Selasa, 13 Maret 2018

Postpartum depression

Forum Muslim - Postpartum depression (PPD) atau depresi pasca melahirkan adalah salah satu jenis depresi yang dialami oleh seorang ibu setelah melahirkan.

PPD bisa muncul secara tiba-tiba atau berkembang perlahan-lahan, dimulai pada tahun pertama pasca melahirkan. Kondisi ini bukanlah kelemahan atau kekurangan dari sang ibu. PPD bisa terjadi akibat komplikasi dari proses persalinan.


Gejala dan Komplikasi Postpartum Depression


Berbeda dengan kondisi baby blues yang terjadi selama 7-14 hari setelah melahirkan, PPD biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama. Karena itu, waspadalah apabila depresi terjadi lebih dari 14 hari atau berdampak signifikan pada sang ibu, bayi, serta keluarga.


Berikut ini adalah sejumlah gejala PPD yang umumnya bisa terjadi.

-Terus sedih atau murung

-Sering menangis tanpa sebab yang jelas

-Selalu lemas dan lelah

-Mengalami gangguan tidur dan cenderung mengantuk pada siang hari

-Sulit berkonsentrasi dan membuat keputusan

-Tidak tertarik pada sekitarnya

-Kehilangan minat pada hal-hal yang pernah disukai

-Nafsu makan yang menurun atau meningkat

-Merasa bersalah dan tak berdaya

-Selalu bicara negatif

-Uring-uringan atau cepat emosi

-Tidak merawat diri sendiri

-Tidak ingat waktu

-Kehilangan selera humor

-Cenderung menarik diri

-Kesulitan merasakan ikatan batin dengan sang bayi

-Tidak merasa senang punya momongan

-Hanya merawat sang bayi karena kewajiban

-Tidak ingin bermain dengan sang bayi

-Selalu merasa ada yang salah pada kondisi sang bayi

-Memiliki pikiran buruk, seperti ingin menyakiti sang bayi atau bunuh diri.


Keluarga atau orang-orang terdekat sebaiknya waspada apabila sang ibu mengalami gejala-gejala tersebut. Bujuklah dia untuk membicarakannya dengan pasangan, keluarga, atau teman.


Jika dibutuhkan langkah medis, ajaklah ke dokter agar bisa ditangani secepatnya. Terutama apabila depresi makin parah, tidak kunjung berkurang, menghambat kegiatan sehari-hari, membuat penderita kesulitan merawat bayinya, atau merasa ingin menyakiti sang bayi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini