Jumat, 11 Desember 2015

Turki Siap Impor Gas dari Israel Pasca Memburuknya Hubungan Turki dengan Rusia



 Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang

mempertimbangkan untuk mengimpor gas dari Israel. Saat ini, Turki

tengah menghimpun beberapa kondisi untuk mencapai kesepakatan.





Seperti diketahui, selama ini Turki mengimpor gas dari Rusia, namun

dalam beberapa waktu terakhir, hubungan Turki-Rusia memburuk pasca

penembakan pesawat tempur Rusia Su-24 oleh militer Turki.

"Jika Israel mengambil langkah-langkah penting terkait masalah ini,

kami tentu akan mengambil langkah yang diperlukan juga," ujar juru

bucara Kepresidenan Turki. Ditambahkan, bahwa Turki juga menuntut

kompensasi atas serangan Israel

pada kapal bantuan Turki pada tahun 2010.





Sementara itu, rezim Israel di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu

menyatakan bahwa kedua belah pihak telah melakukan pembahasan. Dalam

pidatonya di Knesset, ia menyebut ingin memperluas hubungan Israel dengan Turki.

"Kami melihat terjadinya perubahan, dan untuk itu, kami mencoba untuk

melihat adanya peluang seperti yang saya katakan sebelumnya, misalnya

diversifikasi pasar, membangun persahabatan baru, atau menghidupkan

kembali hubungan di masa lalu jika mungkin," ujar Netanyahu, seperti

dilansir Al alam (10/12/2015).





Seperti diketahui, hubungan Israel–Turki terbentuk pada Maret 1949

ketika Turki mengakui negara Israel. Sejak itu, Israel menjadi pemasok

utama senjata ke Turki. Kerjasama militer, strategis, dan diplomatik

antara Turki dan Israel menjadi prioritas utama pemerintah kedua

negara.





Hubungan tersebut menegang sejak konflik Israel-Gaza 2008-2009 dan

kasus Mavi Marmara yang menewaskan sembilan warga negara Turki pada

tahun 2010 lalu. Namun perlahan, hubungan keduanya kembali membaik.





Data statistik yang dirilis Turkish Statistics Institute (TurkStat)

menunjukkan perdagangan antara Turki-Israel mencapai USD 5,6 miliar

pada 2014. Hal itu menunjukkan peningkatan hampir 50 persen dari

tahun 2009, seperti dilaporkan Presstv, Februari 2015.





TurkStat menambahkan, Turki mengekspor lebih dari USD 2,9 miliar ke

Israel pada tahun 2014, sementara impornya adalah USD 2,7 miliar pada

tahun yang sama. (liputanislam.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini