Minggu, 20 Maret 2016

Tentang MLM

MLM itu sangat rawan jatuh ke dalam Money Game. Bahkan bisa saya

katakan sangat susah mencari MLM yg tidak mengandung unsur Money Game.



MLM yang tidak mengandung unsur money game adalah MLM yang memberikan

komisi yang diambil hanya dari profit margin penjualan barang atau

jasa yang mereka produksi. Jadi jika dari penjualan 1 produk

perusahaan dapat margin Rp. 1000, lalu dari situ member level 1 dapat

Rp 100, member level 2 dapat Rp 200, dst hingga Rp. 1000 itu habis,

maka ini bisnis riil dan bukan money game.



Tapi kalau kita lihat MLM yang ada di lapangan, marketing plan mereka

ternyata tidak seperti itu. Mereka banyak memberikan bonus-bonus yang

fantastis. Darimana uangnya? Ternyata uangnya diambil dari biaya

pendaftaran member baru/downline. Meskipun mereka membungkusnya dengan

istilah License Fee dsb., intinya tetap mereka mendapatkan pemasukan

terbesar bukan dari jual beli produk, tapi dari License Fee itu tadi.



Produk yang mereka jual itu hanya kedok.

Dan ini adalah Money Game dalam bentuk skema (silahkan googling apa

itu skema piramid atau pyramid scheme).



Oya, jangan terkecoh dengan rumitnya marketing/business plan yang

mereka buat, bahkan ada juga yang bawa-bawa label syariah, padahal

isinya sama saja. Justru itu trik mereka saja untuk menutupi hakekat

sebenarnya dari skema piramid yang mereka bangun. Makin rumit

marketing plannya, makin besar indikasi money gamenya.



Jika ingin tahu apakah suatu MLM itu money game atau bisnis riil, tips

dari saya sederhana saja. Jika kita bisa dapat uang puluhan, ratusan

juta bahkan milyaran hanya dengan menjual produk/jasa nya (artinya

komisi kita diambil dari margin) maka itu bisnis riil. Tapi jika untuk

mendapatkan penghasilan fantastis itu hanya bisa dicapai dengan

memperbesar jaringan dan komisinya berasal dari uang member baru, maka

itu Money Game. Tidak peduli meskipun yang punya perusahaan itu ustadz

selebritis sekalipun.

Tips kedua (tips pertama sebenarnya sudah cukup), tanyakan pada diri

kita, apakah setelah bergabung kita memfokuskan waktu, tenaga, dan

pikiran kita untuk menjual produk atau rekrut member? Kalo fokus

jualan produk, karena memang dari situlah kita akan dapat komisi, maka

itu bisnis riil. Tapi sebaliknya kalo kita fokusnya memperbesar

jaringan, merekrut member-member baru, maka itu Money Game.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar