Rabu, 07 Oktober 2015

Merencanakan Dan Mengupayakan Kehidupan Yang Nyaman

Muhammadsaroji.com - Sesungguhnya tidak mudah untuk menciptakan

kehidupan yang nyaman,

namun bukan pula perkara yang sulit kalau kita memiliki keinginan

untuk mewujudkannya. Lalu tidak mudah atau mudahnya menciptakan

kehidupan yang nyaman itu tempatnya di mana?



Sebenarnya istilah nyaman kalau kita melihat dari sudut pandang

spiritual, nyaman itu tempatnya di hati. Seseorang, meski menjalani

kehidupan yang serba kekurangan, bertempat tinggal di gubug derita,

tidur di lantai beralaskan tikar, toh kalau hatinya menerima keadaan

itu dengan ikhlas, dia akan merasa nyaman-nyaman saja. Mungkin urusan

rejeki dia cari hari ini untuk dimakan hari ini juga, tidak peduli

besok masih bisa makan atau tidak, bekerja atau tidak, itu tidak dia

pedulikan. Baginya hidup itu sederhana, jalani apa adanya, nerimo ing

pandum. Dia percaya kalo rejeki itu ada yang mengatur. Dia berpikiran

simpel, hidup seadanya, tidak usah neko-neko. Dan orang-orang seperti

ini banyak sekali di sekitar kita. Keadaan mereka seperti ini mungkin

karena beberapa sebab, mungkin karena sudah putus asa karena telah

berulang kali mengalami kegagalan dalam meraih apa yang

dicita-citakan, sehingga timbul kepasrahannya. Mungkin juga mereka

bersikap seperti itu karena memang dia memiliki karakter seperti itu,

tidak mau bersusah payah, malas menghadapi tantangan dan sebagainya.



Tetapi kenyamanan bila dilihat dari sudut pandang lahiriah, adalah

terpenuhinya apa-apa yang menjadi kebutuhan kita, kemudahan-kemudahan

yang kita miliki, baik dari segi keuangan, kesehatan, interaksi

sosial, dan lain-lain. Dan kenyamanan ini erat kaitannya dengan

kesejahteraan. Orang dapat dikatakan sejahtera bila dia sudah tidak

lagi memikirkan hal-hal yang mendasar seperti urusan hari ini bisa

makan atau tidak, bisa menyekolahkan anak apa tidak.

Orang yang sejahtera telah masuk pada tingkatan bagaimana dia makan

dengan makanan yang enak dan bergizi, bagaimana cara dia menata rumah

dan rumah tangga agar nyaman ditempati seluruh keluarga, dan bagaimana

dia mempersiapkan anak-anak untuk menempuh pendidikan

setinggi-tingginya.



Kalau kita ingin hidup nyaman hanya sekedar nyaman di hati, maka

ikhlaslah dengan segala apa yang kita terima dan kita miliki. Namun

bila kita ingin nyaman dan sejahtera, maka kuncinya adalah bekerja

keras, berjuang sepenuh jiwa raga, tetapkan tujuan apa yang akan dan

ingin kita capai dalam kehidupan ini. Bila keinginan-keinginan itu

sudah kita susun, maka langkah selanjutnya adalah eksekusi, laksanakan

secepatnya.

Dan satu hal yang tidak boleh kita lupa, iringilah semua yang kita

lakukan ini dengan doa. Karena usaha yang diiringi doa akan

mendatangkan hasil yang penuh keberkahan.



Semoga kita semua termasuk orang-orang yang memiliki keinginan dan

mewujudkan kehidupan yang nyaman dan sejahtera, amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini