Sabtu, 20 Agustus 2016

Tirai Malam

Mataku terpejam

ketika kusebut namaMu pelan-pelan,

bersenandung lirih penuh makna,

bertafakur sendiri di pembaringan.



Mataku terpejam

mencari mimpi di kegelapan,

tapi jiwaku mengembara

memburu mimpiku yang hilang,

seakan kaki terus melangkah,

merayapi kegelapan malam,

hingga terlelap dalam kelelahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini