Sabtu, 10 Desember 2016

Sebuah Catatan Ide Gila Santri Ciamis Jalan Kaki Menuju Jakarta Untuk Melakukan Aksi Super Damai 212 (7)












Waktu menunjukan jam 14.00 kafilah melanjutkan lagi perjalanan
menyusuri perjalanan tanjakan gentong berkelok Yang agak agak ekstrim
bagi pejalan kaki ,Yang mimpin didepan adik saya kiayi agus malik Dan
epung dimobil komando ngasih orasi plus peserta berperawakan tinggi
besar kiayi Fatah namanya suaranya menggelegar memberi semangat dan
penjelasan kepada masyarakat Yang terlewati,,,



Perjalanan agak lambat karena faktor Jalan Yang nanjak, peserta mulai
kelihatan ngos ngosan menghela napas,, air mineral dimobil komando
dibagikan secara berantai kepada peserta longmarc semuanya rela saling
bagi sebotol berdua sesekali senyum terlempar dari bibir masing masing
menghilangkan rasa cape, dijalan satu arah peserta menepi ke pinggir
median Jalan duduk diatas pembatas Jalan sambil menikmati indahnya
pegunungan dibawah cuaca Yang adem,, saya mendekati peserta yg paling
kecil,cape enggak? Sambil ditepuk punggungnya,,,,engga biasa aja,,
jawabnya,, kemana sandalnya?? Putus talinya kang,, udah naik aja ke
Mobil,,, suruh saya,, engga ah masih kuat kok, perasaan saya ada rasa
berdosa dengan pemanadanagan itu, saya terus berjalan inpeksi semua
peserta, Yang agak parah lecetnya cepat cepat ditangani Tim kesehatn
dari Rumah zakat Yang setia mengikuti dibelakang rombongan.



Setengah jam istirahat Mobil komando disuruh berjalan lagi,,,
perjalannan dilanjutkan kembali untuk menyemangati peserta saya naik
kemobil komando,,wahai para santri memang perjalanan kita masih
panjang tetapi janganlah kalian menghitung jarak tempuh ,ayunkan
langkah kaki kalian walau sedikit merangkak Dan kita akan sampai
tujuan,,,semuanya serempak menyambut dengan takbiirr sambil
mengepalkan tangan keatas tanda semangat mereka tidak lunturr,,
handpon disaku celana berebunyi,, begitu dingkat seseorang Yang
mengaku dari IIBF komunitas pengusaha Muslim Indonesia mengatakan dia
Dan Tim menunggu rombongan diatas habis tanjakan kami menyediakan nasi
kotak untuk makan sore ,,, baik pa terima kasiihhh,, ,setengah jam
berlalu sampailah rombongan didaerah perbatasan garut tepatnya ditugu
selamat datang, rombongan istirahat lagi karena dermawan Yang
menyediakan ribuan nasi kotak Sudah stanbay dari tadii, subhaanallohh
rijqi begitu melimpah ruah datang tidak disanggka kalau bukan karena
kuasa Alloh tidak mumkin orang terketuk hatinya sedemiakan dahsyat
menyediakan makanan untuk ribuan orang ini mutlak pertolongan Alloh,,
semua peserta lahap menikmati makan sore dipinggir Jalan karena sejak
pagi baru saat itu dapat jatah makan lagii,



Satu jam kita istirahat ,hari itu matahari mulai redup waktu
menunjukan jam Lima sore kita berikan komando perjalanan dilanjutkan
menuju mesjid kaum malngbong,, Jalan menurun masyarakat memyemut
berbaris dipinggir Jalan sambil berteriak takbiirr allohu Akbar,, tua
muda anak anak dengan setia menunggu rombongan kami lewatt,, makanan
minuman kemasan bertumpukk dipinggir Jalan dibagi bagikan pada peserta
subhaanallohh saya tak kuat menahan air mata begitu dahsyat rekayasa
Allah sampai semua hati ummat tergerak secara sepontan, ketika sedang
khusyu berjalanan Tiba tiba ada Yang mencegat saya langsung merangkull
mencium pipi saya awalnya belum ngeuh setelah wajahnya kelihatan
termyata teman seperjuangan kita kiyai tatang mustopa kamal tokoh
ulama malangbong,, beliau berlinang air mata menggandeng tangan kami
Dan ikut berjalan kurang lebih satu kilometer sebelum masjid kaum,,,
subahanallohh begitu kita sampai dimesjid malangbong ribuang orang
menyambut kami Jalan ditutup sementara,, kumanadang takbirr berkali
Kali terdengar dari masyarakat mereka menangis sambil pegang handpone
memgambil photo Dan vidio rombongan,, begitu masuk halaman masjid
sepeker dimenara masjid terdengar suara kiayi pengumuman selamat
datang kafilah jihad ciamis,,, selamat datang wahai pembela agama
Alloh, kami bangga dengan kalian kami bangga perjuangan kalian,,
ratusan santri berjejer diteras masjid melantunkan solawat badar,, tak
tersa air mata tumpah seketika, yaa robbb keajaiban apa lagi Yang
emgkau perlihatkan pada kami padahal Yang kami lakukan bukan apa apa
Dan belum seberapa dibandingkan dengan perjuangan para nabi Dan para
sahabat,, ibu ibu Yang menyambut kami kelihatan girang sekali
menyediakan aneka makanan Dan minuman untuk kafilah mujahid,, sepuluh
menit sebelum adzan magrib semua peseta terkulai lemas dilantai Dan
pelataran masjid sebahagian pergi ke belakang ngambil wudhu persiapan
sholat magrib



Tibalah waktunya adzan magrib semua peserta sudah siap melakukan
berjamaah,, masjid penuh sesak sampai luber keluar,, takbirotul ihrom
imam memulai solat suaranya merdu menambah suasana perjuangan semakin
kokoh beres magrib kiayi maksum maju kedepan untuk memgimami isya jama
qosor (https://www.facebook.com/nonop.hanafi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini