Selasa, 21 Februari 2017

Syaikh Nawawi Al Bantani, Tokoh Ulama Indonesia Yang Diakui Dunia


Syaikh Nawawi Al Bantani
Forummuslim.org - Tidak banyak orang yang mengenal siapa sesungguhnya KH. Maruf Amin, sebagaimana tidak banyak orang yang mengenal buyut beliau, Syekh Nawawi al-Bantani. KH. Maruf Amin masih termasuk cicit dari ulama besar Nusantara yang karya-karya diakui dunia.

Nama lengkap beliau adalah Abu Abdul Mu'thi Muhammad Nawawi bin Umar bin Arabi al-Jawi al-Bantani. Beliau dilahirkan di Serang Banten 1813 M. Dari nasabnya ia masih merupakan keturunan ke-12 dari Sultan Maulana Syarif Hidayatullah yang nasabnya tersambung dengan Sayyidina Husien bin Abi Thalib binti Fathimah binti Muhammad Rasulullah Saw.

Sejak kecil Syekh Nawawi berguru dengan ayahnya Kyai Umar dan beberapa guru di kampung halamannya, hingga pada usia 15 tahun beliau berangkat ke Mekkah untuk menuntut ilmu. Selama 3 tahun belajar di sana beliau telah menguasai ilmu Tafsir al-Qur'an, Ushul Hadits, Ushul Fiqh, Kalam dan Bahasa Arab.

Sepulang dari Mekkah beliau membina Pondok Pesantren ayahnya Kyai Umar hingga pesantren itu membludak dipenuhi para santri yang ingin mengecap keilmuan beliau.

Tak puas dengan keilmuan yang ada, pada tahun 1833 M Syekh Nawawi kembali belajar ke Mekkah dan bermukim di sana. Di sana beliau memperdalam ilmu dengan berguru pada ulama-ulama besar dunia, seperti Syekh Zaini Dahlan; Mufti Hijaz kala itu, Syekh Nahrawi; ulama besar Mesir dan Syiria juga ulama Nusantara Syekh Ahmad Khatib Sambas yang mengajar di Mesjid al-Haram.

Atas kecerdasan dan ketekunanya, akhirnya Syekh Nawawi pun diberikan izin untuk mengadakan halaqah dan mengajar di Masjid Haram. Diantara murid-murid beliau, KH. Hasyim Asy'ari Jombang, KH. Kholil Bangkalan Madura, KH. Raden Asnawi Kudus, dan masih banyak lagi ulama besar lainnya di Nusantara.

Syekh Nawawi juga merupakan seorang ulama yang sangat produktif. Saking produktifnya Syekh Nawawi al-Bantani sampai-sampai beliau mendapatkan julukan sebagai Imam Nawawi kedua. Imam Nawawi merupakan ulama kenamaan dunia yang terkenal itu adalah orang yang pertama kali menulis Syarah Shahih Muslim, Syarah Muhadzzab, al-Azkar, Riyadus Shalihin, dan masih banyak lagi karya lainnya.

Menurut Dictionary of Arab Printed Books tercatat terdapat ada sekitar 34 judul karya Syekh Nawawi al-Bantani. Sedangkan menurut Syekh Abdul Jabar dalam kitabnya menyebutkan ada sekitar 100 judul dari karya beliau. Karya-karya kitab yang beliau tulis telah menjadi menjadi rujukan dan kajian di Pondok Pesantren dan halaqah di seluruh dunia, khususnya di Asia Tenggara.

Keulamaan yang sangat terkenal beliau adalah seorang ulama Nusantara yang mendapatkan gelar Sayyid (Pemimpin) Ulama Hijaz. Beliau dikenal sebagai ulama yang wara', tawadhu dan bersedia berkorban untuk agama dan bangsa.

Diantara karamah beliau, saat beliau menulis kitab "Maraqil Ubudiyyah" tiba-tiba lampu yang menerangi padam kehabisan minyak. Lantas beliau berdoa sekiranya karangan yang beliau tulis itu dipandang ikhlas oleh Allah, maka beliau meminta penerangan. Allah memberikan karomah cahaya yang menyala di jempol kaki beliau, sehingga karya-karya itu berhasil dirampungkan pada malam itu.

Syekh Nawawi al-Bantani wafat di Mekkah dan dimakamkan di komplek pemakaman al-Ma'ala yang di sana juga dimakamkan Ibunda Siti Khadijah. Beliau wafat pada 25 Syawal 1314H/ 1879 M.

Ketika pemerintahan Arab Saudi ingin memindahkan pemakaman, kubur beliau digali. Ternyata Allah memuliakan jasad beliau yang masih utuh, bahkan kain kafan beliau masih bersih putih meski telah dimakamkan selama bertahun-tahun. Akhirnya, pemindahan itu dibatalkan. Allah telah memuliakan para ulama dan ahli ilmu.

Dan KH. Maruf Amin adalah salah satu dari cicit Syekh Nawawi al-Bantani rahimahullah. (sumber :  Ust. Dr. Miftah el-Banjary)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini