Minggu, 04 September 2016

Ibunda




Matahari yang kemerahan di langit barat
pucat pasi disapu awan kelabu
akan hujankah malam mendatang
ataukah hanya mendung yang berkepanjangan
menemani jiwa-jiwa terlena
jiwa-jiwa pendurhaka..!

Maafkan Bunda
sampai saat ini kebaktianku hanya tuba belaka
meracuni samudra embun yang kau curahkan
hingga usiamu ditelan senja
hingga kulit dan daging kering kerontang
di saat lisanmu yang fasih berseru Astaghfirullah Astaghfirullah
di antara buah hatimu
masih ada yang menusuk jantungmu
bergelimang kemaksiatan
berlumur noda
dan tak pernah menyesal
tak pernah menyesal
sedikitpun.

Kapan Kau kan bahagia
di saat buah hatimu menggelengkan kepala
untuk sebuah keharuman doa...

Ibunda
maafkan...


19 November 2009 22.28

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini