Selasa, 22 Maret 2016

Rahasia Akhir Zaman - Part III




Masih ingatkah kalian dahulu ketika saya membuat status agar kalian membaca buku harian hempher versi inggris yang lengkapnya lalu saya menyuruh kalian untuk memeriksa halaman 41-42 ? dalam halaman itu ada petunjuk teka teki dari siapa sebenarnya yahudi isfahan tersebut , dan amat sedikit yang berusaha mencari tahu tanpa berusaha sedikitpun, mereka yang malas menggali informasi dan ilmu di inbox meminta saya menjelaskan langsung tanpa upaya mengkaji, karena itulah saya tidak tanggapin , dan masih ingatkah kalian tentang status ku yang berkenaan dengan membahas perbedaan antara nasab dan keturunan dimana aku katakan bahwa wanita adalah pembawa DNA genetika keturunan sedang laki laki pembawa nasab, dan masih ingatkah kalian tentang permisalan jika seorang lelaki bule AMERIKA berkunjung ke INDONESIA kemudian tertarik dan jatuh cinta dengan gadis jawa hingga ia menikahinya lalu membawanya ke AMERIKA dan melahirkan anak disana maka disebut keturunan apakah anaknya tersebut, dari sekian banyak orang yang jawab hanya beberapa orang yang mampu menjawab dengan tepat,
dan masih ingatkah kalian tentang statusku yang mengatakan bahwa bermula dari 2+1 lalu menjadi 7 genap 2 abad maka 7 menjadi 70 ribu dengan perkiraan rincian 7 x 100 x 100 = 70.000
dimana 1 abad = 100 tahun
jika kalian mau meluangkan waktu sejenak saja meneliti, mengkaji dan menganalisa rentetan status diatas niscaya kalian sendiri akan tahu siapa sebenarnya 70 ribu yahudi isfahan yang dimaksudkan dalam nubuat hadist akhirzaman , tapi sayangnya hanya sedikit yang mau berpikir, karena itulah aku hanya memberitahukan rahasia tersebut kepada seseorang yang bersungguh sungguh, bagi yang telah mengetahuinya mereka merasa mantap dengan keyakinan mereka dan mereka sudah menentukan pilihan akan berada dipihak mana kelak nantinya ...

Namun kali ini aku akan ungkap rahasia itu ke publik dan mungkin ini status yang membuat kalian tersentak kaget dan tidak menyangka, namun itulah FAKTA nya , FAKTA yang selama ini tidak pernah terpikirkan oleh kebanyakan orang ...
untuk memulai penjelasan maka silakan baca dulu cuplikan kisah antara hempher, muhammad bin abdulwahab dan wanita yang menjadi isterinya

----------------------------------------------------

Saat yang lain, saya berkata kepadanya, "Nikah Mut'ah itu halal".
Dia keberatan, "Tidak, itu tidak halal"
Saya berkata : "Allah menyatakan, Kepada wanita-wanita yang diceraikan (hendaklah diberikan oleh suaminya) mut'ah" (Al Baqarah : 241).
Dia berkata : "Umar melarang dua contoh praktek Nikah Mut'ah pada jamannya dan berkata dia akan menghukum siapa saja yang mempraktekkannya".
Saya berkata : "Mengapa kamu meninggalkan perkataan Rasulullah dan mengikuti perkataan Umar ?"
Saya membuat Muhamad Najd tertarik pada seorang wanita yang masih single. Saya katakan padanya, "Ayo lah, mari kita cari wanita untuk dinikah Mu'tah". Akhirnya dia terbujuk. Ini kesempatan bagus bagi saya, maka saya menjanjikan wanita yang menarik.

Saya mendapat kiriman gadis Kristen yang dikirim oleh Kementerian Tanah Jajahan dengan tugas untuk merayu pemuda Islam. Saya membuat kesepakatan dengan gadis itu untuk menjaga rahasia dan memberinya nama Safiyah. Saya antarkan Muhammad Najd ke rumahnya. Safiyah sendirian dirumahnya. Kami membuat kontrak kawin Mu'tah selama seminggu antara Safiyah dengan Muhamad Najd, kami memberi mahar berupa emas.
Kemudian kami mulai menyesatkan Muhamad Najd, Safiyah dari dalam, saya dari luar. Muhamad Najd benar benar dalam genggaman Safiyah sekarang. Bersamanya dia bersenang-senang melanggar ketentuan syariat dengan dalih atas nama kebebasan Ijtihad.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hempher mengajak dialog muhammad bin abdulwahab tentang nikah mut'ah yang menjadi kebiasaan umumnya kaum syiah dengan dalih pernyataan " "Mengapa kamu meninggalkan perkataan Rasulullah dan mengikuti perkataan Umar ?" , hempher membujuk rayu muhammad bin abdulwahab untuk menikah mut'ah dengan seorang wanita , hempher meyakinkan muhammad bin abdulwahab untuk mengabaikan perkataan selain perkataan RASULULLAH , mengabaikan perkataan perkataan sahabat umar dan perkataan ijtihad ulama manapun , dan umpan pun ditelan mentah mentah oleh muhammad bin abdulwahab hingga akhirnya diapun menikah mut'ah dengan seorang wanita yang bernama safiyah (nama samaran yang diambil dari nama salah satu isteri NABI MUHAMMAD SAW yang berdarah keturunan YAHUDI yaitu SAFIYAH) yang merupakan gadis kristen seorang agen mata mata freemason, muhammad bin abdulwahab menikah mut'ah dengan gadis agen mata mata itu selama seminggu tanpa ada saksi wali, naudzubillah muhammad bin abdulwahab tak sadar kalau dia sebenarnya telah berzina, lalu yang jadi pertanyaan ketika agen wanita itu menyamar menjadi muslim yang bernama safiyah apakah sekte yang dianutnya? tentu saja menganut sekte syiah, sebab hanya sekte syiah yang membolehkan nikah mut'ah,
jika safiyah menganut sekte SUNNI maka itu tidak mungkin sebab SUNNI melarang praktek nikah mut'ah, dan jika safiyah tidak mengaku muslim maka pernikahan mut'ah tidak mungkin terjadi sebab menikahi mut'ah wanita yang non muslim hukumnya HARAM, jadi gadis agen mata mata itu mengakui muslim bersekte syiah dan bernama safiyah agar muhammad bin abdulwahab mau menikah mut''ah (berzina) dengannya dan tidak curiga siapa jati dirinya yang sejatinya membawa misi keji , dan pernikahan mut'ah antara muhammad bin abdulwahab dengan safiyah terjadi di IRAK bukan di IRAN
setelah kita ketahui safiyah "sang gadis agen mata mata" telah menikah mut'ah dengan muhammad bin abdulwahab apakah cerita selesai sampai disitu? , dan apakah safiyah satu-satunya isteri mut'ah muhammad bin abdulwahab?, tidak kisah ini terus berlanjut dan untuk menjelaskan pertanyaan sebelumnya maka simak kisah ini yang diambil dari buku harian hempher halaman 41-42 versi bahasa inggris :
----------------------------------------------------------------------------------
I stayed in Baghdad for a time. Then, receiving the message ordering me to return to London, I left. In London, I talked with the secretary and some officials of the Ministry. I told them of my activities and observations during my long mission. They rejoiced greatly at the information I gave about Iraq and said that they were pleased. On the other hand, Safiyya, the girl friend of Muhammad of Najd, sent a report agreeing with mine. I found out also that throughout my mission I had been followed by men from the Ministry. These men also sent reports concurrent with the reports I had sent and with the account I had given to the secretary. The secretary made an appointment for me to meet the Minister. When I visited the Minister, he met me in a manner that he had not shown towards me upon my arrival from Istanbul. I knew that I occupied an exceptional place in his heart now. The minister was very pleased to know that I had obtained Muhammad of Najd. "He is a weapon our Ministry has been looking for. Give him all sorts of promises. It would be worth while if you spent all your time indoctrinating him," he said. When I said, "I have been anxious about Muhammad of Najd. He may have changed his mind," he replied, "Don't worry. He has not given up the ideas he had when you left him. The spies of our Ministry met him in Isfahan and reported to our Ministry that he had not changed." I said to myself, "How could Muhammad of Najd reveal his secrets to a stranger?" I did not dare to ask this question to the Minister. However, when I met Muhammad of Najd later, I found out that in Isfahan a man named Abd-ul-kerîm had met him and ferreted out his secrets by saying, "I am Shaikh Muhammad's [meaning me] brother. He told me all that he knew about you." Muhammad of Najd said to me, "Safiyya went with me to Isfahan and we cohabited with mut'a nikâh for two more months.– 41
Abd-ul-kerîm accompanied me to Shîrâz and found me a woman named Âsiya, who was prettier and more attractive than Safiyya. Making mut'a nikâh with that woman, I spent the most delightful moments of my life with her." I found out later that Abd-ul-kerîm was a Christian agent living in the Jelfa district of Isfahan and working for the Ministry. And Âsiya, a Jewess living in Shîrâz, was another agent for the Ministry. All four of us coordinated to train Muhammad of Najd in such a way that in future he would do what was expected from him in the best way. When I related the events in the presence of the Minister, the secretary, and two other members of the Ministry whom I did not know, the Minister said to me, "You have deserved to receive the greatest award of the Ministry. For you are the best one among the most significant agents of the ministry. The secretary will tell you some State secrets, which will help you in your mission." Then they gave me a ten-day leave during which I could see my family. So I went home right away and spent some of my sweetest moments with my son, who resembled me very much. My son spoke a few words, and walked so elegantly that I felt as if he were a piece from my own body. I spent this ten-day leave so cheerfully, so happily. I felt as if I were going to fly from joy. It was such a great pleasure to be back home, to be with my family. During this ten-day leave I visited my old paternal aunt, who loved me very much. It was wise of me to visit my paternal aunt. For she passed away after my departure for my third mission. I felt so sad about her decease. This ten-day leave elapsed as fast as an hour. Whereas cheerful days such as these go by as quickly as an hour, days of grief seem to take centuries. I remembered the days when I had suffered that illness in Najaf. Those days of affliction had seemed like years to me. When I went to the Ministry to receive new orders, I met the secretary with his cheerful face and tall stature. He shook my hand so warmly that his affection was perceptible. He said to me, "With the command of our minister and the committee in charge of Colonies, I shall tell you two State secrets. Later you will benefit very much from these two secrets. No one except a couple of confidential people know these two secrets." Holding my hand, he took me to a room in the Ministry. I met with something very attractive in this room. Ten men were sitting– 42
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ringkasan kutipan cerita bahasa inggris diatas yang diambil buku harian hempher :
Muhammad bin abdulwahab ternyata melakukan perjalanan ke ISFAHAN bersama safiyah (sang gadis agen mata mata) dengan memperpanjang masa kontrak mut'ahnya 2 bulan, di ISFAHAN muhammad bin abdulwahab bertemu dengan seseorang yang mengaku saudaranya muhammad almajmu'i alias hempher , orang tersebut bernama abdul karim, abdul karim mengaku mengenal muhammad bin abdulwahab dari muhammad al majmui alias hempher , abdul karim mengajak muhammad bin abdulwahab ke kota shiraz dan disana dia menemukan seorang yang bernama ASIYA yang kecantikannya melebihi safiya isteri mut'ahnya, akhirnya muhammad bin abdulwahab menikah mut'ah si cantik ASIYA asal isfahan, dan tanpa diketahui oleh muhammad bin abdulwahab bahwa sebenarnya abdulkarim adalah seorang agen mata mata kristen yang tinggal di jelfa daerah ISFAHAN yang memiliki sebuah misi, sedangkan ASIYA dia seorang YAHUDI asal isfahan yang juga merupakan agen sebuah misi, keempat tokoh ini (hempher, abdul karim, safiya dan asiya) berkoordinasi untuk membawa muhammad bin abdulwahab ke jalan cita cita masa depan misi mereka
jadi isteri mut'ah muhammad bin abdulwahab bukan hanya safiya , satu lagi isteri mut'ah muhammad bin abdulwahab adalah seorang wanita YAHUDI ISFAHAN yang bernama ASIYA, lalu yang jadi pertanyaan ketika ASIYA yang gadis agen YAHUDI ISFAHAN mengaku muslim maka sekte apa yang dianut ASIYA ?
, tentu saja sekte syiah sebab hanya sekte syiah yang membolehkan mut'ah, jelaslah sudah bahwa tanpa disadari oleh muhammad bin abdulwahab bahwa sebenarnya dia telah berzina dengan 2 wanita non muslim/kafir yang menyamar untuk memperalat dia sebab karena sombong dan angkuh hingga kesombongan dan keangkuhannya hingga ia tidak tahu telah melakukan hal yang bodoh, kebodohan muhammad bin abdul wahab tak ubahnya kebodohan abu jahal yang sombong dan angkuh lalu timbul pertanyaan dari pernikahan mut'ah muhammad bin abdulwahab apakah tidak menghasilkan keturunan? tentu saja ada, bahkan dari pihak salafi wahabi sendiri mengakui bahwa muhammad bin abdulwahab memiliki 2 orang isteri dan memiliki 7 orang anak, 7 orang anak ini lahir dari rahim ASIYA sang wanita YAHUDI ISFAHAN berikut daftar nama anak anak muhammad bin abdulwahab :
Ali ibn Muhammad ibn Abd al-Wahhab, Fatma bint Muhammad ibn Abd al-Wahhab, Ibrahim ibn Muhammad ibn Abd al-Wahhab, Hassan ibn Muhammad ibn Abd al-Wahhab, Abdulaziz ibn Muhammad ibn Abd al-Wahhab, Hussien ibn Muhammad ibn Abd al-Wahhab, Abdullah ibn Muhammad ibn Abd al-Wahhab jumlahnya ada 7 , nah saya pernah ajukan pertanyaan begini : "dari 7 orang selama 2 abad apakah dapat menghasilkan keturunan hingga ratusan ribu jiwa?" , semua yang saya tanya menjawab "tidak mungkin" , dalam 2 abad hanya mampu menghasilkan keturunan sampai puluhan ribu, lalu saya tanyakan kembali "dari 7 oramg selama 2 abad mungkinkah dapat mencapai keturunan sampai 70 ribu jiwa?" , dan semua orang yang saya tanya sepakat menjawab "YA, tentu saja bisa" dengan perkiraan hitungan sistematis sederhana : 7 x 100 x 100 = 70 ribu, lalu disebut apakah keturunan muhammad bin abdulwahab tersebut? untuk menjawab ini maka simak pernyataan seorang RABI terkenal YAHUDI yang bernama MAIMONDES atau MUSA bin MAIMUN
"seseorang yang terlahir dari rahim seorang wanita atau beribukan YAHUDI tetap akan dianggap dan disebut YAHUDI dan keturunan YAHUDI" , pernyataan MAIMONDES ini dibenarkan oleh RABI YAHUDI yang lain bahkan RABI RABI YAHUDI mengusulkan untuk memperbanyak keturunan YAHUDI adalah dengan memberikan wanita YAHUDI untuk dikawini oleh non YAHUDI agar keturunannyan kelak menjadi keturunan YAHUDI, lho mengapa wanita dianggap pembawa keturunan bukannya lelaki? perlu diketahui wanita adalah pembawa DNA keturunan yang menjadi INDUK perkembangbiakan, kata INDUK nisbah untuk betina atau perempuan dan bukan pada pejantan atau laki-laki
bahkan seorang wanita bisa mengandung dan melahirkan seorang anak tanpa melalui proses persetubuhan dan sains serta ilmu modern telah membenarkan dan membuktikan FAKTA ini contohnya bayi tabung, ini juga yang menjadi bukti hujjah kebenaran bagi SITI MARYAM yang melahirkan seorang anak (NABI ISA A.S) yang tidak diketahui bapaknya sehingga dituduh berzina, artinya bila ada 10 perempuan dan 1 laki laki maka perkembangbakan manusia akan terus berlanjut namun bila ada 10 laki-laki dan 1 perempuan maka perkembang biakan manusia akan musnah dengan sendirinya, itulah sebabnya wanita disebut dan dikatakan sebagai INDUK sebab wanita adalah pembawa cikal bakal keturunan
lah lantas apa fungsi nasab? bukankah nasab itu menjelaskan keturunan seseorang? benar nasab itu nisbah pada laki laki tapi sebagai penjelas agar diketahui siapa laki-laki yang telah mengaktifkan DNA keturunan yang ada pada wanita, nasab ini juga yang membedakan antara manusia dan hewan, hewan juga kawin dan beranak pinak namun tidak diketahui siapa bapaknya karena hewan tidak butuh nasab, jadi laki laki bukan pembawa DNA genetika keturunan tapi sebagai pembawa NASAB dari apa yang kupaparkan maka disebut apakah 7 keturunan muhammad bin abdulwahab? Maka jelaslah sudah keturunan muhammad bin abdulwahab yang lahir dari RAHIM seorang YAHUDI disebut keturunan YAHUDI ISFAHAN yang nasabnya jatuh pada muhammad bin abdulwahab, perzinaan muhammad bin abdulwahab dengan mengatasnamakan nikah mut'ah berbuah 7 cikal bakal keturunan YAHUDI ISFAHAN yang dalam 2 abad menjadi 70 ribu diakhir zaman nanti yang kelak akan bersama DAJJAL, berdasarkan pernyataan kerajaan saudi dan alu syeikh sendiri menyatakan keturunan muhammad bin abdulwahab semuanya mempunyai kedudukan dan tempat sebagai ulama adapun alasan 7 anak muhammad bin abdulwahab diberikan nama nama seperti keluarga NABI MUHAMMAD BIN ABDULLAH mereka bertujuan kelak agar salah satu anak keturunan muhammad bin abdulwahab dianggap IMAM MAHDI untuk menipu ummat manusia dengan mencocokkan mata rantai nasab yang dibuat seperti nama keluarga NABI MUHAMMAD BIN ABDULLAH , padahal imam mahdi mereka IMAM MAHDI PALSU keturunan muhammad bin abdulwahab yang moyangnya ingin dianggap dan disetarakan NABI dan RASUL oleh pengikutnya yaitu kaum agama salafi wahabi maka benarlah apa yang disabdakan NABI MUHAMMAD SAW "akan muncul fitnah tanduk setan" dan DAJJAL akan bersama 70 ribu YAHUDI ISFAHAN, dalam arti sebuah nama arti nama asiya adalah wanita durhaka ....
INILAH RAHASIA FAKTA MENGEJUTKAN YANG SELAMA INI KALIAN TUNGGU DAN INGIN KETAHUI, FAKTA INI TENTU SAJA AKAN MEMBUAT GEMPAR , DAN TENTU SAJA FAKTA INI AKAN MEMBUKA MATA SETIAP ORANG DAN MULAI BERPIKIR DI AKHIR ZAMAN MEREKA KELAK AKAN MAU MEMILIH SIAPA DAN BERSAMA SIAPA, TENTUKAN PILIHAN KALIAN DARI SEKARANG, HIDUP ITU ADALAH PILIHAN , SETIAP ORANG MEMILIH APA YANG MEREKA YAKINI, DAN AKU MEMILIH BERSAMA IMAM MAHDI ASLI DAN BUKAN MENGIKUTI ULAMA YANG KETURUNAN YAHUDI ISFAHAN mungkin aku akan dituduh memfitnah , tapi aku persilakan kepada orang yang menuduhku memfitnah untuk membuktikannya, aku beri pilihan :

1. Silakan laporkan aku ke meja hijau maka aku akan paparkan dihadapan semua orang dengan meminta satu sample darah keturunan muhammad bin abdulwahab dengan mencocokkan test DNA salah satu yahudi isfahan yang saat ini ada di isfahan

2. Silakan bunuh dan qishos aku jika aku terbukti memfitnah, kita buktikan ini di forum terbuka di hadapan seluruh ulama

3. boleh ajak aku mubahalah jika memang aku dituduh memfitnah
Bersambung .....

 (Jefri Nofendi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini