Selasa, 22 Desember 2020

Seharusnya Aku Tak Di Sini




Dari Balik Jendela,

Pagi itu ku lihat dirimu duduk termangu,

melamun seorang diri,
binar nanar bola matamu,
berkaca-kaca.

Ku hampiri dirimu,
menyapa meski basa-basi,
tapi kau melenguh
berdiri dan berpaling,
……aku protes kepadamu,
mengapa kau hukum aku seperti ini….

Aku,
yang tak mengerti kehendakmu,
maafkan,
yang tak memahami kekecewaanmu

Kekasihku
bukankah cinta itu suci ?,
tapi tak secuilpun hatimu kumiliki

Kekasihku,
tak sepantasnya aku duduk di sini,
menunggumu hingga akhir hayat nanti.

================

Muhammad Saroji, 14 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar