Sabtu, 07 Oktober 2017

Profil Jendral Besar Sudirman

Jendral Sudirman

 "Tahukah Saudara siapa Jenderal Soedirman? Beliau adalah santri. Lalu beliau bekerja menjadi guru dan kemudian menjadi kepala sekolah. Maka tak heran kalau sebagian orang memanggil beliau Pak Dir, sebagian lainnya memanggil beliau Kiai. Kiai Soedirman.
Beliau sangat sholeh. Ketika beliau bergerilya ke hutan, beliau tidak pernah berhenti dari dzikir. Ketika ada tentara Belanda memburu beliau, salah seorang pengkhianat menunjukkan keberadaan Jenderal Soedirman, tapi si Belanda tidak percaya, 'Tidak mungkin Soedirman seperti ini. Soedirman yang aku cari bukan seperti ini,' kata tentara Belanda itu. Sering sekali kejadian seperti itu menimpa Jenderal Soedirman.
Sampai kemudian salah seorang pengikut beliau bertanya. 'Pak kiai (Jenderal Soedirman).. Pak Kiai itu pake jimat apa kok selalu lolos dari sergapan Belanda. Ketika diberondong peluru Pak Kiai juga selamat.
Apa jimatnya Pak Kiai?' tanya pengikut beliau. Dijawab Jenderal Soedirman, 'Kamu mau tau jimatku? Kamu tau air kendi yang selalu aku bawa ini? Jimat pertamaku, aku selalu dalam keadaan suci. 24 jam setiap hari aku menjaga wudhu.
Kalau batal aku langsung wudhu lagi. Jimat keduaku, aku menjaga sholatku. Jimat ketigaku, aku berjuang hanya untuk negara dan bangsa ini tanpa pernah secuil pun memikirkan diriku pribadi.' Jenderal Soedirman itu tidak pernah mengeluh. Jenderal Soedirman tidak pernah marah. Pemimpin pertama tentara Indonesia adalah seorang ulama, Kiai, Jenderal Soedirman,"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini