Rabu, 24 Agustus 2016

Catatan Kecil Sang Narapidana : Sekeping Hati Dibawa Berlari

11-11-2011,

Senja itu langit mendung, ketika aku merasakan kelelahan menghimpit kalbu.



Hujan pun turun membasahi bumi,

menggenangi jalan setapak, tempat dimana aku menelusuri kebecekannya

dengan perasaan resah dan sedih.



Kemanakah aku hendak berteduh,

telah terlanjur sekujur badan basah dan kedinginan.



Aku mengeluh, mengapakah harus ku sesali takdir ini…



Terdengar sayup-sayup gema adzan maghrib dari jauh,

Kupercepat langkah ini menuju beranda masjidMu,

bersuci dan bersujud,

mengagungkan namaMu.



Ya Allah,

telah Kau beri kekuatan ini,

tapi bukan untuk berdusta ataupun berpaling,

ku jemput seruan dan panggilanMu

demi RidhoMu di akhirat nanti.



Ya Allah,

Sekeping hati ini ku bawa berlari,

demi menjemput RidhoMu di akhirat nanti,

tak peduli sekujur badan basah dan dingin,

tak peduli hujan halilintar dan angin,

karena RidhoMu adalah sangat berarti…..



15 November 2011 23:06

By Saroji

© Copyright - All rights reserved

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini