Rabu, 23 Maret 2016

Pentingnya Berakhlak Mulia

Jangan kamu merasa mulia, sedangkan orang yang lebih mulia dari kamu
saja dikubur di dalam tanah.

Akhlak berarti prilaku, sikap, perbuatan, adab dan sopan santun.
Akhlak mulia berati seluruh prilaku umat manusia yang sesuai dengan
tuntunan Al-Quran dan Hadist yaitu adab sopan santun yang dicontohkan
dan diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada kepada seluruh umat
manusia ketika beliau masih hidup. Akhlak beliau adalah Al-Quran.
Akhlak atau adab sopan santun yang telah dicontohkan dan diajarkan
Rasulullah Muhammad SAW itu meliputi akhlak manusia kepada Allah SWT
dan Akhlak terhadap sesama ciptaan Allah, termasuk di dalamnya akhlak
terhadap diri sendiri karena diri sendiri itu termasuk ciptaan Allah
Juga, lahir dan batin.

Secara garis besar, akhlak mulia itu dapat dikelompokkan kedalam dua
kelompok yaitu:

1. Akhlak kepada Allah

Akhlak mulia kepada Allah berati mengikuti seluruh perintah yang telah
disampikan Allah kepada Rasul yang Maha Mulia Muhammad SAW. Seluruh
perintah tersebut sudah tercatat dalam Al-Quran dan Hadist.

2. Akhlak kepada ciptaan Allah

Akhlak terhadap ciptaan Allah meliputi segala prilaku, sikap,
perbuatan, adab dan sopan santun sesama ciptaan Allah yang terdiri
atas ciptaan Allah yang gaib dan ciptaan Allah yang nyata, benda hidup
dan benda mati.

Seluruh sikap dan perilaku serta adab sopan santun terhadap semua
ciptaan Allah sudah termuat dan tercantum dalam Al-Quran dan Hadist.
Tinggal bagaimana kita bisa mempelajarinya secara benar dan teliti
serta mengamalkannya.

Pembahasan masalah Akhlak adalah pembahasan yang sangat luas, sama
luasnya dengan seluruh asoek kehidupan manusia serta variasi –
variasinya.

Secara garis besar fungsi dan tujuan pengamalan akhlak mulia bagi umat
manusia adalah :

1. Sebagai pengamalan Syariat Islam
Sebagai pengamalan Syariat Islam. Islam sebagai agama rahmat bagi
seluruh alam semeste telah memberikan tuntunan perilaku dan etika
secar sempurna, sehingga dengan niat karena Allah SWT, pengamalan
akhlak yang mulia itu insya Allah akan menjadi ibadah bagi umat islam
yang mengamalkanya.

2. Sebagai Identias
Sebagai Identias, Akhlak mulia ini diperuntukkan oleh Allah kepada
manusia yang berakal budi karena dengan tuntunan akhlak yang mulia
akan bisa membedakan antara manusia denga hewan.

3. Pengatur Tatanan Sosial
Akhlak Mulia Sebagai Pengatur Tatanan Sosial berarti dengan pengamalan
akhlak mulia yang sudah dicontohkan oleh yang Mulia Saydina Muhammad
SAW mengukuhkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak akan pernah
bisa dan lepas dari pengaruh lingkungannya.

Dengan akhlak mulia ini
tatanan sosial yang terbentuk semakin memberikan makna dan nilai yang
tidak saling merugikan.

4. Rahmat Bagi Seluruh Alam
Akhlak Mulia Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam berarti akhlak mulia
yang diperuntukkan bagi manusia tidak hanya mengatur tatanan hubungan
manusia dengan manusia lainnya tetapi juga hubungan antara manusia
dengan makhluk – makluk lain selain manusia dan alam sekitarnya.

5. Perlindungan Diri dan Hak Azasi Manusia ( HAM )
Akhlak Mulia Sebagai Perlindunagn Diri dan Hak Azasi Manusia ( HAM )
berarti dengan menjalin hubungan yang baik berdasarkan hukum dan
syariat agama akan terbentuk hubungan yang saling menghargai dan
saling menguntungkan.

Selanjutnya secara bertahap kita akan mencoba melakukan kajian akhlak
mulia ini sesuai dengan aturan dan tatanan ilmu tauhid yang benar dan
yang menjadi acuan dalam kajian kita.

Semoga Allah selalu membimbing kita
dengan ilmunya sehingga kita semua terhindar
dari perbuatan yang keji dan mungkar. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini