Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2010

Entri yang Diunggulkan

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 96

الَّذِيْنَ يَجْعَلُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ  ۝٩٦ (Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya). (QS. Al-Hijr ayat 96) Mereka yang memperolok-olokkanmu tidak lain hanyalah orang yang menganggap adanya tuhan selain Allah. Anggapan mereka ini merupakan kesalahan besar. Karena itu, mereka kelak akan mengetahui akibat yang sangat pedih dari kedurhakaan dan kesyirikan mereka." Ayat ini memberi jaminan kepada Nabi Muhammad bahwa Allah swt memeliharanya dari tindakan orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok dan menyakitinya serta memelihara  Al-Qur'an dari usaha-usaha orang-orang yang ingin mengotorinya. Ath-thabari menyampaikan riwayat dari Sa'id bin Jubair bahwa orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok  Al-Qur'an dan Nabi Muhammad ialah al-Walid bin Mugirah, al-'As bin Wa'il, Al-'Adi bin Qais, Aswad bin Abdu Yaguts, dan Aswad bin Muththal

Profil Musholla Nurul Huda Dusun Kapurinjing

Musholla Nurul Huda dusun Kapurinjing, Desa Iser - Petarukan -Pemalang , didirikan pada tahun 1995 dengan dana swadaya dari seluruh masyarakat desa Iser. Berdiri di atas lahan 10x15 meter yang merupakantanah wakaf dari Nyai Dakisem. Dalam kurun waktu satu tahun pembangunan Musholla dapat dirampungkan. Diresmikan dan diberi nama Musholla Nurul Huda oleh Kyai Sepuh Mbah Surip atau Kyai Haji Syarif Hidayatullah yang terkenal kemakrifatannya dari desa Sikandang. Pada waktu itu Mbah Surip memberi nama musholla tersebut dengan nama Masjid Nurul Huda, meskipun ukuran bangunan fisiknya hanya 8x12 meter. Tapi mungkin Beliau yang Makrifat mempunyai harapan-harapan agar kelak keberadaan Masjid Nurul Huda benar-benar menjadi sarana terpancarnya cahaya petunjuk yang akan membimbing Masyarakat dusun Kapurinjing dan sekitarnya pada keimanan yang benar-benar istiqomah, karena sejak dahulu kala sebagaian besar masyarakat dusun Kapurinjing hidup suasana alam kebatinan berbasis kejawen. Dan memang se

Profil Musholla Nurul Huda Dusun Kapurinjing

Musholla Nurul Huda dusun Kapurinjing, Desa Iser - Petarukan - Pemalang , didirikan pada tahun 1995 dengan dana swadaya dari seluruh masyarakat desa Iser. Berdiri di atas lahan 10x15 meter yang merupakan tanah wakaf dari Nyai Dakisem. Dalam kurun waktu satu tahun pembangunan Musholla dapat dirampungkan. Diresmikan dan diberi nama Musholla Nurul Huda oleh Kyai Sepuh Mbah Surip atau Kyai Haji Syarif  Hidayatullah yang terkenal kemakrifatannya dari desa Sikandang. Pada waktu itu Mbah Surip memberi nama musholla tersebut dengan nama Masjid Nurul Huda, meskipun ukuran bangunan fisiknya hanya 8x12 meter. Tapi mungkin Beliau yang Makrifat mempunyai harapan-harapan agar kelak keberadaan Masjid Nurul Huda benar-benar menjadi sarana terpancarnya cahaya petunjuk yang akan membimbing Masyarakat dusun Kapurinjing pada keimanan yang benar-benar istiqomah, karena sejak dahulu kala sebagaian besar masyarakat dusun Kapurinjing hidup suasana alam kebatinan berbasis kejawen. Dan memang semenjak awal berd