Senin, 05 September 2016

Bunga Cinta

Indah,

indah nian kau memberi tembang

ketika dadaku berguncang

tak terkata kata-kata

berlari aku menuju suara

ku berteriak: Indah,

di mana cintamu ku jelang

di mana diriku menyuntingkan kembang..!





Indah,

jangan berhenti bersuara

jangan mengira aku pasrah

aku cari dirimu hingga kemana

karena langkah kaki ini adalah cinta !





Cinta ?

Oh tidak

sekali-kali tak didustakan

bunga ini tetap ku siram

karena bunga ini adalah tanda cinta.



---



By Muhammad Saroji

- Majalah Sastra - Majalahsastra.com

© Copyright - All rights reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini