Rabu, 24 Agustus 2016

Karena Kau Adalah Kekuatanku

Hari menjelang senja

ketika kaki ini melangkah perlahan,

menelusuri jalan setapak,

menuruni tebing di antara bukit terjal.



Kabut dingin,

hampir membuat diri ini berputus asa.

menitik embun tipis di pelupuk mata,

bercerita tentang kerinduan,

tentang syahdu sedu sedan,

betapa tangis ini berjelaga

mendamba kasih sebening telaga,

entah ratapan ini hendaklah tersampaikan

pada ujung kesunyian di pekatnya malam.



Padamu wahai jiwa yang pernah membuatku bahagia,

padamu wahai sukma yang pernah membuatku tertawa riang,

ketika senandungmu berbalut petikan harpa tua,

kaulah cintaku,

karena kaulah kekuatanku

kaulah Maharaniku

karena kaulah sandaranku.



Tapi malam telah berganti fajar,

ketika lantunan ayat suci bergema berkumandang,

ketika kaki ini menyentuh bibir lautan,

ku sesali mengapa daya begitu lemah

begitu letih mengarung angkasa kehidupan.

Andai camar tua tak memberi kabar

tentang lelaki perkasa pengarung samudra,

tentu kan ku biarkan sampan ini di tiang dermaga,

untuk kemudian berpaling kembali,

meninggalkanmu sendiri……,

sendiri...



17 Oktober 2011 21:57

By Saroji

© Copyright - All rights reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini