Selasa, 25 Agustus 2015

Majelis Zikir : Cinta Tanah Air Adalah Bagian Dari Keimanan

Majelis Zikir Nurul Mushtofa pimpinan Al-Habib Hasan Bin Jafar Assegaf
dan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Cinta Negeri (Gentari),
menggelar perayaan tabligh akbar dalam bentuk doa dan zikir untuk
negeri bertepatan peringatan 70 tahun Kemerdekaan Indonesia di
Jakarta, Sabtu.
"Islam mengajarkan arti cinta Tanah Air sebagai bagian dari keimanan
umatnya. Belum lagi, adanya peran umat Islam melalui
pemimpin-pemimpinnya yang begitu aktif dalam sejarah membela Republik
ini, termasuk dalam mengantarkan kemerdekaan Indonesia dari tangan
penjajah," ujar perwakilan majelis zikir, Sentot Panca Wardhana.

Sentot yang sering mendampingi Habib Hasan di acara tabligh akbar
Majelis Nurul Mushtofa tersebut menambahkan pemaknaan zikir atau
tabligh akbarnya justru banyak diorientasikan bagi kepentingan menjaga
semangat berbangsa. Itu artinya, nilai-nilai dakwah atau zikir pada
jamaah Majelis Nurul Mushtofa sengaja dihadirkan bukan saja untuk
memperkuat keimanan anggota jamaahnya, kecintaan kepada Rasulullah
SAW, namun juga digunakan untuk mengikat kecintaan terhadap Tanah Air.
"Hal ini telah menjadi semangat Majelis Zikir Nurul Mushtofa di
berbagai kegiatan tabligh akbar atau dakwahnya, guna membangun
kesadaran maupun cinta negeri dan rakyat di Tanah Air secara luas,
serta sekaligus memperkuat akar keimanan para jamaah Nurul Mushtofa ke
arah ikatan cinta NKRI yang lebih dalam."

Selain itu, acara tersebut juga mengobarkan kecintaan bershalawat
kepada Nabi Muhammad SAW dan ungkapan untuk memelihara NKRI sebagai
kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam secara nasional.
"Di berbagai acara tabligh akbarnya, Majelis Nurul Mushtofa di bawah
kepemimpinan Habib Hasan sudah sangat jelas sikap dan arahnya dalam
berdakwah yaitu dengan cara yang sejuk, mengajarkan arti shalawat, dan
memberi pegangan kepada jamaah agar tidak merendahkan keberadaan
republik ini," jelas dia.

Di mata Sentot, konsep berdakwah yang sejuk dan memelihara keutuhan
umat, serta dengan mengembangkan sisi menyemarakkan kecintaan pada
republik, jelas merupakan kelebihan dari dakwah Majelis Nurul
Mushtofa.
"Inilah, agaknya, mengapa tabligh akbar Nurul Mushtofa selalu
dibanjiri oleh ribuan jamaah dari berbagai tempat, yang sengaja
mendatanginya meski berasal dari daerah jauh," papar dia.

Acara tersebut dihadiri ribuan jamaah Majelis Zikir Nurul Mushtofa,
termasuk mendatangkan kalangan habib dan pemuka agama dari sekitar
Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, serta daerah lainnya.
Selain itu mengundang sosok pemimpin umat kharismatik asal Pekalongan,
Jawa Tengah yakni Habib Lutfi Bin Yahya dan putera almarhum mubaligh
kondang KH Zainuddin MZ, KH Fikri Haikal MZ.

Sumber : antaranews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini