Rabu, 26 Agustus 2020

14 Makanan Penurun Asam Urat yang Baik Dikonsumsi



    Ilustrasi strawberry.

Forum Muslim – Gout atau sering disebut penyakit asam urat adalah suatu penyakit akibat metabolisme purin yang tidak normal.

Sesuai namanya, penyakit asam urat ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah.

Kondisi itu biasanya akan diikuti juga dengan terbentuknya tofus atau endapan kristal urat di persendian, yang dapat menyebabkan peradangan sendi terutama pada jari jari, pergelangan kaki, tangan, dan lutut.

Jika kadar asam urat dalam darah tak juga dikendalikan, serangan penyakit asam urat berupa rasa nyeri dapat kambuh sewaktu, sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Maka dari itu, penting bagi para penderita penyakit gout untuk dapat mengontrol kadar asam urat dalam darah demi kesehatan.

Diet berupa konsumsi makanan penurun asam urat bisa menjadi pilihan untuk meredakan keluhan.

Berikut ini adalah ragam makanan penurun asam urat yang layak dicoba:

1. Buah ceri

Melansir Medical News Today, penelitian awal menunjukkan bahwa ceri dapat mengurangi risiko serangan asam urat, terutama pada orang dengan riwayat penyakit ini sebelumnya.

Sebuah studi pada 2012 terhadap 633 orang dengan asam urat menemukan bahwa makan ceri selama 2 hari dapat menurunkan risiko serangan asam urat sebesar 35 persen dibandingkan dengan tidak makan ceri.

Efek ini bertahan bahkan ketika peneliti mengontrol faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, konsumsi alkohol, dan penggunaan diuretik atau obat anti asam urat.

Di antara orang-orang yang juga menggunakan allopurinol, obat anti-asam urat, kombinasi obat dan ceri bisa menurunkan risiko serangan sebesar 75 persen.

Ceri dapat dimanfaatkan sebagai makanan untuk menurunkan asam urat karena memiliki zat anti-inflamasi, yakni antosianin yang bisa membantu mengurangi kadar asam urat.

Ceri juga dapat mencegah asam urat mengkristal dan mengendap di persendian.

Ceri bahkan mampu menetralkan asam dan membantu mencegah peradangan dan nyeri.

2. Buah apel

Buah apel juga bisa menjadi makanan penurun asam urat.

Melansir India Times, apel mengandung asam malat yang dapat menetralkan asam urat dalam aliran darah.

Maka dari itu, konsumsi apel secara rutin diyakini dapat memberikan kelegaan bagi siapa saja yang menderita kondisi asam urat tinggi.

3. Cuka apel

Asupan cuka apel juga bermanfaat bagi penderita asam urat tinggi.

Untuk memanfaatkannya, Anda bisa menambahkan 3 sendok teh cuka apel ke 1 gelas air.

Anda bisa meminumnya 2-3 kali setiap hari.

Minum cuka apel dapat membantu dalam mengobati kondisi asam urat tinggi.

4. Buah beri

Buah beri, terutama stroberi dan blueberry bisa menjadi buah penurun asam urat yang baik dikonsumsi secara rutin.

Buah ini terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengendalikan peradangan (inflamasi) pada sendi serta mencegah tingginya kadar asam urat dalam darah.

5. Jeruk nipis

Karena jus jeruk nipis mengandung asam sitrat, pelarut asam urat, menambahkannya ke dalam makanan harian Anda akan membantu mencegah maupun menekan kadar asam urat tinggi.

Peras buah jeruk nipis dalam segelas air dan minumlah setiap hari.

6. Makanan sumber vitamin C

Memasukkan makanan yang mengandung vitamin C tinggi adalah cara lain untuk menjaga kadar asam urat.

Makanan ini dapat bermanfaat untuk menghancurkan asam urat dan mengeluarkannya dari tubuh.

Beberapa makanan tinggi vitamin C yang baik dikonsumsi, antara lain yakni:

  • Kiwi
  • Jambu biji
  • Jeruk
  • Lemon
  • Tomat
  • Sayuran berdaun hijau

7. Minyak zaitun

Jika Anda memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah, mulai sekarang masak makanan Anda dengan minyak zaitun.

Minyak zaitun adalah awal yang sehat karena mengandung antioksidan dan memliki sifat anti-inflamasi.

Minyak zaitun juga mengandung asam lemak tak jenuh yang bisa membantu tubuh menurunkan kadar asam urat terlalu tinggi.

8. Kacang pinto dan kuaci

Kacang pinto mengandung asam folat yang dapat membantu tubuh menurunkan asam urat secara alami.

Anda juga bisa mengonsumsi biji bunga matahari (kuaci) dan lentil untuk mengurangi risiko tingginya kadar asam urat dalam darah.

9. Makanan tinggi serat

Menambahkan makanan tinggi serat dalam menu makanan sehari-hari dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Asupan serat dalam makanan dapat menyerap asam urat dari aliran darah dan membantu menghilangkan asam urat berlebih dari tubuh melalui ginjal.

Jika Anda telah didiagnosis dengan asam urat tinggi, perbanyak konsumsi serat larut makanan seperti gandum, apel, jeruk, brokoli, pir, stroberi, blueberry, mentimun, seledri, hingga pepaya.

10. Pisang

Pisang terbukti kaya akan mineral potasium, antioksidan, dan vitamin C yang dapat membantu tubuh menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Jadi, perbanyak konsumsi pisang demi kesehatan.

11. Teh hijau

Cara mengobati asam urat tinggi lainnya adalah dengan mengonsumsi teh hijau setiap hari.

Teh hijau memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu tubuh dalam mengendalikan hiperurisemia atau kadar asam urat yang tinggi.

Kandungan antioksidan dalam teh hijau yang tinggi juga bisa berguna untuk membantu mekanisme pengeluaran racun dan zat berbahaya dari tubuh.

12. Tomat, Mentimun, dan brokoli

Makan tomat, mentimun, atau brokoli sebelum Anda mulai makan dapat menjadi cara terbaik untuk mencegah pembentukan asam urat tinggi dalam darah.

Sifat basa dari ketiga makanan ini bisa membantu tubuh menjaga atau mengontrol kadar asam urat dalam aliran darah.

13. Ikan salmon

Ikan salmon baik dikonsumsi oleh para penderita asam urat karena mengandung asam lemak omega 3 tinggi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan.

Penderita asam urat dianjurkan untuk tidak memilih ikan tinggi omega 3 lain, seperti ikan herring, ikan sarden, atau ikan makarel karena ikan-ikan tersebut disisi lain termasuk makanan yang mengandung purin tinggi.

14. Air putih

Jika Anda memiliki kadar asam urat tinggi, cobalah untuk perbanyak konsumsi air putih setiap hari.

Melanir Health Line, air putih dapat membantu membuang racun dari tubuh termasuk kelebihan asam urat.

Jadi, minumlah minimal 8-9 gelas air setiap hari. (Sumber : Kompas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar