Kamis, 01 September 2016

Mata Hati Cinta

Dalam kegelapan mata ini memandang,

menelusuri jalan, berliku dan terjal,

mata ini jalang menerawang,

betapa keteguhan sungguh kukuh terbuang.





Dalam kerinduan rasa ini menghayati cerita lama,

membaca bahasa kalbu dalam sendu dan diam,

sungguh coretan kecil ini hampir musnah terbuang,

bagai kertas tipis terbakar api,

tapi mata hati cinta tak pernah lupa,

cinta ini demi ibunda

dalam alunan doa suci sepanjang masa,

perjalanan ini demi ibunda

meski diam dalam seribu bahasa.



---

21 Februari 2011 22:42

By Muhammad Saroji - Majalah Sastra

© Copyright - All Rights Reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini