Kamis, 02 Agustus 2018

Matahariku

Lelah ku bersimpuh,
Tertunduk lesu di balik tirai yang kelabu,
Angin berisik hampir merusak jantungku,
Lelah ku menunggu secarik kertas darimu,
Kertas penuh untaian doa dan senandung rindu.

Kaulah matahariku,
Mata hatiku yang diam penuh cemburu,
Kaulah kata hatiku,
Mata hati cinta yang tak pernah bersatu.

Mekarlah bunga sekuntum,
Anak kecil berlarian mengejar kupu-kupu,
Mengapa baru kali ini ku tau,
Kaulah matahariku,
Mata hati cinta yang penuh rindu.



Dawuan - Karawang, 02-08-18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini