Rabu, 18 Januari 2017

Babak Baru Konflik Di Suriah

Deir Ezzor, saat ini dalam kepungan dan serangan hebat Daesh. Beberapa
bulan yang lalu, AS beserta Australia dan Denmark, mengebom posisi SAA
yang menjaga penduduk sipil Deir Ezzor. Puluhan menjadi syahid. Tak
ada pertanggungjawaban selain kata, 'kecelakaan'.

Sebelumnya, AS juga sempat mengebom gudang senjata SAA di Ayyash,
selama 40 menit. Pemboman ini menghancurkan tank, artileri berat dan
persediaan amunisi yang sangat krusial menghadapi kepungan Daesh.

Setelah itu, praktis serdadu SAA yang berjaga di Deir Ezzor hanya
bergantung pada senjata ringan dan logistik yang harus super hati-hati
diantar melalui udara, menghadapi begundal-begundal bersenjata berat
yang mengelilingi kota itu.

Lucunya, mainstream media, dalam dan luar negeri, sama sekali tak
heboh soal hal ini. Puluhan ribu penduduk sipil yang terkurung di Deir
Ezzor, tak berarti bagi pengusung tagar Save Aleppo, meski kali ini,
Daesh yang mengepung mereka.

Standar moral macam apa ini?! Mengapa tagar mereka hanya seirama
dengan media mainstream, yang juga seirama dengan Washington?

Apa air mata, doa, tombol share dan sumbangan mereka hanya berlaku
untuk pengikut al-Qaeda saja? Mengapa bungkam soal Deir Ezzor?

Bagi Washington, rencananya jelas. Mereka akan tutup mulut hingga
Daesh berhasil menundukkan kota itu. Setelahnya, AS akan mengutus SDF,
untuk acara serah-terima Deir Ezzor, kepada Kurdi. Daesh, dengan
sukarela akan menyingkir, misi selesai.

Namun kita masih punya SAA di sana. Haturkan doamu pagi ini untuk
kejayaan mereka, dan keselamatan warga Deir Ezzor.
# saveDeirEzzor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini