Jumat, 13 Oktober 2017

Nikmat yang Tiada Bandingannya

Forum Muslim -- Izzuddin 'Abd al-Aziz Ibn Abd as-Salam bin Abi al-Qasim bin al-Hasan as-Sulami itu menguasai disiplin ilmu lainnya, seperti hadis, tafsir, dan sastra. Di samping itu, ia pun memiliki ketajaman intuisi dalam olah spiritual.

Hal itu tampak jelas pada karyanya yang berjudul Akhwal an-Nass wa Dzikr al-Khasirin wa ar-Rabihina (Golongan yang Merugi dan Beruntung).

Soal alam barzah, Izzuddin yang merupakan penulis kitab Ahkam al-Jihad tersebut mengemukakan bahwa alam barzah adalah tempat singgah bagi semua umat manusia, baik yang beriman atau kufur. Ada empat lokasi singgah bagi anak Adam, yaitu di kandungan seorang ibu, alam dunia, alam barzah, dan terakhir akhirat yang kekal dan abadi. Kondisi dan ganjaran yang akan dialami dan diperoleh selama di barzah ditentukan oleh baik-buruk amalnya selama hidup di dunia.

Tokoh yang sempat terusir lantaran resolusi jihad yang pernah ia keluarkan tersebut menggambarkan surga dengan singkat. Surga penuh dengan kebahagiaan, kenikmatan, dan bersih dari rasa sakit serta kesengsaraan. Kenikmatan dan kebahagiaan di surga kadarnya sangat jauh berbeda dari apa yang pernah dirasakan di dunia.

Nikmat yang tiada bandingannya ialah ridha Allah. Bagi Muslim, kebahagiaan yang tiada tara kala di surga ialah melihat Allah, mendengar secara langsung kalam-Nya, dan berada dekat di sisi-Nya. Kenikmatan yang tak tersentuh mata, tak pernah terdengar telinga, dan sama sekali tak terlintas di benak siapa pun. Nikmat yang kekal dan abadi, itulah surga.

Neraka? Sangat bertolak belakang dengan surga. Segala bentuk rasa sakit dan keburukan ada di sana. Rasa sakit yang tak pernah bisa dibayangkan. Kesengsaraan tiada tara karena dikucilkan dan dijauhkan akibat murka Allah. Allah berfirman, "Tinggallah dengan hina di dalamnya dan janganlah kamu berbicara dengan Aku." (QS al-Mu'minun [23]: 108). Neraka, nihil kenikmatan dan kebahagiaan. (Sumber : republika.co.id)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini