Rabu, 07 Oktober 2015

Fungsi Otak Kanan Dan Otak Kiri

Otak adalah salah satu organ tubuh yang terletak di dalam kepala kita.

Otak memiliki berbagai macam fungsi yang sangat penting bagi kehidupan

kita. Tanpa otak, manusia ibarat sebuah komputer tanpa chip. Otak

adalah pusat kehidupan manusia. Otak manusia dibagi menjadi dua bagian

yaitu otak kanan dan otak kiri dengan fungsi yang berbeda.





Kemampuan otak kanan itu memiliki kapasitas 90% dan otak kiri hanya 10-12%.

Hasil penelitian mutakhir di AS menyebutkan, peran logika dalam

membuat orang menjadi sukses hanya 4-6%, sedangkan 94-96% adalah

tanggung jawab otak kanan yang banyak berhubungan dengan inovasi,

kreativitas, naluri, intuisi, daya cipta, kejujuran, keuletan,

tanggung jawab, kesungguhan, spirit, kedisiplinan, etika, empati dan

lain-lain.





Ternyata hebat sekali ya peran otak kanan di sini.

Sedangkan tugas otak kiri adalah yang selalu berhubungan dengan

angka-angka, bahasa, analisa, logika, intelektual, ilmu pengetahuan.





Adapun otak kanan bertanggung jawab dalam hal imajinasi, kreativitas,

seni, music, inovasi, daya cipta, intuisi, otak bawah sadar,

keikhlasan, kebahagiaan, spirit, keuletan, kejujuran, keindahan dan

lain-lain.

Selain diurusi oleh otak kiri maka menjadi urusan otak kanan.



Otak kanan sesungguhnya dapat merekam dengan cepat dan tersimpan

selamanya dalam memori otak. Sel-sel darah manusia dapat menjadi

cadangan tempat penyimpanan memori manakala memori otak kita penuh.

Perlu diketahui, kapasitas kemampuan otak kanan dalam menyimpan memori

mencapai 10 pangkat 5 juta kilometer, yang kalau dihitung deretan

angka nol di belakangnya adalah sebanding dengan jarak antara bumi dan

bulan 14 kali pulang pergi.



Apa pentingnya imajinasi??



Albert Einstein menemukan teori relativitas karena kekuatan

imajinasinya. Kemudian sewaktu duduk di bangku sekolah, gurunya

mengajari Einstein tentang kekuatan daya imajinasi.

Salah satu rahasia kecerdasan orang Yahudi adalah kekuatan imajinasi.

Andrea Hirata, penulis buku Laskar Pelangi bisa sukses, bukan karena

ilmu finance yang mereka pelajari di Sorbonne Prancis, akan tetapi

karena kemampuan daya imajinasi seorang Andrea kreatif meramu

perjalanan hidupnya menjadi suatu cerita yang menarik, lalu ditulislah

ke dalam bentuk Novel Tetralogi Laskar Pelangi—sekarang menjadi novel

berkelas dunia karena sudah dialihbahasakan ke dalam berbagai bahasa.

Novelnya kemudian difilmkan dan sukses di pasaran.





Salah satu orang yang bisa membiayai untuk berwisata ke luar angkasa

adalah pembuat game computer dari Amerika Serikat (AS), keahlian untuk

merancang game komputer, tentunya membutuhkan kemampuan imajinasi yang

tinggi. Bahkan orang terkaya di dunia, Billy Gates, pemilik Microsoft

adalah

seorang yang drop out dari perguruan tinggi. Tapi jangan ditanya soal

tekad dan daya imajinasi yang tinggi, sehingga mampu mendirikan

perusahaan Microsoft yang dibangun dengan modal tekad yang kuat.

Bahkan, Matshushitya Konoshuke, pemilik perusahaan elektronik Jepang

"Panasonic" adalah mantan penjaga toko sepeda. Termasuk motivator

sekaligus penulis buku terkenal Andri Wongso adalah

anak dari keluarga miskin di Malang yang tidak tamat sekolah dasar,

tapi karena keberaniannya bermimpi (daya imajinasi) akhirnya menjadi

bintang film di Hongkong serta membuat kata-kata mutiara yang ditulis

di kertas pembatas buku bernama Harvest.





Itu artinya, cerdas saja tidak cukup, tapi diperlukan kreativitas

dengan selalu mengasah imajinasi, dalam hal ini merangsang otak

kanannya.



Selain itu juga, cara kerja otak bagian kiri lebih memikirkan hal yang

rasional dan realistis saat menganalisa atau memperhitungkan sesuatu

hal. Contohnya: Ketika seseorang ingin memulai atau membangun usaha.

Jika seseorang arah berpikirnya lebih dominan ke arah otak kiri, maka

saat membangun usaha ia akan lebih banyak perhitungan sebelum

memulainya, memperhitungkan untung ruginya, lalu jika dirasa

keuntungannya lebih besar baru akan dijalankan, namun jika dirasa

keuntungannya tipis atau bahkan tidak sama sekali mereka biasanya akan

segera menghentikannya.





Cara kerja otak kanan berbeda dengan cara kerja otak kiri, yaitu lebih

memikirkan pentingnya segera bertindak, istilah dalam dunia bisnis

adalah Take Action!. "Kalau tidak kita coba, mana kita tahu!!", itulah

salah satu cara berpikir orang yang lebih dominan menggunakan otak kanannya.





Orang yang lebih dominan otak kanan, pada saat ia akan

memulai usaha, ia jarang memikirkan sesuatu yang seperti ini "Apakah

aku mampu?", "Bagaimana nanti kalau rugi", "Aku tak cukup modal", dan

sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini