Sabtu, 17 Oktober 2020

Perbedaan Orang Berakal dan Orang Yang Bodoh




قال ابْنُ السَّمَّاكِ رحمه الله :

Berkata Ibnu Sammak R.a

هِمَّةُ العَاقِلِ فِي النَّجَاةِ وَالهَرَبِ

Semangatnya orang yang berakal, adalah selalu memikirkan bagaimana dia akan selamat dan lari menjauh dari adzab-Nya

وَهِمَّةُ الأَحْمَقِ فِي اللَّهْوِ وَالطَّرَبِ

Dan semangatnya orang bodoh adalah selalu lupa kepada-Nya dan hanya ingin bersenang-senang

عَجَباً لِعَيْنٍ تَلَذُّ بِالرُّقَادِ

Sungguh mengherankan, terhadap sepasang mata yang selalu merasa nikmat ketika tidur.

وَمَلَكُ المَوْتِ مَعَهَا عَلَى الوِسَادِ

Sedangkan malaikat maut bersamanya diatas bantalnya

أَفَلاَ مُنْتَبِهٌ مِنْ نَوْمَتِهِ

Apakah dia tidak akan bangun dari tidurnya ?

أَوْ مُسْتِيْقظٌ مِنْ غَفْلَتِهِ

Atau bangkit dari kelalaiannya ?

وَمُفِيْقٌ مِنْ سَكْرَتِهِ

Dan sadar dari mabuknya

وَخَائِفٌ مِنْ صَرْعَتِهِ..

Dan khawatir dengan keadaannya sekarang ini

📚 سير أعلام النبلاء

Tidak ada komentar:

Posting Komentar