Selasa, 22 Desember 2020

Tegar



Kenapa harus kalah dengan kejamnya kehidupan…
Kenapa harus mengalah pada ketidakpastian….
Kenapa harus terkalahkan oleh ketersendirian….

Wahai jiwa yang tersisih,
seperti langit jingga ditinggal sang mentari.
Wahai malam yang kan berganti pagi,
dijemput embun menitik turun ke bumi….

Bangkit dan bernyanyilah
seperti nyanyian camar di tengah samudra.
Berdiri dan berlarilah
seperti kijang kencana meraut hujanan cakra,
kaulah pejuang
kaulah pahlawan
kaulah intan
kaulah mutiara
di tengah lautan kehidupan.

================

Muhammad Saroji, 09 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar