Senin, 05 Oktober 2020

Hinanya Cinta Dunia





Rasulullah ﷺ bersabda :

إِنَّ الدُّنْيَا خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ ، وَإِنَّ اللَّهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا ، فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ. رواه مسلم

"Dunia bagaikan sesuatu yang manis dan hijau, dan sesungguhnya Allah menjadikan kalian berkuasa didalamnya, maka perhatikanlah apa yang kalian perbuat, berhati-hatilah terhadap dunia, dan waspadailah para wanita."{ HR. Muslim }

فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُبْسَطَ الدُّنْيَا عَلَيْكُمْ كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ. رواه مسلم

"Demi Allah bukanlah kemiskinan yang aku takutkan atas kalian, sesungguhnya aku takut dibentangkannya dunia bagi kalian sebagaimana telah dibentangkan bagi orang-orang sebelum kalian, kalian saling berlomba didalamnya sebagaimana mereka berlomba untuk mendapatkannya, hingga dunia membinasakan kalian sebagaimana ia membinasakan mereka.” { HR. Muslim }

إنَّ مِمَّا أخافُ عليكم مِن بعدي ما يُفتَحُ عليكم مِن زهرةِ الدُّنيا وزينتِه. متفق عليه

“Sesungguhnya yang aku takutkan atas kalian sepeninggalku adalah ketika ditampakkan kepada kalian keindahan kehidupan dunia, dan kemewahannya.” { Muttafaqun 'Alaih }

مَنْ أَحَبَّ دُنْيَاهُ أَضَرَّ بِآخِرَتِهِ ، وَمَنْ أَحَبَّ آخِرَتَهُ أَضَرَّ بِدُنْيَاهُ ، فَآثِرُوا مَا يَبْقَى عَلَى مَا يَفْنَى . أخرجه الحاكم

“Barangsiapa yang mencintai akhirat-nya niscaya ia mengorbankan dunianya, dan barangsiapa yang mencintai dunianya niscaya ia mengorbankan akhiratnya, maka utamakanlah sesuatu yang kekal (akhirat) daripada yang bakal sirna(dunia).” { HR. Hakim }

حُلْوَةُ الدُّنْيَا مُرَّةُ الْآخِرَةِ ، وَمُرَّةُ الدُّنْيَا حُلْوَةُ الْآخِرَةِ. رواه أحمد

“Pahitnya dunia adalah manisnya akhirat, dan manisnya dunia adalah pahitnya akhirat." { HR. Ahmad }

الْأَكْثَرِينَ هُمْ الْأَقَلُّونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا مَنْ قَالَ هَكَذَا وَهَكَذَا وَهَكَذَا . رواه مسلم

Orang-orang yang kaya di dunia mereka adalah orang-orang yang miskin di hari kiamat kecuali orang yang berpesan: Keluarkan ini sekian, keluarkan itu sekian.” { HR. Muslim }

مَنْ كَانَتْ نِيَّتُهُ الْآخِرَةَ جَعَلَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى الْغِنَى فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَنَزَعَ الْفَقْرَ مِنْ بَيْنِ عَيْنَيْهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ فَلَا يُصْبِحُ إِلَّا غَنِيًّا ، وَلَا يُمْسِي إِلَّا غَنِيًّا . وَمَنْ كَانَتْ نِيَّتُهُ الدُّنْيَا جَعَلَ اللَّهُ الْفَقْرَ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ، فَلَا يُصْبِحُ إِلَّا فَقِيرًا وَلَا يُمْسِي إِلَّا فَقِيرًا . وَرَوَاهُ الطَّبَرَانِيُّ

“Barangsiapa yang niatnya untuk akhirat, pastilah Allah menjadikan kepuasan di hatinya, mengurus segala urusannya, dan mencabut kefakiran darinya, dan didatangkan dunia untuknya secara paksa, dan tidak lewat kepadanya waktu pagi kecuali dia dalam keadaan kaya, dan waktu sore kecuali dia dalam keadaan kaya. Dan barangsiapa yang niatnya ditujukan untuk dunia, pastilah Allah menjadikan kemiskinan selalu berada di depan matanya, dan tidak lewat kepadanya waktu pagi kecuali dia dalam keadaan miskin, dan waktu sore kecuali dia dalam keadaan miskin. .”{ HR. Thabrani }

ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ ، وَازْهَدْ فِيمَا عِنْدَ النَّاسِ يُحِبَّكَ النَّاسُ. رواه ابن ماجه

"Tinggalkan kemewahan dunia, Allah akan mencintaimu, dan tinggalkan (serakah) pada sesuatu yang dimiliki manusia, engkau akan dicintai manusia.”{ HR. Ibn Majah }


الدُّنْيَا دَارُ مَنْ لا دَارَ لَهُ ، وَمَالُ مَنْ لا مَالَ لَهُ ، فَلَهَا يَجْمَعُ مَنْ لا عَقْلَ لَهُ وعليها يحزن من لا علم له وعليها يحسد من لا فقه له وبها يفرح من لا يقين له. رواه أحمد

"Dunia adalah tempat tinggal bagi orang yang tidak memiliki tempat tinggal, & harta bagi orang yang tak memiliki harta, orang yang mengumpulkannya adalah orang yang tak memiliki akal, orang yang bersedih atasnya adalah orang yang tidak memiliki ilmu, orang yang iri atas barang duniawi adalah orang yang tidak memiliki pemahaman, & orang yang gembira terhadap nya adalah orang yang tidak memiliki keyakinan."{ HR. Ahmad } (FM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar