Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2010

Kapan Sayyidina Muhammad SAW Menjadi Nabi?

Ada yang bilang bahwa Nabi Muhammad sudah menjadi Nabi sejak awal sebelum usia 40 tahun, bahkan sebelum Adam tercipta. Itu tidak benar. Nabi Muhammad jelas baru menjadi Nabi setelah berusia 40 tahun, sebelum itu belum menjadi Nabi meskipun sudah ada berbagai kejadian luar biasa yang menunjukkan bahwa beliau spesial. Kejadian luar biasa tersebut istilahnya irhash, bukan mukjizat sebab istilah mukjizat hanya bagi mereka yang telah diangkat menjadi Nabi saja. Hadis yang menceritakan bahwa beliau diangkat sebagai Nabi tatkala berusia 40 tahun cukup banyak. Di antaranya adalah: عَنِ ابْنِ عَبّاسٍ، قالَ: «بُعِثَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وهُوَ ابْنُ أرْبَعِينَ سَنَةً "Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Rasulullah diangkat menjadi Nabi tatkala berusia 40 tahun"  Sebenarnya dalil di atas sudah cukup, tapi sebagian orang betul-betul meyakini sebelum Itu Nabi Muhammad sudah menjadi Nabi meskipun belum mendapat wahyu pertamanya. Mereka juga menguatkan pendapatnya dengan beberapa hadis. Untuk itu per

Allah, Allah, Allah...

Allah, rindu indah. Allah, menujuMu penuh harap kasih dan sayang. Allah, Allah, Allah...

Allah, Allah, Allah...

Allah, rindu indah. Allah, menujuMu penuh harap kasih dan sayang. Allah, Allah, Allah...

Allah, Allah, Allah...

Allah, mencariMu dalam kegelapan di antara bebatuan terjal. Allah, dengan cahayaMu kegelapan menjadi sirna

Allah, Allah, Allah...

Allah, mencariMu dalam kegelapan di antara bebatuan terjal. Allah, dengan cahayaMu kegelapan menjadi sirna

Allah, Allah, Allah...

Allah, indah suci. Allah, Malik Karim. Allah, sucikan hatiku, amin.

Allah, Allah, Allah...

Allah, keindahanMu kesucianMu. Allah, lisanku sanubariku biarkan menyebutMu mendekatiMu. Allah, aku lemah aku kalah berilah kekuatan. Allah, jangan biarkan aku lemah dan kalah... Allah, Allah, Allah...

Allah, Allah, Allah...

Allah, keindahanMu kesucianMu. Allah, lisanku sanubariku biarkan menyebutMu mendekatiMu. Allah, aku lemah aku kalah berilah kekuatan. Allah, jangan biarkan aku lemah dan kalah... Allah, Allah, Allah...

Meminta, Mengharap dan Menghiba

Allah, di antara gerimis dan malam sunyi, di antara lelah dan keluh kesah, lelah bekerja seharian demi keluarga tercinta Allah, bukankah daya ini karuniaMu ? Dengannya aku memuji bersujud dan berdzikir, kemudian Kau tambahkan dayaku lagi, dengannya aku bekerja, berjalan dan berlari Allah, tapi aku tetap meminta, meratap dan menghiba sampai aku tak dapat meminta lagi.

Meminta, Mengharap dan Menghiba

Allah, di antara gerimis dan malam sunyi, di antara lelah dan keluh kesah, lelah bekerja seharian demi keluarga tercinta Allah, bukankah daya ini karuniaMu ? Dengannya aku memuji bersujud dan berdzikir, kemudian Kau tambahkan dayaku lagi, dengannya aku bekerja, berjalan dan berlari Allah, tapi aku tetap meminta, meratap dan menghiba sampai aku tak dapat meminta lagi.