Sabtu, 14 Februari 2009

Perbandingan Agama Antara Islam, Kristen dan Yahudi

Perbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan Islam


Assalamu'alaikum wr wb,
Berikut satu tulisan dari buku "Iman, Islam, dan
Ihsan" yang bisa didownload di:
http://syiarislam.wordpress.com

Perbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan Islam

Agama Samawi ada 3, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam.
Ketiga agama ini mempunyai beberapa kesamaan seperti
percaya Adam adalah manusia pertama dan nenek moyang
seluruh manusia, Ibrahim adalah seorang Nabi, dan
kitab suci Taurat sebagai wahyu Allah. Meski demikian
ada juga perbedaan yang beberapa di antaranya sangat
mendasar.

Yahudi adalah agama tribal/kesukuan yang hanya bisa
dianut oleh bangsa Yahudi. Agama ini tidak bisa
disebarkan ke luar dari suku Yahudi. Oleh karena itu
jumlahnya tidak berkembang. Hanya sekitar 14 juta
pemeluknya di seluruh dunia. Sementara agama Kristen
dan Islam karena disebarkan ke seluruh manusia dipeluk
oleh milyaran pengikutnya.

a. Ketuhanan

Yahudi dan Islam yakin bahwa Tuhan itu Satu. Tuhan
Yahudi disebut Yahweh yang merupakan bentuk ketiga
tunggal "Dia adalah" (He who is). Ada pun Tuhan
dalam Islam disebut Allah yang merupakan bentuk
tunggal dan tertentu dari Ilah (Sembahan/Tuhan). Dalam
Al Qur'an surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan
Tuhan:

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala
sesuatu.
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia". [Al
Ikhlas:1-4]

Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan
dalam 10 Perintah Tuhan yang ada di Exodus 20:

Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
"Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar
dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada
padamu allah lain di hadapan-Ku. [Exodus 20:1-3]

Tapi meski dalam Yahudi dan juga Islam Tuhan itu
adalah Satu termasuk zatNya, namun dalam agama Kristen
ada doktrin Trinitas yang menyatakan bahwa Tuhan
terdiri dari 3 oknum (person) yaitu Bapak, Anak, dan
Roh Kudus yang diformulasikan pada abad ke 4 M oleh
Saint Augustine. Dalam konsep Trinitas disebut Satu
itu Tiga dan Tiga itu Satu.

Berbeda dengan Al Qur'an surat Al Ikhlas yang
menyatakan Tuhan tidak beranak atau diperanakkan
(berbapak) di Alkitab disebut:

Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji
sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak
berdusta" [2 Corinthian 11:31]
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa
yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala
penghiburan [2 Corinthian 1:3]

Di ayat di atas jelas disebut Allah adalah Bapa dari
Tuhan Yesus. Sebaliknya dalam Islam diajarkan
Monoteisme yang mutlak/Tauhid bahwa Allah itu satu dan
tidak punya anak atau pun sekutu:

"Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak
mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam
kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan
penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang
sebesar-besarnya." [Al Israa:111] Maha Suci Allah
dari mempunyai anak dan sekutu. "Allah sekali-kali
tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan
(yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya,
masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang
diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan
mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari
apa yang mereka sifatkan itu," [Al Mu'minuun:91]
b. Masalah Isa/Yesus

Kaum Yahudi tidak mengakui Yesus baik sebagai Tuhan
atau pun sebagai Rasul. Bahkan mereka berusaha
membunuh Yesus karena dianggap menyesatkan banyak
orang.

Sebaliknya kaum Kristen menganggap Yesus adalah Tuhan:
Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah,
dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian [2
Corinthian 13:14]

Islam menganggap Yesus bukan Tuhan, tapi hanya manusia
biasa yang diangkat menjadi Nabi:

"Dan ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam,
adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku
dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?." Isa
menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku
mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah
mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang
ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada
pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui
perkara yang ghaib-ghaib." [Al Maa'idah:116]

Menurut Islam Isa adalah Nabi yang menyeru manusia
kepada Tauhid, yaitu menyembah hanya Satu Tuhan:

"Aku (Isa) tidak pernah mengatakan kepada mereka
kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku yaitu:
"Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku
menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di
antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku,
Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah
Maha Menyaksikan atas segala sesuatu." [Al
Maa'idah:117]

c. Masalah Orang Tua Isa/Yesus

Sebagaimana ayat-ayat Alkitab di atas, agama Kristen
menganggap bahwa Yesus adalah anak Tuhan / Anak Allah.

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak
Allah.[Markus 1:1]

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang
Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan
kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya [Lukas 1:32]

Meski demikian, pada Injil Matius 1:16-18 disebut
bahwa Bapak Yesus adalah Yusuf meski Yesus lahir dari
Perawan Maria sebelum menikah dengan Yusuf:

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan
Yesus yang disebut Kristus.
Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari
Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud
sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan
dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada
waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf,
ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka
hidup sebagai suami isteri. [Matius 1:16-18]

Silsilah Yesus akhirnya mengikuti silsilah Yusuf.
Bukan Maria.

Di ayat lain dijelaskan Yesus anak Daud, anak Abraham:
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak
Abraham. [Matius 1:1]

Yesus Anak Manusia:
Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."
[Matius 12:8]

Menurut Islam, Yesus adalah anak Maria / Maryam. Bukan
anak Tuhan atau Yusuf:

"Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul
yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa
rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar,
kedua-duanya biasa memakan makanan seperti manusia
lainnya. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada
mereka tanda-tanda kekuasaan Kami, kemudian
perhatikanlah bagaimana mereka berpaling. [Al
Maa'idah:75]

d. Kekuasaan Allah

Di Alkitab, Genesis 32:24-28 disebutkan Yakub
berkelahi melawan Allah sejak malam hingga fajar
menyingsing. Karena Allah tak dapat mengalahkan Yakub,
maka Allah memukul sendi pangkal paha Yakub dan
berkata bahwa Yakub telah melawan Allah dan Manusia
dan Yakub menang. Adakah ini artinya Allah kalah
melawan Yakub?:

Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang
laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar
menyingsing.
Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat
mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub,
sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia
bergulat dengan orang itu.
Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena
fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan
membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati
aku."
Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?"
Sahutnya: "Yakub."
Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan
lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul
melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."
[Genesis 32:24-28]

Dalam Injil Matius diceritakan bagaimana Tuhan Yesus
ditangkap, diludahi, dan dipukul oleh manusia:

27:27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa
Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh
pasukan berkumpul sekeliling Yesus.
28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan
jubah ungu kepada-Nya.
29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya
di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh
di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di
hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam,
hai Raja orang Yahudi!"
30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan
memukulkannya ke kepala-Nya.
31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan
jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula
pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke
luar untuk disalibkan.[Matius 27:27-31]

Dalam Islam disebut bahwa jangankan seorang Yakub.
Seluruh manusia pun Allah yang Maha Kuasa dapat
memusnahkan dengan mudah!

"Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu
dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan
kamu). Yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi
Allah." [Faathir:16-17]

"Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat. Jika
Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan
menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah
kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu
dari keturunan orang-orang lain. " [Al An'aam:133]

e. Kemandirian Tuhan

Dalam Injil Matius diceritakan bagaimana Yesus
mengeluh dengan suara nyaring: "Allah-Ku, Allah-Ku,
mengapa Engkau meninggalkan Aku?:

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara
nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya:
Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
[Matius 27:46]

Dalam Al Qur'an dijelaskan Allah bukanlah orang yang
hina yang perlu penolong:

Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak
mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam
kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan
penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang
sebesar-besarnya. " [Al Israa':111]

f. Sifat Maha Tahu Tuhan

Dalam Alkitab, Injil Markus 11:12-13 diceritakan Tuhan
Yesus yang merasa lapar ternyata tidak tahu kalau
pohon Ara tidak berbuah karena memang bukan musimnya:

11:12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas
murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. 13
Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun.
Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat
apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ,
Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab
memang bukan musim buah ara. [Markus 11:12-13]
Dalam Islam, disebut bahwa Allah itu Maha Tahu. Bahkan
tak ada sehelai daun pun yang jatuh ke bumi tanpa
diketahuiNya:

"Dan pada sisi Allah-lah kunci semua yang ghaib;
tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan
Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan
tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia
mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun
dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah
atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang
nyata (Lauh Mahfudz)" [Al An'aam:59]

g. Tidurkah Tuhan?

Dalam Injil Matius 8:24 diceritakan Yesus tidur:

Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau
itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi
Yesus tidur. [Matius 8:24]

Menurut Islam, Tuhan Maha Kuasa. Tidak pernah
mengantuk dan juga tidak pernah tidur:

"Allah, tidak ada Tuhan selain Dia Yang Hidup kekal
lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya; tidak
mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di
langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at
di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa
yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan
mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah
melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah
meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat
memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha
Besar." [Al Baqarah:255]

h. Larangan Membuat Patung

Dalam 10 Perintah Tuhan di Exodus 20:4-5 Allah
melarang manusia membuat patung apa pun:

20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai
apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di
bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah
bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau
beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah
Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa
kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan
keempat dari orang-orang yang membenci Aku [Exodus
20:4-5]

Namun saat ini ummat Kristen membuat banyak patung
Yesus dan Bunda Maria yang ditaruh di berbagai tempat
terutama di Gereja.

Dalam Islam dilarang membuat patung apalagi menaruhnya
di tempat ibadah.

Aisyah r.a. berkata, "Ketika Nabi sakit, ada sebagian
di antara istri beliau menyebut-nyebut perihal gereja
yang pernah mereka lihat di negeri Habasyah yang
diberi nama gereja Mariyah. Ummu Salamah dan Ummu
Habibah pernah datang ke negeri Habasyah. Kemudian
mereka menceritakan keindahannya dan beberapa patung
yang ada di gereja itu. Setelah mendengar uraian itu,
beliau mengangkat kepalanya, lalu bersabda,
"Sesungguhnya mereka itu, jika ada orang yang saleh di
antara mereka meninggal dunia, mereka mendirikan
tempat ibadah di atas kuburnya. Lalu, mereka membuat
berbagai patung di dalam tempat ibadah itu. Mereka
adalah seburuk-buruk makhluk di sisi Allah pada hari
kiamat." [HR Bukhari]

i. Kitab Suci

Kitab Suci Yahudi meski juga dikutip sebagai
Perjanjian Lama oleh kaum Kristen tetap ada beberapa
perbedaan mendasar. Selain itu bahasa Kitab Suci
Yahudi sebagian besar bahasa Ibrani dengan sedikit
Aramaic. Sementara Perjanjian Lama Kristen dalam
bahasa Yunani kuno. Ada tambahan 7 buku yang aslinya
dalam bahasa Yunani di Perjanjian Lama Kristen.
Ada pun Injil yang resmi ada 4 versi yang berbeda.
Masing-masing ditulis oleh Markus, Mathius, Lukas, dan
Yohanes. Penulisan dilakukan sekitar tahun 70 hingga
100 Masehi sekitar 40 tahun setelah Yesus wafat
(diperkirakan tahun 29 M).

Sebagai contoh Lukas menulis Injil yang ditujukan
kepada seseorang yang disebut Teofilus:

1:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha
menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang
telah terjadi di antara kita, 2 seperti yang
disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula
adalah saksi mata dan pelayan Firman. 3 Karena itu,
setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan
seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan
untuk membukukannya dengan teratur bagimu, 4 supaya
engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang
diajarkan kepadamu sungguh benar. [Lukas 1:1-4]

Lukas kadang hanya mengira-ngira seperti Yesus umurnya
kira-kira 30 tahun ketika memulai pekerjaanNya serta
memakai kata "Anggapan Orang":

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur
kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang,
Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, [Lukas 3:23]

Jika bahasa Yesus adalah bahasa Aramaic, bahasa
Perjanjian Baru aslinya adalah bahasa Yunani.

Sebaliknya Al Qur'an hanya ada satu versi yang
dihafal oleh banyak orang dan masih murni dalam bahasa
Arab sesuai bahasa Nabi Muhammad. Kalau bukan dalam
bahasa Arab itu tak lebih dari terjemahan saja. Bukan
Al Qur'an:

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya Al Quran pada
malam kemuliaan" [Al Qadr:1]

"Kitab[ Al Quran ini tidak ada keraguan padanya;
petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" [Al Baqarah:2]

Al Qur'an diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad.
Oleh Nabi Muhammad disampaikan ke pengikutnya. Para
pengikutnya ada yang menghafal, ada pula yang menulis
di berbagai media (daun, tulang, kulit kambing/onta,
dsb). Oleh pengikutnya Abu Bakar kemudian Al Qur'an
dijadikan satu. Kemudian oleh sahabat Nabi Usman
dijadikan satu buku berikut diberi tanda tulisan
(panjang pendek, dsb) sehingga pengucapannya sesuai
dengan aturan Bahasa Arab yang standar.

j. Kewajiban Sunat Bagi Pria

Dalam ajaran Yahudi dan Islam, sunat bagi pria
diwajibkan. Ini sejalan dengan Alkitab:

GEN 17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu
pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta
keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu
harus disunat; 11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan
itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan
kamu. 12 Anak yang berumur delapan hari haruslah
disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu,
turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang
dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi
tidak termasuk keturunanmu.13 Orang yang lahir di
rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus
disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu
menjadi perjanjian yang kekal.
14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang
tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus
dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia
telah mengingkari perjanjian-Ku." [Genesis 17:10-14]

Orang yang tidak bersunat sama dengan najis (Isaiah)
karena air kencingnya tetap tersimpan di sela-sela
kulit kemaluan:

IS 52:1 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatanmu
seperti pakaian, hai Sion! Kenakanlah pakaian
kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab
tidak seorangpun yang tak bersunat atau yang najis
akan masuk lagi ke dalammu.

Namun orang-orang Kristen tidak melakukan itu karena
menurut Paulus dalam Perjanjian Baru hukum itu
dihapuskan (Meski di Genesis 17:13 dinyatakan itu
perjanjian yang kekal):

ROM 2:25 Sunat memang ada gunanya, jika engkau
mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar
hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya. 26
Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan
tuntutan-tuntutan hukum Taurat, tidakkah ia dianggap
sama dengan orang yang telah disunat?
27 Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi
yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu yang
mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang
melanggar hukum Taurat. 28 Sebab yang disebut Yahudi
bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut
sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara
lahiriah.
29 Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak
nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam
hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka
pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan
dari Allah.
3:1 Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan
apakah gunanya sunat? [Roman 2:25-29 – 3:1]

k. Larangan Memakan Daging Babi

Dalam ajaran Yahudi dan Islam diharamkan memakan
daging babi. Ini sesuai dengan Alkitab Levi dan
Deuteronomy 14:8:

LEV 11:7 Demikian juga babi hutan, karena memang
berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi
tidak memamah biak; haram itu bagimu. 8 Daging
binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan
bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu
bagimu. [Levi 11:7-8]

Dalam Al Qur'an juga dilarang:
"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu
bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang ketika
disembelih disebut nama selain Allah" [Al
Baqarah:173]

Tapi saat ini babi adalah makanan yang umum di
kalangan Kristen.

l. Dosa Asal / Warisan

Dalam Kristen dikenal doktrin Dosa Asal / Dosa Warisan
(Original Sin). Karena Adam telah berdosa memakan buah
terlarang, maka semua manusia keturunannya turut
berdosa. Untuk itulah Yesus turun guna menebus dosa
manusia.

Dalam Exodus 20:5 dijelaskan Allah membalas kesalahan
Bapa hingga kepada keturunannya:

"Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah
kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah
yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada
anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat
dari orang-orang yang membenci Aku" [Exodus 20:5]

Dalam Islam, setiap orang hanya memikul dosa
masing-masing:

"Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan
kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan
seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang
lain..." [Al An'aam:164]

m. Fitnah atas Nabi Luth (Lot)

Dalam Alkitab, Genesis 19:30-38 diceritakan bahwa Nabi
Luth (Lot) berzinah dengan kedua anak kandungnya
(Incest) sehingga punya anak dari mereka:

GEN 19:30 Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap
bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di
pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar,
maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.

31 Kata kakaknya kepada adiknya: "Ayah kita telah tua,
dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat
menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi.32
Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita
tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan
dari ayah kita."
33 Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum
anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur
dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui
ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.
34 Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada
adiknya: "Tadi malam aku telah tidur dengan ayah;
baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur;
masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita
menyambung keturunan dari ayah kita."
35 Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah
mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda
untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak
mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia
bangun.
36 Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah
mereka. 37 Yang lebih tua melahirkan seorang anak
laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab
yang sekarang. 38 Yang lebih mudapun melahirkan
seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah
bapa bani Amon yang sekarang." [Genesis 19:30-38]

Dalam Al Qur'an dijelaskan bahwa Luth adalah
benar-benar seorang Rasul yang bersih dari perbuatan
dosa seperti meminum anggur atau pun berzinah dengan
putrinya sendiri:

Sesungguhnya Luth benar-benar salah seorang rasul."
[Ash Shaaffaat:133]

Di Al Qur'an dijelaskan Allah melebihkan derajad
Nabi Luth di atas ummat manusia. Jadi kalau manusia
biasa mayoritas tidak berzinah dengan anak kandungnya,
apalagi seorang Nabi seperti Nabi Luth:
"dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing
Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya)"
[Al An'aam:86]

n. Fitnah atas Daud

Dalam Alkitab 2 Samuel 11:2-17 diceritakan bahwa Daud
(yang di Matius 1:1 disebut Bapak Moyang Yesus)
berzinah dengan istri Uria, Batsyeba. Setelah itu Daud
memerintahkan Yoab agar menempatkan Uria di baris
depan pertempuran kemudian mundur meninggalkan Uria
agar terbunuh oleh musuh:

2SAM 11:2 Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika
Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu
berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya
dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi;
perempuan itu sangat elok rupanya.
3 Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan
itu dan orang berkata: "Itu adalah Batsyeba binti
Eliam, isteri Uria orang Het itu."
4 Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia.
Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan
dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari
kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke
rumahnya." [2 Samuel 11:2-4]

Di Alkitab 2 Samuel 13:11-14 juga diceritakan bahwa
anak Daud, Amnon memperkosa adik kandungnya sendiri
Tamar:

2SAM 13:11 Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya
supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata
kepadanya: "Marilah tidur dengan aku, adikku."
12 Tetapi gadis itu berkata kepadanya: "Tidak kakakku,
jangan perkosa aku, sebab orang tidak berlaku seperti
itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu.
13 Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau
ini, engkau akan dianggap sebagai orang yang bebal di
Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja,
sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu."
14 Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya,
dan sebab ia lebih kuat dari padanya, diperkosanyalah
dia, lalu tidur dengan dia." [2 Samuel 13:11-14]

Dalam Al Qur'an fitnah atas Nabi Daud itu dibantah:

"Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil
dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian
itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui
batas." [Al Maa'idah:78]

o. Pelarangan Zina

Dalam menceritakan kisah perzinahan atau pelarangan
zina, Alkitab menjelaskannya secara rinci:

EZEK 23:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku:
2 "Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak
dari satu ibu.
3 Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada
masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada
keperawanannya dipegang-pegang.
4 Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah
Oholiba. Mereka Aku punya dan mereka melahirkan
anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama
mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah
Yerusalem.
5 Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat
berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur,
pahlawan-pahlawan perang, 6 berpakaian kain ungu tua,
bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda
yang ganteng, pasukan kuda.
7 Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya
orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan
semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan
berhala-berhalanya.
8 Ia tidak meninggalkan persundalannya yang
dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya
orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang
dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka
kepadanya.
9 Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan
kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada
siapa ia berahi.
10 Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki
dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan
pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di
antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan
atasnya.
11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia
lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi
dari kakaknya. 12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada
bupati-bupati dan penguasa-penguasan kepada
pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat
sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang
ganteng.
13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan
mereka berdua adalah sama.
14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat
laki-laki yang terukir pada dinding, gambar
orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam, 15
pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya
memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan
seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari
Kasdim, tanah kelahiran mereka.
16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi
kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke
tanah Kasdim.
17 Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat
tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan
mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia
meronta dari mereka.
18 Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan
terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya,
maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya,
seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.
19 Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya
sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia
bersundal di tanah Mesir. 20 Ia berahi kepada
kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat
keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.
21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu
orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah
susu kegadisanmu. [Ezekiel 23:1-21]

Dalam Kidung Agung (Song) gairah seks digambarkan
sebagai berikut:
SONG 7:2 Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak
kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum,
berpagar bunga-bunga bakung.
3 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak
kembar kijang. 4 Lehermu bagaikan menara gading,
matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang
Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon,
yang menghadap ke kota Damsyik.
5 Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah
lembayung; seorang raja tertawan dalam
kepang-kepangnya. 6 Betapa cantik, betapa jelita
engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.
7 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu
gugusannya. 8 Kataku: "Aku ingin memanjat pohon korma
itu dan memegang gugusan-gugusannya Kiranya buah
dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu
seperti buah apel." [Kidung Agung 7:2-8]

Dalam Islam larangan zina dinyatakan secara singkat
dengan tidak menimbulkan birahi bagi pembacanya
sehingga mereka tidak berkeinginan untuk bersetubuh
dengan istrinya, berzina dengan pacarnya, atau
melakukan onani:

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya
zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu
jalan yang buruk." [Al Israa':32]

Bahkan izin bersetubuh di malam bulan puasa pun
disampaikan dengan cara yang tidak vulgar:

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa
bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah
pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi
mereka." [Al Baqarah:187]

p. Hukum Qishash

Dalam Perjanjian Lama, Exodus 21:11-22:19 dijelaskan
tentang Hukum Qishash yaitu hukuman mati untuk
pembunuh, mata ganti mata, gigi ganti gigi:

"Siapa yang memukul seseorang, sehingga mati, pastilah
ia dihukum mati." [Exodus 21:12]
EX 21:24 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan
ganti tangan, kaki ganti kaki, 25 lecur ganti lecur,
luka ganti luka, bengkak ganti bengkak." [Exodus
21:24-25]

Namun pada Perjanjian Baru hukum itu dihapuskan dan
orang Kristen tidak mengikuti aturan itu lagi.

Dalam Al Qur'an hukum Qishash kembali ditegakkan:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh;
orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan
hamba, dan wanita dengan wanita..." [Al Baqarah:178]

Hukum Qishash diberlakukan agar orang berpikir panjang
sebelum membunuh orang lain. Seandainya dia membunuh
orang, maka dia dihukum mati sehingga tidak bisa
membunuh lagi. Dengan cara itu dunia jadi lebih aman
bagi orang-orang yang tidak berdosa (bukan pembunuh):

"Dan dalam qishaash ada jaminan kelangsungan hidup
bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu
bertakwa." [Al Baqarah:179]

q. Ular atau Iblis yang Menipu Adam dan Hawa?

Dalam Alkitab Genesis 3:1-19 diceritakan bahwa Ular
adalah binatang paling cerdik yang bisa bicara
sehingga bisa menipu manusia: Adam dan Hawa:

GEN 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari
segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN
Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu:
"Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini
jangan kamu makan buahnya, bukan?"
2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah
pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah
taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba
buah itu, nanti kamu mati."
4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu:
"Sekali-kali kamu tidak akan mati, 5 tetapi Allah
mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu
akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah,
tahu tentang yang baik dan yang jahat."
6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik
untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon
itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia
mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya
juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan
suaminyapun memakannya." [Genesis 3:1-6]

GEN 3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada
perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?"
Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku,
maka kumakan."
14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu:
"Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di
antara segala ternak dan di antara segala binatang
hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu
tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu." [Genesis
3:13-14]

Dalam Al Qur'an dijelaskan bahwa yang menggoda Adam
dan Hawa adalah Setan/Iblis:

Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga
itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami
berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh
bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di
bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang
ditentukan."[Al Baqarah:36]

Jika dalam ajaran Kristen Adam dan Hawa tetap berdosa
dan dosanya diturunkan kepada manusia sebagai Dosa
Asal / Dosa Warisan (Original Sin), dalam Islam
disebut setelah Adam dan Hawa minta ampun dan
bertobat, Allah segera mengampuni mereka dan tidak ada
dosa warisan yang diturunkan kepada anak cucu mereka:

"Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari
Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya
Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." [Al
Baqarah:37]

Ummat Yahudi menganggap mereka adalah bangsa pilihan.
Ummat Kristen beranggapan tidak ada keselamatan bagi
orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan sehingga
mereka mengirimkan banyak misionaris/penginjil untuk
"menggarami" / mengkristenkan penduduk dunia.
Islam sendiri menyatakan hanya Islam agama yang
diridhai Allah:

"Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah
hanyalah Islam." [Ali 'Imran:19]

"Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka
sekali-kali tidak akan diterima agama itu, dan dia di
akhirat termasuk orang-orang yang rugi." [Ali
'Imran:85]

Itulah beberapa perbedaan antara agama Yahudi,
Kristen, dan Islam. Meski masih banyak lagi
perbedaannya, namun ummat Islam dianjurkan untuk
berhubungan sosial dengan baik selama mereka tidak
menyerang/memusuhi ummat Islam. Meski dalam agama tak
ada paksaan dalam beragama, namun ummat Islam tidak
boleh mencampur-adukkan masalah aqidah/agama. Untukmu
agamamu dan untukku agamaku. Demikian ajaran agama
kita.

===


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini