Sabtu, 22 Oktober 2016

Yang Hilang Yang Terbuang








Sembilan purnama telah berlalu

Engkau berpaling dari rasa kasihku

masih ada sisa-sisa cinta

yang bila dipupuk menjadi sia-sia

antara Engkau dan Aku tak lagi terjalin rindu

Aku mengerti

Aku bukan milikmu

yang sejati.

 

 

Sembilan purnama telah berlalu

tapi masih menyisakan kenangan yang pedih

tapi kita mencoba tak peduli

karena menangis tak berarti

bunga mawar yang menjalin kisah kasih kita

kini tinggal duri yang menancap di hati

luka itu berdarah

sakit itu tak terlupa.

 

Antara Engkau dan Aku

ingatlah ketika kita berdua di pelabuhan sunda kelapa dulu

ketika itu senja mulai turun

warna jingga menghiasi cakrawala

kau berjanji kita selalu sehati

dan angin dingin menyibak rambut hitammu

indah terurai bagai sutra yang lembut

ku kira kita selamanya

ternyata perjalanan usia mengukir takdir cinta

jabat tangan di kala itu

adalah pertemuan terakhir

dan sembilan purnama telah berlalu

mengantarkan aku di jalanan berbatu

merengkuhi dingin dan sepi

menghayati pergolakan hidup

sendiri.



Bogor 2 November 1996

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini