Rabu, 14 Oktober 2015

Mempersiapkan Kehidupan Yang Istiqomah Di Rumah

Kehidupan tidak selalu berjalan mulus, ada susah dan senang, ada

kalanya sibuk bekerja, juga ada waktunya untuk beristirahat.



Sejak tahun 1991 saya banyak menghabiskan waktu bekerja di perantauan,

hm..... lama juga ya? Ibarat orang makan mungkin sudah terasa kenyang.

Lalu apa yang sudah dihasilkan dari selama bekerja di perantauan? Ini

adalah pertanyaan yang tidak harus dijawab bukan? Tapi minimal

anak-anak udah pada gede, dari 3 anak yang semuanya cowok, keduanya

sudah bekerja, tinggal si bungsu yang masih sekolah di kelas 1 SMK

Petarukan.



Memang, beban kebutuhanku memenuhi biaya pendidikan sudah mulai

berkurang, namun di tahun-tahun yang akan datang kalau si bungsu mau

melanjutkan ke

jenjang kuliah maka harus dipersiapkan lagi dana yang bla...bla...bla....



Oh, nggak masalah, itu kan memang kewajiban orang tua. Yang

terpenting, di saat pengeluaranku sudah mulai berkurang, di saat

itulah saya akan berusaha untuk memulai membangun kekuatan ekonomi di

rumah. Ya, saya mungkin belum terlalu tua, juga masih semangat

bekerja, namun terlalu lama di perantauan rasanya kok bener-bener

membosankan



Jadi, semoga tahun ini adalah tahun terbaik untuk memulai bekerja dan

istiqomah di rumah. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seluruh atau sebagian artikel yang terbit di Situs kami tidak otomatis mempresentasikan suara umat islam secara keseluruhan. Setiap tanggapan, sanggahan atau komentar Anda dapat disampaikan ke kolom komentar di bawah ini