Selasa, 17 Maret 2015

Cinta Yang Pudar

Rembulan sayu menatapku,
gelap,
malam begitu lengang,
tapi biduk cintaku terus melaju,
berlayar mengarungi telaga cintamu.


Setangkup cinta berbalut rindu,
mengapa perjalanan itu mesti kepadamu.....
aku ingin malam ini aku agung,
ternyata aku tak lebih agung darimu.


Engkau telah cemburu,
dalam lantun kataku yang tak berisi,
embun di matamu,
tak bening lagi.

kekasih pujaan hati,
cinta ini tak berarti lagi,
rembulan sayu menatapku,
karena cintaku kepadamu
kini tak berarti lagi

(19/04/2009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini