Rabu, 15 Februari 2017

Kedamaian

Kedamaian

Malam begitu sunyi
jam dinding berdentang dua belas kali,
sepotong cinta telah terbuang tadi siang,
aku sendiri lagi.

Tak perlu lagi kutaburi dupa-dupa,
agar harumnya membagi duka,
karena kau tak pernah mengerti,
selama ini tak pernah kunikmati kedamaian ini.

Kedamaian ?
Kau kira seperti terlelap tidur di ranjang ?
Atau jazad rapuh yang terkubur ?

Oh jiwa nestapaku,
semoga esok matahari bersinar,
dan jiwaku mendapat kedamaian.

Aku makin gelisah,
asap rokokmu mengepul merayapi dinding malam,
mengingatkanku kau menghinaku,
tadi siang…

Gunung Putri-Bogor
28 Juni 1995

sumber gambar : gedeprama.blogdetik.com

1 komentar:


  1. I don't even know the way I finished up here, but I thought this post used to be great. I don't recognize who you're however definitely you are going to a well-known blogger in case you are not already. Cheers! itunes login account

    BalasHapus

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini