Selasa, 12 Mei 2020

Waktu Terbaik Untuk Hamba

Ilustrasi - File Pribadi


  خَيْرُ اَوقاَتِكَ وَقْتٌ تَشْهَدُ فيهِ وُجُودُ فاَقَتِكَ وَتُرَدُّ فيِهِ اِلٰى وُجُودِ ذِلَّتِكَ 

" Sebaik-baik waktu dalam hidupmu, ialah saat-saat di mana engkau merasa dan mengkui kefakiran / kebutuhanmu, dan kembali pada adanya kerendahan dirimu."

Sebaik-baik waktu dalam masa hidupmu, ialah saat ingat kepada الله dan putus hubungan dengan segala suatu selainNya. Yaitu di saat merasakan benar-benar kebutuhanmu kepada الله, sedang segala sesuatu yang lainnya tidak dapat menolong meringankan kebutuhanmu. Dan tidak ada pengharapan selain padaالله. Maka pada saat itu murnilah pengertian tauhidmu kepada الله.

 Diceritakan: Syeih 'Ato' as-sulamy itu selama tuju hari tidak merasakan makanan sama sekali dan dia tidak bisa berbuat apa-apa, tapi dalam kondisi seperti itu hati beliau tambah senang, dan berkata (berdo'a): Ya Tuhanku, jika Engkau tidak memberi makanan kepadaku tiga hari lagi tentu aku akan sholat seribu rokaat.

  Syeih Fathul-Mushily pada satu malam pulang ke rumahnya, dan di rumahnya tidak ada makanan, tidak ada lampu, tidak ada kayu bakar. Lalu dia memuji kepada الله dengan munajatnya: Ya Tuhanku, sebab apa aku Engkau tempatkan pada tempatnya para kekasihMu? . 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar