Jumat, 08 April 2016

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas


Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa
Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya.

Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu".

Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini :
"Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain putuskanlah perjodohannya dan jodohkanlah ia denganku, bila ia tak mau berjodoh denganku maka buatlah ia mau berjodoh denganku, jika ada orang lain yang ingin berjodoh dengannya halangilah orang tersebut dan mudahkanlah aku berjodoh dengannya, jika dia mencari jodoh maka temukanlah aku sebagai jodohnya, jika dia tak yakin berjodoh denganku maka ragukanlah hatinya pada jodoh yang lain selain aku, jika jodohku jauh maka dekatkanlah, bila jodohku telah mati maka jangan kabulkan do'aku, karena aku tidak mau berjodoh dengan yang sudah mati "

Abu Nawas melihat ekspresi di wajah pemuda itu yang merasa ragu lalu berkata "kamu tidak percaya denganku? yach sudah sini secarik kertas itu, lupakan saja kau pernah meminta hal ini padaku".

Si pemuda yang merupakan murid Abu Nawas karena percaya pada gurunya akhirnya berkata "tidak guru aku percaya, aku akan amalkan ini ".

Lalu pada setiap malam pemuda itu selesai sholat selalu mengamalkan do'a itu, berulang-ulang , awalnya dia merasa agak janggal, namun
lama-kelamaan ketika dia merenungi setiap kata-katanya ia malah menangis setiap kali membaca do'a itu, di balik do'a itu yang terkesan maksa ternyata ada kesungguhan dan keistiqomahan untuk mendapatkan jodoh. setiap malam pemuda itu mengamalkan do'a harap jodoh dengan linangan air mata karena terhanyut dalam do'anya, hingga suatu hari datanglah seseorang bertamu kerumahnya dan mengetuk pintu, dan bertanya "apakah ini rumah si fulan bin fulan?" , si pemuda menjawab "iya saya tuan, ada apa?" Tamu itu berkata "oooh jadi pemuda ini yang dimaksud bidadari kecilku, hei kamu persiapkan dirimu besok kamu segera menikah dengan puteriku, masalah biaya dan mahar tak usah kau pikirkan, yang penting kau harus menikahi puteriku".

Si pemuda kaget bukan kepalang, antara senang bercampur bingung dan sedikit takut lalu berkata "iya tuan, saya bersedia dan akan
mempersiapkan diri".

Akhirnya Si pemuda pun melangsungkan pernikahan, dan yang membuat dia
semakin bahagia ternyata pasangannya rupanya wanita yang selama ini ia sukai, ia senang bercampur senang bukan kepalang padahal dia tak pernah mengungkapkan perasaanya pada wanita itu karena takut ditolak. Pemuda itu akhirnya percaya pada karomah spritual gurunya.
Pada malam pertama pemuda itu bertanya pada isterinya "isteriku, sejujurnya aku ingin tahu apa yang membuatmu menginginkan aku menjadi suamimu?, padahal dulu aku hanya menatap dan memandangmu dari jauh tanpa pernah mengutarakan isi hatiku, lalu mengapa kau memilih aku
menjadi suamimu?". Sang isteri berkata "suatu malam aku tengah berjalan-jalan dan hendak membeli sesuatu keperluan, saat itu aku melewati rumahmu, aku mendengar engkau sedang berdo'a menangis terisak-isak mengharapkan jodohmu, tangisanmu yang memilukan hati dan do'amu yang diucapkan berulang ulang dengan kesungguhan hati menyayat hatiku, menyentuh hatiku hingga aku merasa kasihan padamu " "lalu pada malam berikutnya , aku melewati rumahmu karena aku penasaran denganmu yang berdo'a harap jodoh begitu sungguh-sungguh dan dengan penuh tangisan linangan airmata, aku ingin tahu siapakah wanita yang kamu sukai tersebut hingga kau begitu amat sangat ingin berjodoh dengannya? hingga suatu malam kau menyebut namaku" "selama ini aku tidak tahu kalau kau begitu ingin sekali bersamaku, kau bersungguh-sungguh menginginkan aku dalam do'amu sampai-sampai kau menangis dalam do'amu, inilah yang membuka hatiku padamu hingga aku meminta orang tuaku agar menjodohkan aku denganmu".

Pemuda itu terkejut bukan kepalang sambil berkata "SUBHALLAHU ... ternyata do'a harap jodoh dari guruku amat ampuh hingga membuka perasaan hatimu padaku" esoknya sang pemuda dengan isterinya mendatangi rumah Abu Nawas dengan membawa hadiah, di depan pintu Abu Nawas sudah menunggu sambil tertawa cengengesan, lalu ia berkata sambil menepuk pundak sang pemuda "nah apa kubilang, do'anya sakti kan" sambil tersenyum simpul melihat
kebahagiaan 2 insan manusia yang baru saja menempuh hidup baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini