Minggu, 12 April 2020

Kedudukan Hamba Di Sisi Allah





اِذاَ اَردتَ اَنْ تَعْرِفَ قدرَكَ عِندهُ فاَنْظُرْ ماَذاَ يُقِيمكَ فيهِ

''Jika engkau ingin mengetahui kedudukanmu di sisi الله, maka perhatikan di dalam bagian apa الله menempatkan engkau.''

Hikmah ini bisa diartikan dua kedudukan.
1. Awam (umum) yaitu: apabila engkau termasuk golongan orang yang beruntung dan diterima, الله akan menjalankan kamu pada apa-apa yang selalu menjadikan الله Ridho seperti selalu taat dan ibadah.dan apabila kamu termasuk ahli celaka , maka الله akan menjalankan kamu pada perkara yang menjadikan murkanya الله.
2. Khosh yaitu: jika kamu ingin mengetahui kedudukan kamu disisi الله, maka lihatlah kedudukan الله di hatimu.
رَسُول اللهﷺ bersabda:
''Barangsiapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi الله, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan الله dalam hatinya. Maka sesungguhnya الله mendudukkan hamba-Nya, sebagaimana hamba itu mendudukkan الله dalam hatinya.''

Syeikh Fudhail bin Iyadh رضي الله عنه berkata:
''Sesungguhnya seorang hamba dapat melakukan taat ibadah kepada Tuhan itu menurut kedudukannya di sisi Tuhan, atau perasaan imannya terhadap Tuhan, atau kedudukan Tuhan di dalam hatinya.''

Wahb bin Munabbih berkata:
''Aku telah memabaca dalam kitab-kitab الله yang dahulu الله berfirman:
''Wahai anak Adam, taatilah perintah-Ku dan jangan engkau beritahukan kepada-Ku apa kebutuhan yang baik bagimu. [Yakni engkau jangan mengajari kepada-Ku apa yang baik bagimu].'' Sesungguhnya Aku [الله] telah mengetahui kepentingan hamba-Ku, Aku memuliakan siapa yang taat pada perintah-Ku, dan menghina siapa yang meninggalkan perintah-Ku, Aku tidak menghiraukan kepentingan hamba-Ku, sehingga hamba-Ku memperhatikan hak-Ku [yakni kewajibannya terhadap Aku].

Sumber : https://telegram.me/kitabhikam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar