensi dari hal ini adalah dzat harta-benda yang diwakafkan tidak boleh ditasharrufkan. Sebab yang ditasharrufkan adalah manfaatnya. Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh penulis kitab Kifayah al-Akhyar sebagai berikut:   وَحَدُّهُ فِي الشَّرْعِ حَبْسُ مَالٍ يُمْكِنُ الْإِنْتِفَاعُ بِهِ مَعَ بَقَاءِ عَيْنِهِ مَمْنُوعٌ مِنَ التَّصَرُّفِ فِي عَيْنِهِ وَتَصَرُّفُ مَنَافِعِهِ فِي الْبِرِّ تَقَرُّبًا إِلَى اللهِ - تقي الدين أبي بكر بن محمد الحسيني الحصني الدمشقي الشافعي، كفاية الأخيار فى حل غاية الإختصار، سور

O

Muhammad Saroji - File Pribadi O, beautiful you, like pine shoots, on the corner of the hill, in the village corner, which swayed in the wind. O, if only I knew you, I shake your hand, I greet you, I open your frozen heart. I am the traveler, come with the breeze, blowing from the coast of the sea. O, beautiful you, but you are silent like a stone, but beautiful like birds. Should I say hello? Or do I spell seduction sentences? O, turns out you're just a breeze, that blows between piles of dry twigs. O, blow my ship so the screen expands, leave the harbor, away across the blue sea, to my hometown. O hope you understand how tired this body soul is ... Gunung Putri - Bogor, June 19, 1995 All Rights Reserved

Anger

Muhammad Saroji - File Pribadi Anger is like fire, burning love is gone, the airy world becomes narrow, beautiful handsome to look violent. why must maintain anger, beautiful life perishes, let alone beautiful words, the whole story of life will be drawn in black. Who is the victim of anger, it's better to keep quiet, and wash it with chastity water. Gunung Putri - Bogor, May 11, 2009 @All Rights Reserved

Arrogant

Muhammad Saroji - File Pribadi In the corner of the fray, this is a time when girls are no longer virgins, human pride and greed ruined my earth, during the night my earth was crying, my earth is screaming, muddy feet, sin crawls to his heart, sprinkled with its greed with a flood of sin and calamity. My earth is suffering, the fertile overlay becomes compressed where the sinner throws the virgin fetuses, the night of the festivities, to put the shameful ones on fire, be a whore !! Gunung Putri - Bogor, 11 May 2009 09:02 @All Rights Reserved

Hope

Muhammad Saroji- File Pribadi This heart never stops wishing, swear kneel, kneel, uphold your name at every gate, on each of your roofs and floors, leaning on a strong sturdy pillar ... a weak soul helpless in pallor and fear of love this is no man's land. here's an orphan, this is poor this is Love here's the wanderer, in the embrace of the cold wind expecting Your Love Your forgiveness ... @All Rights Reserved

Only you

Muhammad Saroji - File Pribadi Only you I love, which I love, only you in the heart. My entire life all my time, Calling your name when you miss and quiet. Beloved, flowers of all dreams, a smile of beauty full of happiness. The one I love, which I love, only you are my holy love. @All Rights Reserved

Friends in Lonely

Muhammad Saroji - File Pribadi Pekalongan, one day, when I shake your hand tightly, I hope it's the last handshake from me, no words, only a smile that hurts, very hurt. My eyes and your eyes clash, then I turned away, even though those beautiful memories still loomed. I am nothing, and never means anything in your holy and noble life. Look at me as a sinful soul, bury me from your memory, deep. You were my friend in joy and sorrow, now you're my friend in loneliness. @All Rights Reserved

You and I are over

Muhammad Saroji - File Pribadi You and I are over, there are strict boundaries like the wall separating two rooms. You and I are not worth playing with, for me our past is rubbish, which must be cast aside. You and I are over, after we both know before us there is a death bell. @All Rights Reserved

Small Letter for Jack

Muhammad Saroji - File Pribadi Jack, When I open the door, I hope you are there and welcome my helping hand, I exhaled love, Flower arrangement, Drop droplets, In a holy aisle, But you are gone, And never before me. When I trace the streets, I really want to meet you, Cycling together, Joking like in the past. Where are you now You're like a bright full moon covered in mega at night, Come here Greet me this weak hand Listen to my heart beat, Feel the swish of my bloodstream, You used to say: I love you, You always hold promises, You who swear allegiance as long as you live, You are the one I wait to die later, But you never keep promises, And you never come back. What sin am I, Desperate prayer and hope knock on the door of the heavens, Doesn't deserve my request, Hearts weak in grief, body tired of maintaining life, Waiting for an uncertain promise, What sin am I? Jack, Come by my side, Hold my

Hi Play Boy

Muhammad Saroji - File Pribadi Hi play boy, what are you looking for, adventure from one woman to another woman, said sweet indulgence, humble themselves in love and adventure. Hay play boy, life doesn't just say sweet, the shadow of beauty like the flowers of flowers not just a promise about loyalty, even though it's a loser. Hay play boy, remember love is caste. keep your dignity as I maintain your dignity. @ All rights reserved - 31/07/2019

Ibunda

Muhammad Firdaus  Kecil Bersama Ibu Ku tinggalkan kampung dan kasih sayangmu, bundaku dengan kepal doamu ku langkahkan kakiku bukan untuk pergi jauh, bukan tapi pergi berkelana untuk kembali. Terima kasih bundaku telah kau ajari aku untuk tidak mengeluh mengeja hidup meramahi keganasan musim kapalku jangan sampai kau retak dindingmu karena kembaraku masih teramat jauh menelusuri gelombang menyeruak lautan menyusuri rimba menerjang ilalang di sini perjuanganku amat panjang membahagiakanmu yang telah bersusah payah melahirkan. Berhari-hari tubuh bercucuran peluh dulu kau kisahkan padaku tentang kakekku yang berjuang berperang demi kemerdekaan bangsaku mengusir penjajah yang menginjak dan menghina negeriku bertahun telah berganti harum nama kakekku laksana kembang melati sukma perjuangannya seakan berteriak, ..hancurkan para koruptor ! Singkirkan manipulator ! Bidikkan pelormu menembus jantung diktator ! Sucikan negerimu dari pe