Kamis, 08 Oktober 2015

Mengapa Harus Ngeblog?

Mengapa Harus Ngeblog? Adalah sebuah pertanyaan yang

terkadang mengusik di hati. Sebenarnya tidak "harus ngeblog" karena

hidup ini banyak pilihan. Toh sekarang ini saya sedang memiliki banyak

waktu luang yang aktifitas sehari-harinya bisa untuk membantu istri

mengurus pekerjaan rumah tangga di rumah dari mencuci pakaian,

memasak, membersihkan rumah ditambah mencari kayu bakar dan

membelahnya menjadi belahan kecil-kecil untuk keperluan warung di

rumah. Semua pekerjaan dapur rumah tangga yang selama ini menjadi

tanggung jawab seorang istri pada umumnya saya pun bisa

mengerjakannya. Tidak menyuruh seorang pembantu..? Wah saya ini bukan

orang kaya Gan, saya dan istri memulai usaha warung kecil-kecilan dari

modal awal cuma Rp 30 ribu, pada waktu itu kehidupanku masuk kategori

"amat sangat di bawah standar sekali" dan kebetulan tempat tinggal

kami juga di dusun kecil di dekat sawah dan dekat kuburan

kapurinjing...tapi tentram dan damai.



Barangkali ironis, kok sekarang sang istri yang cari uang ? Dan

sekarang saya yang menjadi ibu rumah tangga..? Jawabnya nggak juga.

Kita nyari uang bareng-bareng. itulah kehidupan, basis ekonomi kami

100% adalah wiraswasta, menjadi pedagang kecil-kecilan. Berdagang

kelihatannya amat sulit, rumit dan membutuhkan fikiran yang kritis.

Tapi bisnis berdagang menjadi mudah kalau kita punya kemauan, modal

dan bakat. Barangkali untuk modal dan kemauan mungkin sekarang kami

secara pribadi sudah

memiliki. Tapi untuk bakat dan keberkahan? Bakat dan keberkahan inilah

yang menjadi teka-teki penuh misteri, karenanya keberanian menerjuni

bisnis akan selalu kami lakukan

dengan sepenuh hati.

Ya, seberat apapun membangun keberanian dan

kepercayaan bila kita berangkat dari keyakinan, usaha dan doa Insya

Allah akan berhasil. kita harus punya kemauan dan semangat untuk

mewujudkannya. Bukankah kemudian akan terjawab untuk apa aku ngeblog

di sini ? Ya, semua orang punya obsesi, dan kebanyakan blogger

memiliki obsesi menjadi blogger sejati yang memiliki jati diri dari

apa-apa yang dituliskannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini