Senin, 05 Oktober 2015

52 Ulama dan Akademisi Saudi Serukan Jihad Lawan Pasukan Rusia

Sebanyak 52 akademisi

dan ulama Saudi meminta

warga untuk berangkat ke

Suriah memerangi

pasukan Rusia yang

membela rezim Bashar al-

Assad. Mereka menyeru

umat yang merasa

mampu, termasuk di luar

Saudi untuk memenuhi

panggilan jihad.





Seperti dikutip Al-Arabiya,

Senin (5/10), sejumlah

pengamat menilai, seruan

itu akan berdampak ke

Saudi, Negara Teluk, dan

pemuda Muslim melawan

pasukan Rusia. Hal ini pun

mengingatkan

pertempuran antara

Afghanistan dan Soviet.





Mereka juga mendesak

agar oposisi Suriah

menyatukan barisan dan

meminta yang mampu

untuk bertempur dan

tidak meninggalkan

negara itu.





Rusia telah secara resmi

terlibat aktif dalam perang

Suriah sejak Rabu pekan

lalu. Mereka mengaku,

melancarkan serangan ke

kelompok ISIS kendati tak

menampik telah menyasar

pemberontak lain yang

telah masuk dalam daftar

target.





Pernyataan akademisi dan

ulama Saudi itu

disampaikan setelah

Kementerian Dalam Negeri

Saudi mengepung sebuah

rumah yang membuat

bom di area pemukiman

di Riyadh. Belakangan,

diketahui rumah itu milik

seorang pria asal Suriah.





Pada tahun 2014 Raja Abdullah telah

mengeluarkan dekrit

Kerajaan Saudi. Dalam

dekrit tersebut ditegaskan,

warga Saudi yang terlibat

konflik di luar kerajaan

terancam hukuman tiga

hingga 20 tahun penjara.



Sumber : republika.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini