Kamis, 19 April 2018

Nyanyian Sumbang

Muhammad Saroji - File Pribadi


Aku kedinginan sekali Mama,
menggigil sampai ke ulu hati,
aku ingin memanggilmu untuk segera berlari kemari,
tapi lidahku kelu seakan mau mati,
aku tak tau orang~orang berlarian kesana kemari,
tak memperdulikan keluhanku di pembaringan ini.


Aku lelah sekali Mama,
ingin menangis dan  bersimpuh di pangkuanmu,
aku ingin kau tau Mama,
ada butir hangat mengalir di pelupuk mata,
aku ingin tegar sepertimu Mama,
menikmati keterpurukan dengan sepenggal doa.


Senja dan gerimis turun perlahan,
daun~daun kering luruh berguguran,
aku tidak seperti batu karang Mama,
yang tetap tegar diterjang angin dan gelombang,
lantunan doaku seperti nyanyian sumbang,
tak kuasa mengetuk pintu langit dalam kegelapan.


Aku hanya diam membisu, Mama,
seribu keinginan tercekat,
satu permintaan tak dapat ditunaikan,
hidup seperti merangkai kata~kata,
antara suka dan duka,
dendam atau kerinduan.



Cipali / Cikamurang, 23.01 - 31 Maret 2018
©2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini