Minggu, 02 Februari 2020

Kisah-Kisah Keberkahan Maulid Nabi SAW

1. KAMBING YANG TUNDUK DAN HORMAT KETIKA NAMA NABI DISEBUT

Awalnya Maulid Nabi di Kanzus Shalawat diadakan setiap Jumat Kliwon. Waktu itu pengajian Jumat Kliwon belum seramai saat ini dan belum ada Gedung Kanzus Shalawat. Menurut KH Zakaria Anshar (santri senior Habib Luthfi yang mulai ngaji sejak 1985 sebelum masuk ke pesantren Al-Anwar Sarang asuhan KH Maimun Zubair), Habib Luthfi sudah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Saw. sejak tinggal di Noyontaan Gang 7, tepat di belakang Gedung Kanzus Shalawat sekarang, sebelum pindah ke Gang 11.

Menurut Kiai Zakaria, Habib Luthfi telah menyelenggarakan Maulid Nabi di kediamannya jauh sebelum tahun itu.

Ada cerita menarik pada saat Maulana Habib Luthfi mengadakan Maulid Nabi di Gang 7, jauh sebelum Gedung Kanzus Shalawat berdiri, dan sebelum pindah ke Gang 11. Bapak Abidin (Habib Luthfi memanggilnya Din Towil) saksi mata mengisahkan kepada penulis.

Pada Maulid perdana Habib Luthfi hendak menyembelih seekor kambing. Kambing tersebut di pohon "jaran". Saat tiba waktu disembelih, Mbah Jufri (teman seperguruan Habib Luthfi pada saat ngaji di KH. Abdul Fatah Jenggot Pekalongan) yang ditugaskan mengambil kambing terkejut, karena saat ditarik kambing itu lari.

Habib Luthfi bin Yahya hanya tertawa sambil berkata, "Wedus gawe ngurmati Kanjeng Nabi, kok mlayu (Kambing untuk menghormati Nabi kok malah kabur)."

Tak lama setelah Habib Luthfi berkata demikian kambing itu menghampiri Habib Luthfi dan menjatuhkan diri di hadapan beliau. Kambing itu lalu disembelih sendiri oleh Habib Luthfi bin Yahya tanpa perlu bantuan orang.

2. RUMAH BERSIH DARI GANGGUAN JIN BERKAT DIBACAKAN MAULID
 
Suatu waktu tepatnya di Solo, ketika sebuah rumah tua akan dijual oleh pemiliknya namun terlalu banyak jin jahat yang menghuni di dalamnya. Siapa pun yang memasukinya maka akan kesurupan. Dan ada satu kamar yang berisi gamelan dsb., siapa yang berani memasukinya maka nyawalah yang menjadi taruhannya.

Akhirnya si pemilik rumah tersebut sowan ke kediaman al-Habib Anis al-Habsyi di Masjid Riyadh Solo. Setelah diceritakan kronologi permasalahannya, maka al-Habib Anis al-Habsyi Solo bersedia untuk memberikan pertolongan kepadanya mengusir jin-jin jahat yang ada di rumah tua itu.

Bersama pemilik rumah, bergegaslah al-Habib Anis dan rombongan menuju rumah yang dimaksud. Sesampainya di rumah tua itu, al-Habib Anis memerintahkan sang pemilik rumah untuk membuka semua pintu dan jendela. Lalu al-Habib Anis masuk bersama-sama sambil bershalawat pada Nabi Saw.

Sesampainya di hadapan kamar yang dianggap paling berbahaya itu, dibacakanlah maulid Nabi Saw. Saat Asyraqal (berdiri untuk Mahallul Qiyam) tiba, terdengarlah suara hiruk pikuk dari dalam kamar itu sedang pintunya terbuka dan terdengar suara menjerit-jerit seonggok makhluk tak terlihat keluar dari dalamnya. Maka setelah itu rumah pun menjadi aman.

3. BERKAH MAULID SEORANG PEMUDA BEBAS DARI HUKUMAN QISHASH

Dinukil dari kitab Ianatuth Tholibin, sebuah kisah pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan, Syahdan ada seorang pemuda yang berperawakan menawan di kota Syam. Dia mempunyai kebiasaan menunggang kuda.
Suatu ketika dia berada di punggung kudanya dan tiba² kuda yang di tungganginya lari dengan kencang, kuda tersebut membawanya lari melewati jalan² sempit di kota Syam, dia tidak mampu menghentikan kudanya, dan terus berlari menuju kearah pintu gerbang khalifah, dan berpapasan dengan putra sang khalifah, sang putra tersebut tidak mampu menghidari laju kuda dan akhirnya tertabraklah dia oleh kuda tersebut. Sang putra khalifahpun terbunuh olehnya.
Dan berita kejadian itupun telah sampai ke telinga khalifah. Lalu sang khalifah menyuruh si pemuda itu ditangkap dan didatangkan kehadapannya.
Ketika pemuda itu hampir tiba di hadapan khalifah, dia berkata dalam hati, “Seandainya Allah ﷻ Menyelamatkanku dari peristiwa ini, maka aku akan menyelenggarakan walimah Maulid secara besar²an dan aku akan meminta dibacakan Maulid Nabi Muhammad ﷺ”.
Setelah pemuda itu sampai di hadapan khalifah, sang khalifah memandanginya, lalu khalifah tertawa, padahal sebelumnya dia terbakar api amarah. Kemudian sang khalifah bertanya, “Wahai pemuda apakah kau pandai ilmu sihir?”. “Tidak, demi Allah ﷻ wahai Amirul mukminin”, jawab si pemuda.
Khalifah berkata, “Aku telah memaafkanmu, tapi katakan padaku apa yang ada dihatimu?”. Aku berkata dalam hati, “Seandainya Allah ﷻ Menyelamatkanku dari kejadian yang dahsyat ini, maka aku akan mengadakan walimah besar²an untuk Maulid Nabi Muhammad ﷺ”. jawab si pemuda.
Sang Khalifah-pun kemudian berkata, “Baiklah aku lepaskan kamu dari hukuman ini dan ini seribu dinar untuk mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad ﷺ. Engkau telah terbebas dari darah anakku”.
Kemudian si pemuda itu beranjak pergi dari hadapan sang khalifah. Dia dimaafkan dari hukuman qishash dan dia mendapatkan seribu dinar dengan keberkahan Maulid Nabi Muhammad ﷺ.

4. SEORANG IBU MASUK SURGA KARENA ANAKNYA MERAYAKAN MAULID NABI ﷺ

Syekh Abdullah bin Isa al-Anshari bercerita :
 
كانت بجواري امرأة صالحة ولها ولد صالح فكانت فقيرة لا شيئ لها إلا دينارا واحدا من ثمن غزلها فماتت وكان ذلك الولد يقول: هذا من ثمن غزل أمي والله لا أصرفه إلا في أمر الآخرة

وخرج ذات يوم في حاجة له فمر بقوم يقرءون القرآن وعملوا مولد النبي صلى الله عليه وسلم في ربيع الأول فجلس عندهم وسمع ذلك ثم نام في ليلته فرأى في منامه كأن القيامة قد قامت وكأن مناديا ينادي : أين فلان بن فلان؟ يذكر جماعة. فساقهم إلى الجنة وذلك الشاب معهم. وقال المنادي : إن الله جعل لكم منكم قصرا في الجنة فدخل ذلك الشاب قصرا لم ير أحسن منه والحور العين فيه كثيرة وعلى أبوابه خدام وباقي القصور ألطف من القصر الذي دخل فيه فأراد الدخول فيه فلما هم بالدخول قال له الخدام: ليس هذا لك وإنما هو للذي عمل مولد رسول الله صلى الله عليه وسلم.

فلما أصبح ذلك الشاب صرف ذلك الدينار على مولد النبي صلى الله عليه وسلم فرحا برؤياه, وجمع الفقراء يذكرون الله  ويقرءون القرآن ومولده صلى الله عليه وسلم وقص على الجماعة رؤياه ففرحوه بذلك, ونذر أن لا يقطع مولد النبي صلى الله عليه وسلم ما دام حيا ثم نام فرأى أمه في المنام في هيئة حسنة وفي حلل من حلل الجنة ولها رائحة الجنة وقبل يدها وقبلت هي رأسه, وقالت: جزاك الله خيرا يا ولدي لقد أتاني ملك وأعطاني هذه الحلل فقال لها : من أين لك هذه الكرامة ؟ فقالت : لأنك قد صنعت بالدينار الذي ورثته مني مولد سيد الأولين والآخرين ، وهذا جزاء من عظم نبيه وعمل مولده. إهـ
[ترغيب المشتاقين شرح منظومة البرزنجي ص ٤]

Saya punya tetangga seorang wanita shalihah yg punya anak shaleh pula. Ia orang faqir yg tak punya apa-apa kecuali uang 1 dinar (setara emas 4,25 gr) dari hasil ia anyaman. Suatu hari wanita itu meninggal. Maka berkata anaknya tadi : Uang 1 dinar ini adalah jerih payah ibuku dari menganyam, demi Allah tidak akan aku belanjakan kecuali dalam hal ukhrawi.

Suatu hari keluarlah anak itu untuk suatu keperluan maka bertemulah ia dengan sekelompok orang yg membaca Al-Qur'an dan merayakan Maulid Nabi Muhammad ﷺ maka ia ikut duduk disitu dan mendengarkan (bacaan maulid hingga selesai). Setelah anak itu tidur menjelang larut malam ia bermimpi seakan-akan kiamat sudah terjadi. Ia mendengar ada orang memanggil-manggil : Dimana fulan bin fulan ? Suara itu menyebut sekelompok orang dan menggiringnya masuk ke surga termasuk didalamnya anak tadi. Kemudian terdengar suara : Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta'ala memberikan sebuah istana bagi masing-masing kalian di surga. Kemudian anak itu masuk sebuah istana yg sangat indah tiada tara yg penuh dengan bidadari dg para pelayan surga diberbagai yg siaga disetiap pintu. Tidak hanya itu, didalamnya ada banyak istana yg lebih kecil dari istana sebelumnya. Disaat anak itu mau masuk tiba tiba ada suara : Istana ini hanya bagi mereka yg mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad ﷺ.

Keesokan harinya anak itu membelanjakan uangnya yg 1 dinar untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad ﷺ karena bahagia dengan mimpi yg dialaminya semalam. Ia kumpulkan orang-orang fakir, mereka berdzikir, membaca Al-Qur'an dan Maulid Maulid Nabi Muhammad ﷺ. Ia menceritakan mimpinya pada jemaah yang hadir dan mereka bahagia mendengar cerita mimpi itu. Tidak hanya itu, si anak bernadzar akan selalu menggelar acara mau maulidan selama hidupnya. Setelah acara selesai anak itu tidur dan bermimpi bertemu Ibunda tercinta dengan dandanan yg sangat cantik dihiasi dengan perhiasan surga yg sangat indah.

Dari tubuh ibunya terdengar semerbak aroma surga. Ia cium tangan ibunya dan ibunya membalas dengan mencium kepalanya sambil berkata : Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberikan balasan yg terbaik anakku, telah datang kepadaku seorang malaikat dan memberiku semua perhiasan ini. Anak itu bertanya : Dari mana ibu mendapatkan keagungan ini ? Ibunya menjawab : Ina karena engkau merayakan maulid Baginda Rasulillah ﷺ dengan uang 1 dinar yg aku wariskan kepadamu. Ini adalah balasan bagi orang yg mengagungkan nabinya dan merayakan maulidnya. 

[Targhibul Musytaqin Syarah Nadham Maulid Barzanji, hal. 4]

5. SEMBUH BERKAT SIR MAULID SIMTUDDUROR

Dikisahkan Oleh kyai Ahmad Sa'idi bin kyai Sa'id Ra, 

Tatkala ada salah satu orang divonis meninggal tak punya harapan, kebingungan karena penyakit yg dideritanya.
Setelah di periksa dokter ternyata mengidap berbagai macam penyakit, kencing manis dan penyakit sebagainya. Ia pun hanya bisa terbaring di atas tempat tidur. Akhirnya hanya bisa pasrah kepada Allah SWT.
Kebetulan yg sakit tsb orang Sholeh,
Malamnya bermimpi duduk bersama para Auliyaillah satu majlis bersama mereka. Ada al qutb Al habib abu bakar Assegaf dan Para Auliya di zaman beliau hampir Berjubah dan pakai imamah wajahnya begitu indah. Orang tersebut hanya bisa menangis karena duduk bersama orang orang mulia.
Seketika itu ada salah satu dari Auliya tersebut menyuruh berdiri, dan orang tersebut ikut berdiri bercampur sedih terharu. Akhirnya datang sosok mulia yaitu Shohibul maulid simthuduror Al Habib ali bin Muhammad al Habsyi dan menggandeng tangan mulia Rasulullah saw. Di mimpi tersebut habib Ali Al Habsyi menyarankan untuk membaca maulidnya. Hanya deraian air mata karena merasa tak mungkin bertemu orang orang mulia Ahlillah.

Setelah terbangun orang tersebut ingat nasehat habib Ali Al Habsyi dalam mimpinya.

Akhir orang tersebut hanya maulid saja yg dibaca tiap habis sholat baca maulid, waktu luangnya di gunakan untuk baca maulid simthuduror.

Setelah waktunya untuk periksa ke dokter,
Sang dokter keheranan mustahil penyakit nya bisa hilang semua, tidak ada 1 pun penyakit nya. Dokter pun takjub, "Apa yg kau lakukan mustahil dari berbagai penyakit bisa hilang"

Sampai dokter tsb mengatakan, "Saya ini gurunya para dokter apa bila ada orang mau jadi dokter belajarnya sama saya"

Maka orang tsb menjawab, "Hanya dengan ini", sambil menunjukkan maulid simthuduror. Sang dokter keheranan setelah dokter melihat hanya tulisan Arab kebetulan dokter kurang pandai dlm hal huruf Hijaiyah.

Akhirnya sang dokter belajar tentang maulid simthuduror, sang dokter yg dulunya bukan ahli ibadah, berkat maulid sekarang jadi ahli ibadah, Sir maulid masuk ke dalam sanubari sang dokter.

Sungguh, jangan meremehkan majelis maulid yg di bacakan riwayat Rasulullah saw.

Dulu di zaman al habib Umar bin hud al Attas mengadakan perayaan maulid tidak ada cermah, baca maulid selesai langsung makan-makan.
Sampai ada yg mengatakan, "Ya habib kok tidak ada tausiahnya?" Dijawab beliau karena sir maulid sudah masuk ke tubuh mereka ( para jama'ah ).

Kata Abah Guru Sekumpul, "Siapa yang hadir majelis maulid mulai awal sampai akhir di manapun majelisnya, duduk di sebelah manapun, maka ia akan dapat barokah yang sangat luar biasa dan Rasulullah memberikan syafa'atnya kepadanya. dan ia termasuk golongan orang2 sholeh karena Rasulullah pasti hadir bila dibacakan maulid memuji Rasulullah saw."
Dan kata beliau lagi,,"Siapa yang hadir majelis maulid maka rezekinya akan bertambah dan panjang umur"

Berkata Imam As-Suyuthi,
Di dalam kitab Wasaail Fi Syarhis Syamaail.

Tidak ada satu rumah atau masjid dibacakan maulid Nabi Saw kecuali malaikat akan meliputi tempat tersebut & ALLAH akan menurunkan rohmatNya. Para malaikat akan mendoakan kebaikan atas mereka.
Dan tidak ada dari seorang mu'min, dibacakan di rumahnya maulid Nabi kecuali ALLAH akan mengangkat kesulitan, wabah penyakit, kebakaran, berbagai keburukan, berbagai musibah, berbagai penyakit, kebencian, kedengkian, pandangan mata manusia yang buruk, menjaga dari perampok atas orang-orang yang tinggal di dalam rumah tersebut.
Kalau-pun ALLAH menentukan meninggal dunia, ALLAH akan memudahkan mereka untuk menjawab pertanyaan malaikat Munkar Nakir. Dia akan berada disisi Tuhan-nya dalam keadaan yang mulia, itu semua mereka dapatkan karena dia menampakkan kecintaan & perasaan bahagia atas wujudnya Sayyidina Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
اللهم صل على سيدنا محمد واله وصحبه وسلم

Tidak ada komentar:

Posting Komentar