Selasa, 10 November 2015

Keanehan Konflik Timur Tengah Yang Sering Kita Abaikan Secara Logika

Adakah di antara kita yang mau berpikir kritis tentang masalah-masalah

yang terjadi di Timur Tengah, Kerajaan Arab Saudi khususnya. Mari kita

berpikir sejenak.



1. Mengapa ada Hotel Hilton di samping Masjidil Haram?



2. Mengapa rumah Nabi di Makah dihancurkan?



3. Mengapa ada pangkalan militer AS di Najd?



4. Mengapa AS memberikan kerajaan Arab Saudi pesawat canggih F15

beserta rudalnya?





Hadits Najd di bawah ini semoga bisa membuka akal pikiran dan hati kita:



Ibnu Umar berkata, "Nabi berdoa, 'Ya Allah, berkahilah kami pada

negeri Syam dan Yaman kami.' Mereka berkata, Terhadap Najd kami.'

Beliau berdoa, 'Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.' Mereka

berkata, 'Dan Najd kami.' Beliau berdoa, 'Ya Allah, berkahilah kami

pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.' Maka,

saya mengira beliau bersabda (Najd) pada kali yang ketiga, 'Di sana

(Najd) terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah,

dan di sana pula munculnya tanduk setan.'" [HR Bukhari]





Hadis riwayat Sahal bin Hunaif ra.: Dari Yusair bin Amru, ia berkata:

Saya berkata kepada Sahal: Apakah engkau pernah mendengar Nabi saw.

menyebut-nyebut Khawarij? Sahal menjawab: Aku mendengarnya, ia

menunjuk dengan tangannya ke arah Timur, mereka adalah kaum yang

membaca Alquran dengan lisan mereka, tetapi tidak melampaui

tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama secepat anak panah

melesat dari busurnya. (Shahih Muslim No.1776)





Telah bercerita kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami

Syu'aib dari Az Zuhriy berkata, telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah

bin 'Abdur Rahman bahwa Abu Sa'id Al Khudriy ra berkata; Ketika kami

sedang bersama Rasulullah SAW yang sedang membagi-bagikan pembagian

(harta), datang Dzul Khuwaishirah, seorang laki-laki dari Bani Tamim,

lalu berkata; Wahai Rasulullah, tolong engkau berlaku adil. Maka

beliau berkata: Celaka kamu!. Siapa yang bisa berbuat adil kalau aku

saja tidak bisa berbuat adil?. Sungguh kamu telah mengalami keburukan

dan kerugian jika aku tidak berbuat adil.

Kemudian 'Umar berkata; Wahai Rasulullah, izinkan aku untuk memenggal

batang lehernya!. Beliau berkata: Biarkanlah dia. Karena dia nanti

akan memiliki teman-teman yang salah seorang dari kalian memandang

remeh shalatnya dibanding shalat mereka, puasanya dibanding puasa

mereka. Mereka membaca Al Qur'an namun tidak sampai ke tenggorokan

mereka. Mereka keluar dari agama seperti melesetnya anak panah dari

sasaran (hewan buruan). (HR Bukhari 3341).



Dan mari kita renungkan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini agar

terbuka mata hati dan pikiran kita, sehingga kita tidak mudah terjebak

pada jebakan dan hasutan yang dapat menggiring kita pada perpecahan

dan permusuhan tanpa alasan yang benar.



1. Apakah alasan kerajaan Arab Saudi menyerang Yaman? Jika Arab Saudi

sedang memberikan bantuan kemanusiaan untuk warga Yaman, mengapa

menggunakan bom, korban yang berjatuhan pun dari pihak sipil (wanita

dan anak kecil)?



2. Jika Arab Saudi sedang memperjuangkan agama Islam, mengapa dibantu

AS dan Israel?



3. Jika Arab Saudi sedang membantu sesama Arab (rezim Mansur Hadi yang

minta perlindungan), bukankah Palestina juga sangat Arab? Mengapa

setelah berlalu puluhan tahun, Arab Saudi tidak juga menyerang Israel

yang menindas warga Arab Palestina?



4. Jika Arab Saudi ingin menegakkan demokrasi (melindungi rezim Mansur

Hadi), bukankah Arab Saudi sendiri adalah sebuah rezim monarkhi yang

non- demokratis?



5. Pemberontak di Suriah dan Libya yang didatangkan dari luar dan

dibantu Saudi dan AS diberi julukan mujahid. Pemberontak di Yaman yang

mempertahankan negara mereka dari pengaruh luar mengapa disebut

bughot. Kok bisa??



6. Di Iran tidak ada kedutaan AS dan Israel, tapi Iran disebut "sekutu

Israel". Di Saudi ada pangkalan militer AS dan di Qatar ada Kedutaan

Israel. Tapi mereka disebut "anti Amerika dan Israel". Kok bisa?



7.Jika karena alasan Syiah, bukankah di Arab Saudi sendiri juga banyak Syiah?



8.Jika dengan alasan membasmi pemberontak (bughot), mengapa

pemberontak di Suriah malah didukung Arab Saudi?



9.Jika dengan alasan Syiah, mengapa Arab Saudi tidak segera menyerang

Iran yang jelas-jelas Syiah dan menjadi pendukung rezim Suriah dan

milisi Houthi di Yaman?



Demikianlah beberapa buah pertanyaan yang patut kita renungkan

jawabannya agar kita tidak mudah terjebak pada permainan fitnah dan

adu domba. (forummuslim.net)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini