Kamis, 11 Februari 2021

Seharusnya Kau Di Sini




Seharusnya kau di sini, Sayangku
Menemaniku di kala sepi,
Bercerita tentang bintang dan rembulan,
Tentang cinta dan kasih kita.

Seharusnya kau di sini, Sayangku,
Ada keindahan yang harus ku ceritakan,
Sambil memandangi burung-burung camar yang beterbangan.

Senja ini sunyi, sayangku
Sesunyi hati ini tiada hadirmu di sisiku,
nyanyian gerimis mengiris kalbu,
menambah cerita panjang tentang cinta berbalut rindu.

Kemarilah Sayangku,
Ada keresahan yang harus ku ceritakan,
Perjalanan ini kapankah berujung,
Aku lelah dan hampir menyerah kalah.

Jangan diam wahai Sayangku,
Segeralah beranjak menggapai tanganku,
Senja ini kan berganti malam,
Seperti bergantinya rinduku menjadi tangisan nelangsa.

Seharusnya kau di sini, Sayangku,
Aku ingin kau tau betapa cintanya aku padamu,
Perih ini bukan rasa yang indah untuk dikisahkan,
Bukan nostalgia mengenang ketika berbulan madu.

Kemarilah Sayangku,
Ada cinta di dadaku,
Bercampur perih dan pilu,
Mencintai itu perih,
Mencintai itu pilu.

==========================

Tangerang, 11 Fabruari 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar