Rabu, 07 Oktober 2015

Otak Kanan Dalam Islam

Islam adalah agama yang merangsang otak kanan manusia menjadi

berfungsi. Betapa tidak, ketika kita mencoba memahami bagaimana

pergantian malam dan siang terjadi, seperti dijelaskan dalam Al

Qur'an, tentu diperlukan daya imajinasi untuk bisa merasakan kebesaran

Tuhan dalam menciptakan alam semesta, menumbuhkan aneka tumbuhan, dan

bagaimana Sang Khaliq menurunkan hujan.



"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya

malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau

dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan

langit dan bumi seraya berkata: "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau

menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah

kami dari siksa neraka" (Qs. Ali Imran 190-191).





Tanpa bantuan imajinasi, kita tidak sanggup melihat dan merasakan

langsung tanda-tanda yang dimaksud, dan tidak sanggup memikirkan

penciptaan langit dan bumi.





Bahkan dalam hadits Nabi dikatakan: "Sembahlah Tuhan-Mu seakan-akan

engkau melihatnya, dan apabila kamu tidak sanggup melihat-Nya, maka

yakinlah bahwa Allah melihat kamu."





Sangat jelas dalam hadits ini, perintah untuk seolah-olah melihat

Allah dalam shalat adalah pekerjaan imajinasi atau kemampuan

"membayangkan." Seperti diketahui, ayat-ayat suci Al Quran banyak

menggunakan kata perumpamaan: seakan-akan, seperti, yang tentunya

membutuhkan daya imajinasi yang kuat.





Daya imaninasi adalah tanggung jawab otak kanan. Tidak semua orang

tahu perihal kehebatan dan rahasia otak kanan manusia. Uniknya,

berbagai macam respon timbul ketika mendengar informasi tentang otak

kanan. Ada yang menganggap biasa-biasa saja, ada yang sama sekali

tidak pernah mendengar, ada yang tidak percaya bahwa otak kanan

terbagi dalam dua bagian dengan fungsinya masing-masing. Respon lain,

ada yang menganggap bahwa otak kanan berfungsi atau aktif secara

otomatis, apabila organ tubuh bagian kiri sedang bergerak, bahkan ada

anggapan tidak ada pembagian otak kiri, otak kanan, maupun otak

tengah. Yang mereka percayai, otak manusia hanya satu.





Nah, sekarang anda semua sudah menyadari kan kehebatan otak kanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar