Senin, 23 Maret 2015

Maafkan…

Tak bosan kuucapkan kata maaf untukmu,
atas semua kata dan sikap yang tak berkenan di hati.
Pada semua yang dekat di hati,
karena yang jauh tak mungkin bersinggungan. Pada istri,
pada guru,
pada murobi,
pada anak,
pada sahabat…


Maafkan karena itulah diriku apa adanya,
tapi sebenarnya tidak bermaksud menyakiti hati,
tapi lebih kepada luapan kasih sayang yang tak terbilang.
Sungguh…
hanya tak mengerti caranya bagaimana seharusnya yang bijak, Karena aku
ingin yang terbaik.


Maka maafkan,
karena sebenarnya aku sayang…

--


© Copyright - All Rights Reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini