Kamis, 09 April 2020

Al Karim Tumpuan Segala Hajat




لاَ تتَعدَّ نيَّةُ هِمَّتَكَ اِلىَ غيرِهِ فاَلْكَريْمُ لاَتتخـَطـَّاهُ الاَماَلُ

"Jangan melampaui/melanggar niat dan tujuanmu [hasrat dan harapanmu] kepada lain-Nya. Maka Tuhan yang maha pemurah itu tidak dapat dilampaui oleh sesuatu harapan (angan-angan) hamba.''

Sebaiknya bagi orang yang mengharapkan berhasil hajatnya, jangan meminta kapada selain الله (makhluk), karena itu bertentangan dengan sifat ‘ubudiyyah. Itu kalau permintaan itu disandarkan/bergantung pada makhluk, dan lupa pada الله ketika berdo’a. apabila permintaan pada makhluk (manusia) menjadi perantara untuk meminta kepada الله, dan selalu memandang الله-lah dzat yang memberi. Permintaan seperti ini masih diperbolehkan.

Perasaan yang luhur enggan membuka kebutuhan [hajat] -nya kepada orang yang tidak dermawan, dan tidak ada yang dermawan pada hakikat yang sebenarnya kecuali الله تعالى.

Syeikh Junaid al-Baghdadi berkata: ''Dermawan [Al-Karim] itu ialah yang memberi kebutuhan seseorang sebelum diminta.'"

Ada pula berpendapat: ''Dermawan [Al-Karim] ialah yang tidak pernah mengecewakan harapan orang yang berharap.''

Dermawan [Al-Karim] yaitu apabila berkuasa mema'afkan, dan bila berjanji menepati, dan bila memberi lebih memuaskan dari harapan, dan tidak memperdulikan tentang berapa banyak pemberiaannya, dan kepada siapa yang ia berikannya.


Al-karim adalah salah satu dari Asma’ul husna. Asma’ ini memberi pengertian yang istimewa tentang الله.

Al-karim berarti:

1. الله Maha pemurah.
2. الله memberi tanpa diminta.
3. الله memberi sebelum diminta.
4.  الله memberi apabila diminta.
5.   الله memberi bukan karena permintaan tetapi cukup sekedar harapan, cita-cita dan angan-angan hamba-hamba-Nya. الله tidak mengecewakan harapan hambanya.
6.   الله memberi lebih baik daripada apa yang diminta dan diharapkan oleh para hamba-Nya.
7.   الله Yang Maha Pemurah tidak dikira berapa banyak yang diberikan-Nya dan kepada siapa Dia memberi.
8.   Paling penting, demi kebaikan hamba-Nya sendiri, الله memberi dengan bijaksana, dengan cara yang paling baik, masa yang paling sesuai dan paling bermanafaat kepada si hamba yang menerimanya.

Sekiranya para hamba mengenali Al-Karim niscaya permintaan, harapan dan angan-angannya tidak tertuju kepada yang lain melainkan kepada-Nya. 

Sumber : https://telegram.me/kitabhikam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar